Rangkuman Materi Termokimia, Reaksi Endoterm, Eksoterm

Admin

Rangkuman Materi Termokimia

  • Sistem dan Lingkungan

Sistem          : Segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian/ pengamatan.

Lingkungan Bagian di luar sistem.

Perbedaan Reaksi Endoterm & Eksoterm

Reaksi Endoterm

Reaksi Eksoterm

Terjadi perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem (sistem menyerap kalor dari lingkungan).

Terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan (sistem melepas kalor ke lingkungan).

ΔH = + atau ΔH > 0

ΔH = – atau ΔH < 0

[symple_spacing size=”30″]

DOWNLOAD RANGKUMAN TERMOKIMIA DALAM BENTUK PDF Klik Disini

Perubahan Entalpi Standar (ΔH0)
Jenis-jenis perubahan entalpi standar:

Perubahan entalpi pembentukan standar (ΔH0f)

Perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol suatu senyawa dari unsur-unsurnya yang paling stabil.

Unsur-unsur stabil :

Monoatomik

Diatomik

Poliatomik

Gol I A, Gol, IIA, Gol Transisi, Gol VIII A, C, Pb, S

F2, Cl2, Br2, I2, H2, O2, N2

P4, S8

 

Contoh pembentukan air:

H2 (g) + ½O2 (g) → H2O (l) ΔH = -285,5 kJ

LIHAT JUGA : Video Pembelajaran Termokimia

Perubahan entalpi penguraian standar (ΔH0d)

Perubahan entalpi yang terjadi pada penguraian 1 mol suatu senyawa menjadi unsur-unsurnya yang paling stabil. Contoh Penguraian C2H6 :

C2H6 (g) → 2C (s) + 3 H2 (g) ΔH = -x kJ

Perubahan entalpi pembakaran standar (ΔH0c)

Perubahan entalpi yang terjadi pada pembakaran 1 mol suatu senyawa menjadi CO(pembakaran sempurna)/CO(pembakaran tidak sempurna) dan H2O. Contoh Pembakaran CH4

CH4(g) + 4O2 (g)→ CO2 (g) + 2H2O (l) ΔH = +x kJ

[symple_spacing size=”30″]

LIHAT JUGA : Contoh Soal & Pembahasan Termokimia

Persamaan Termokimia

Persamaan reaksi yang menunjukkan informasi DH . Didalam persamaan termokimia :

Koefisien = Mol

Contoh :

H2 (g) + ½ O2 (g) → H2O (l) ΔH = -285,5 kJ

Dibaca :

1 mol gas hidrogen bereaksi dengan ½ mol gas oksigen menghasilkan air dengan melepaskan kalor sebesar 285,5 kJ


Perhitungan Persamaan Termokimia Berlaku :

  • Jika reaksi dibalik, nilai ΔH berubah tanda dari + ke – dan sebaliknya.
  • Jika reaksi dikali x, maka nilai ΔH dikali x.
  • Jika reaksi dibagi x, maka nilai ΔH dibagi x.
[symple_spacing size=”30″]
Perhitungan ΔH

Cara 1 : Percobaan

Alat yang digunakan adalah kalorimeter. Percobaan biasanya dilakukan pada tekanan tetap. Pada tekanan tetap terjadi perpindahan kalor antara sistem dan lingkungan, yaitu:

qreaksi = – (qsistem + qkalorimeter)

qsistem = m . c . ΔT

qkalorimeter = C . ΔT


m = massa zat (gram)

c = kalor jenis (J/g 0C)

C = kapasitas jenis (J/0C)

ΔT = Perubahan suhu

Cara 2 : Hukum Hess

Dikemukakan oleh Germain Henry Hess. Menurut Hukum Hess:

Kalor reaksi pada suatu reaksi tidak bergantung pada jalannya reaksi, tetapi hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir reaksi

Atau

Perubahan entalpi suatu reaksi tetap sama, baik
berlangsung dalam satu tahap maupun beberapa tahap

Cara 3 : Penentuan ΔHreaksi dari data ΔH0f

Penentuan ΔHreaksi dari data ΔH0f dapat ditentukan dengan rumus:


ΔHreaksi = (ΣΔH0f produk – ΣΔH0f pereaksi)

Contoh :

pA + qB ® rC + sD DHr = ……?

ΔHreaksi = (ΔH0f C x r + ΔH0f D x s) – (ΔH0f A x p + ΔH0f B x q)

Cara 4 : Penentuan DHreaksi dari data Energi Ikatan

Penentuan ΔHreaksi dari data energi ikatan dapat ditentukan dengan rumus:

ΔHreaksi = (Energi total pemutusan ikatan – Energi total pembentukan ikatan)

[symple_spacing size=”15″]

DOWNLOAD RANGKUMAN TERMOKIMIA DALAM BENTUK PDF Klik Disini

ARTIKEL TERKAIT