Contoh Soal & Pembahasan Sifat Koligatif Bagian V

Contoh Soal & Pembahasan Sifat Koligatif Bagian V

Soal No.1
Glukosa (C6H12O6) yang massanya 18 gram dilarutkan ke dalam 200 mL air. Berapa titik didih larutan yang terbentuk jika diketahui Kb air = 0,52 oC/m dan pada tempat tersebut air murni mendidih pada suhu 98 oC? (Ar C = 12, H = 1, dan O = 16)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Massa glukosa = 18 gram
V air = 200 mL, maka massa air = ρ. V = 1 gr/mL . 200 mL = 200 gram
Kb air = 0,52 oC/m
Tbo = 98 oC
Mr glukosa = 12 x 6 + 1 x 12 + 16 x 6 = 180
Menentukan Tb
ΔTb = Kb.m


Tb – 98 = 0,26
Tb = 98 + 0,26 = 98,26 oC

DOWNLOAD KUMPULAN SOAL CONTOH SOAL SIFAT KOLIGATIF BAGIAN V DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Soal No.2
Di pegunungan, air mendidih pada suhu sekitar 96 oC. Jika 3,42 gram sukrosa dilarutkan dalam 100 mL air yang mendidih, berapakah titik didih larutan sukrosa tersebut? (Kb air = 0,52 oC/m)

PEMBAHASAN :
Diketahui
Tbo = 96 oC
Gram sukrosa = 3,42 gram, Mr sukrosa = 342
V air = 100 ml, maka massa air = ρ. V = 1 gr/ml. 100 ml = 100 gram
Kb air = 0,52 oC/m
Menentukan Tb larutan sukrosa
ΔTb = Kb.m


Tb – 96 = 0,52
Tb = 96 + 0,52 = 96,52 oC

Soal No.3
Sebanyak 60 gram kristal nonelektrolit X dilarutkan dalam 2.000 mL air. Jika titik didih yang terukur dari larutan X tersebut adalah 100,26 oC; berapakah massa molekul relatif senyawa X tersebut?

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Gr kristal X = 60 gram
V air = 2.000 mL, maka massa air = ρ. V = 1 gr/mL. 2.000 mL = 2.000 gram
Tb = 100,26 oC
Menentukan Mr zat X
ΔTb = Kb.m


Soal No.4
Kristal naftalena memiliki rumus empiris C5H4. Sejumlah 512 gram kristal tersebut dilarutkan dalam 2.000 mL pelarut benzena dan dipanaskan hingga mendidih pada suhu 85,3 oC. Berapakah Mr dari senyawa naftalena tersebut? (Kb benzena = 2,65 oC/m, titik didih benena = 80 oC, dan ρ benzena = 876 kg/m3)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Rumus empiris naftalena = C5H4
Gram naftalena = 512 gram
ρ benzena = 876 kg/m3 = 0,876 kg/dm3 = 0,876 gr/mL
V benzena, maka massa benzena (P) = ρ. V = 0,876 gr/mL. 2.000 mL = 1752 gram
Kb benzena = 2,65 oC/m
Tb = 85,3 oC
Tbo = 80 oC
ΔTb = Tb – Tbo = 85,3 – 80 = 5,3 oC
Menentukan Mr senyawa naftalena
ΔTb = Kb. m


Soal No.5
Sejumlah zat dilarutkan dalam 250 mL air sehingga titik didih larutan tersebut menjadi 102 oC. Jika Kb air adalah 0,52 oC/m, tentukan berapa gram zat yang dilarutkan dalam air. (Mr zat = 60)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
V air = 250 mL, maka massa air ( P) = ρ. V = 1 gr/mL. 250 mL = 250 gram
Tb = 102 oC
Tbo = 100 oC
ΔTb = Tb – Tbo = 102 – 100 = 2 oC
Kb = 0,52 oC/m
Mr zat = 60
Menentukan massa zat
ΔTb = Kb. m


Soal No.6
Sejumlah zat X (Mr = 128) dilarutkan dalam pelarut karbon tetraklorida yang memiliki titik didih murni sebesar 76,8 oC. Jika massa zat x yang terlarut sebanyak 25,6 gram dan volume pelarut 250 mL, hitung kenaikan titik didih larutan tersebut. (Kb CCl4 = 4,88 oC/m) dan ρ CCl4 = 1,59 g/cm3)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Tbo = 76,8 oC
Mr zat = 128
massa zat x = 25,6 gram
Volume pelarut = 250 mL, maka massa pelarut (P) = ρ. V = 1,59 g/mL. 250 mL = 397,5 gram
Kb CCl4 = 4,88 oC/m
Menentukan kenaikan titik didih
ΔTb = Kb. m

Soal No.7
Pelarut benzena digunakan untuk melarutkan senyawa organik yang tidak diketahui massanya. Jika Mr senyawa organik tersebut adalah 180 dan volume benzena sebesar 500 mL, hitung massa senyawa organik yang dilarutkan tersebut jika kenaikan titik didihnya sebesar 0,5 oC (Kb benzena 2,65 oC/m dan titik didih benzena 80 oC)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Mr = 180
ρ benzena = 876 kg/m3 = 0,876 g/mL
Volume benzena = 500 mL, maka massa benzena = ρ. V = 0,876 g/mL. 500 mL = 438 gram
ΔTb = 0,5 oC
Kb benzena =2,65 oC/m
Menentukan massa senyawa organik
ΔTb = Kb. m


Soal No.8
Hitung molalitas zat X jika dalam jumlah pelarut yang sama, kenaikan titik didih larutan urea 0,2 m adalah 0,60 oC dan kenaikan titik didih larutan X adalah 0,4 oC

PEMBAHASAN :
Diketahui:
ΔTb urea = 0,60 oC
m urea = 0,2 m
ΔTb zat X = 0,4 oC
Menentukan molalitas zat X dengan cara perbandingan dengan urea

Kb dapat dicoret karena pelarutnya sama

Soal No.9
Gula dapat larut dalam air maupun dalam pelarut organik lainnya. Jika dengan massa yang sama, larutan gula dimasukkan ke dalam 100 mL air (Kb = 0,52 oC/m) dan 100 mL pelarut organik (Kb = 2 oC/m), larutan manakah yang akan memiliki kenaikan titik didih lebih besar? Jelaskan

PEMBAHASAN :
Rumus kenaikan titik didih
ΔTb = Kb. m
Yang membedakan adalah nilai Kb, sedangkan nilai lainnya sama. Maka yang dilihat adalah hubungan ΔTb dengan Kb. Karena ΔTb sebanding dengan Kb maka jika Kb nya lebih besar maka ΔTb nya juga akan lebih besar. Sehingga gula akan memiliki kenaikan titik didih yang lebih besar jika dilarutkan pada pelarut organik karena memiki Kb yang lebih besar. Sedangkan kenaikan titik didih akan lebih kecil jika dilarutkan pada air karena nilai Kbnya lebi kecil.

Soal No.10
Untuk menentukan massa rumus suatu zat; diambil 0,45 gram zat tersebut, kemudian dilarutkan ke dalam 30 gram air. Larutan tersebut mendidih pada suhu 100,26 oC. Jika tetapan kenaikan titik didih molal (Kb) air adalah 0,52 oC/m, tentukan massa molekul relatif zat tersebut

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Gr zat terlarut = 0,45 gram
P = 30 gram
Tb = 100,26 oC
Kb = 0,52 oC
Menentukan Mr zat terlarut
ΔTb = Kb.m


Sumber Soal : Kimia Kelas XII, Pengarang Unggul Sudarmo Penerbit Erlangga

DOWNLOAD KUMPULAN SOAL CONTOH SOAL SIFAT KOLIGATIF BAGIAN V DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Lihat Juga

Contoh Soal PAS/UAS Ganjil Kimia Kelas XI Part I

Contoh Soal & Pembahasan PAS/UAS Ganjil Kimia Kelas XI Part I Soal No.1 Pasangan senyawa …

2 komentar

  1. No 10 lupa dikali kB itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: