Tips cara memilih jurusan kuliah di Perguruan Tinggi

Yudi

Artikel ini saya buat ketika teringat sepupu saya ngobrol tentang kuliahnya di Teknik Industri ITB. Kata dia ga nyangka banget kuliah di teknik industri banyak mata kuliah yang beragam. Dimulai dari belajar Fisika, Permesinan, bahkan ekonomi dan akuntansi yang ga kepikiran banget waktu milih jurusan. Ada lagi cerita temen saya yang masuk jurusan Teknik Kimia yang dia kira banyak belajar kimia tapi toh akhirnya banyak belajar fisika. Kalau saya sendiri sih, lulusan UPI Pendidikan Kimia pasti ga jauh sama pelajaran kimia SMA yang itungannya seru lebih simple di banding fisika..hehe. Eh ternyata yang dipelajari kebanyakan teori-teori kimia yang saya kurang minat waktu belajar kimia di SMA.

Pemilihan jurusan memang penting banget saat kamu menjalani kuliah atau saat kamu keluar kuliah nanti. Kalau sesuai sama minat sama bakat kita, tentunya menjalaninya fun banget, ga ada beban. Coba kita bayangkan, calon mahasiswa yang suka banget bikin gambar trus masuk jurusan seni atau design yang kerjaannya bikin gambar, gimana ga nyaman kalau kerjaannya nanti sama kayak hobinya. Coba deh kalau kamu punya minat sama bakat di jurusan  A trus kamu maksain milih ke jurusan B yang ga kamu banget. Kebayang kuliah nanti ga bakal enjoy trus kerjanya juga bakal jadi beban, karena ga sesuai sama minat dan bakat kamu. Supaya pemilihan jurusannya tepat banget, saya coba ngasih masukan barangkali ngena,,hehe

1. Tanya-tanya ke orang yang lebih tau dari kamu. Bisa saudara yang udah kerja atau kakak kelas yang udah kuliah di jurusan yang kamu incer. Kenapa? karena mereka bakal tau jurusan yang kamu pilih makhluk apa..hehe. Intinya mereka bakal tau apa saja yang dipelajarinya,skill apa yang harus dimiliki sama variasi kerjaannya di seputar apa saja.

2. Jadi yang terbaik di jurusanmu, kalau prinsip hidup saya,  Jadilah raja di negeri kecil daripada menjadi rakyat di negara yang besar. Pilih jurusan dimana saat kamu kuliah di sana, kamu yang paling jago. Kenapa? asumsinya kita bakal kerja sesuai jurusan. Maka ketika kita bersaing sama temen2 kuliah kita buat nyari kerja. Kalau kamu yang paling jago, ya tentu peluang kamu dapat kerjaan itu lebih besar. Dibanding bersaing dengan orang-orang yang lebih pinter di banding kamu. Cari bidang yang kamu bisa di andalkan, kalau belum ketemu bakat kita, banyak kok sekarang tes uji bakat atau disebut Tallent mapping. Disana kita bakal tau kerjaan apa yang cocok buat kita.

3. Pilih jurusan yang ga beda jauh sama saudara-saudara kamu. Meskipun kayaknya ga ada tantangan tapi tips yang ketiga ini adalah cara aman kalau kamu mau masuk ke jurusan yang bukan bakat kamu. Kenapa? Soalnya dunia kerja sekarang yang dituntut adalah skill kalau kamu kurang skill nya cara aman masuk kerja ya lewat kenalan kamu. Jadi intinya kalau mau kerja pertama harus punya skill, nilai bagus, prestasi mentereng atau kalau ga siap, kamu mesti punya kenalan biar masuk ke dunia kerja. Itulah kenyataannya.

4. Banyak yang bilang kuliah itu buat mematang logika saja, atau kuliah mau dimana pun sama saja. Mungkin saya yang termasuk kurang setuju dengan pemikiran tersebut. Memang banyak orang yang berhasil tapi bukan dari pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya waktu kuliah. Saya pikir mereka termasuk orang yang salah milih jurusan waktu kuliah. Akibatnya, mereka kurang mampu bersaing di bidang jurusannya dan mencoba ke bidang lain yang diminatinya sesuai bakat yang dimiliki sampai akhirnya berhasil.  Bagusnya kalau mau jadi pengusaha, kamu masuk jurusan ekonomi atau seputar bisnis. Sehingga ilmu yang kamu pelajari jadi ga sia-sia.

Intinya, jangan sia-siakan waktu kuliah dengan bekerja nanti tidak sesuai dengan bidang jurusanmu. Memang banyak orang yang berhasil tidak sesuai jurusannya, tapi lebih bagus kalau berhasil di bidang yang kamu pelajari. Ga sia-sia deh ilmu yang diperoleh. Selamat mencari jurusan yang tepat buat kamu..dan saat kamu memilih jurusan, cintai ilmu yang dipelajari biar kamu semangat menghadapi dunia kerja, Ganbatte!!.

ARTIKEL TERKAIT

7 Komentar

  1. rana salma
    rana salma
    24/10/2015 at 5:08 pm

    sangat membantu:)

  2. holmes
    holmes
    12/03/2016 at 6:44 am

    Hallo! Kaka pernah denger ngga mengenai jurusan Teknik Kewirausahaan? Mohon pencerahannya. Terima kasih.

  3. Yudi
    Yudi
    12/03/2016 at 10:00 am

    saya copas dari wikipedia. Teknik kewirausahaan adalah subdisiplin dari teknik sistem yang mengaplikasikan pengetahuan dan metode teknik sistem untuk mendesain sebuah usaha atau bisnis. Teknik kewirausahaan mendayagunakan aspek kewirausahaan, termasuk proses, laju aliran informasi, dan struktur organisasi. Teknik kewirausahaan fokus pada desain bisnis dan kewirausahaan secara keseluruhan, atau pada desain dan integrasi suatu komponen bisnis.

  4. holmes
    holmes
    13/03/2016 at 12:06 pm

    Saya kira kaka punya penjelasan tersendiri mengenai itu, sepertinya di indonesia jarang terdengar ya? Terima kasih.

  5. Yudi
    Yudi
    16/03/2016 at 7:02 pm

    kebetulan saya baru denger juga. itu mata kuliah spesialisasi. dari teknik industri

  6. suyanto
    21/08/2016 at 8:27 pm

    Hallo kak, saya suyanto dari jogja , saya bingung kak, saya sangat senang dan mahir dengan pelajaran kimia di sekolah tapi saya sudah punya rencana mau membangun bisnis pada saat saya kuliah , saya dihadapkan 2 pilihan kak , saya pilih kecintaan saya sama kimia atau saya pilih di ekonomi untuk mendukung rencana saya kedepan. Mohon pencerahannya kak.

  7. Yudi
    Yudi
    30/08/2016 at 10:50 am

    kalau saran saya masuk kimia sambil belajar bisnis di kuliahan. ilmu menjadi entrepeuneur biasanya bisa di dapat tanpa kuliah. banyak seminar yang bisa mengenai membangun bisnis yang baik

Tinggalkan Balasan

Pesan kamu*

Komentar kamu akan ditinjau dulu sebelum ditampilkan

Name*
Email*
Url