Contoh Soal & Pembahasan Reaksi Kesetimbangan SBMPTN Kimia SMA

Contoh Soal & Pembahasan Reaksi Kesetimbangan SBMPTN Kimia SMA

Soal No.1 (UTBK 2019)
Diketahui grafik reaksi berikut
Persamaan reaksi yang tepat adalah….
  1. A + B ⇔ C
  2. A + C ⇔ 2B
  3. A ⇔ 2B + C
  4. A ⇔ 4B + 2C
  5. 5A ⇔ 8B + 4C

PEMBAHASAN :
Yang menjadi pereaksi adalah A karena mengalami pengurangan konsentrasi sedangkan produk adalah B dan C karena konsentrasinya bertambah
Jika dituliskan dalam reaksi yaitu sebagai berikut
[A] mula-mula = 0,7 M
[A] setimbang = 0,5 M
[B] mula-mula = 0 M
[B] setimbang = 0,8 M
[C] mula-mula = 0 M
[C] setimbang = 0,4 M

Jika dibandingkan mol pada keadaan reaksi:
mol A : mol B : mol C = 0,2 : 0,8 : 0,4 = 1 : 4 : 2
Perbandingan ini akan sam dengan perbandingan koefisiennya, sehingga:
A ⇔ 4B + 2C
Jawaban D

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN REAKSI KESETIMBANGAN SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Soal No.2 (SBMPTN 2018)
Gas SF6 terurai menurut kesetimbangan berikut
SF6(g) SF4(g) + F2(g)
Suatu wadah tertutup bervolume tetap diisi dengan gas SF6 sampai tekanannya mencapai 48 torr. Jika setelah kesetimbangan tercapai tekanan dalam wadah menjadi 60 torr, tetapan kesetimbangan, Kp reaksi di atas adalah….
  1. 2
  2. 4
  3. 6
  4. 8
  5. 10

PEMBAHASAN :
Diketahui:Tekanan awal SF6 = 48 torr
Tekanan total = 60 torr

Maka nilai x
P Total = P SF6 + P SF4 + P F2 = 48-x + x + x = 48 + x
60 = 48 + x
x = 12 torr
Maka pada setimbang:
P SF6 = 48 – 12 = 36 torr
P SF4 = P F2 = 12 torr
Sehingga nilai Kp

Jawaban B

Soal No.3 (SBMPTN 2017)
Pada wadah 1 L dan temperatur tertentu, terjadi reaksi kesetimbangan berikut
H2(g) + I2(g)2HI(g)
Saat kesetimbangan terdapat 2 mol H2, 2 mol I2, dan 4 mol HI. Kesetimbangan tersebut….
  1. bergeser ke kiri jika ditambahkan 1 mol H2, 1 mol I2 dan 1 mol HI
  2. bergeser ke kanan jika ditambahkan 1 mol H2, 1 mol I2 dan 1 mol HI
  3. tidak bergeser jika ditambahkan 1 mol H2, 1 mol I2 dan 1 mol HI
  4. bergeser ke kiri jika ditambahkan 2 mol H2, 2 mol I2 dan 1 mol HI
  5. tidak bergeser jika ditambahkan 2 mol H2, 2 mol I2 dan 1 mol HI

PEMBAHASAN :
Kita tentukan terlebih dahulu nilai Kc nya sebelum terjadinya penambahan

Maka setelah penambahan kita akan menghitung Qc (tetapan kesetimbangan sementara)
Pergeseran kesetimbangan akan ditentukan dari perbandingan nilai Qc dan Kc:

  • Jika Qc < Kc Maka jumlah produk masih sedikit sehingga reaksi akan bergeser menuju ke produk atau ke kanan
  • Jika Qc = Kc artinya sudah setimbang, tidak akan terjadi pergeseran kesetimbangan.
  • Jika Qc > Kc Maka jumlah produk terlalu banya sehingga reaksi akan bergeser menuju ke pereaksi atau ke kiri

Karena masing-masing pilihan berbeda penambahannya, maka Qc dihitung sesuai penambahannya masing-masing

  • Pilihan A, B, C penambahan 1 mol H2, 1 mol I2 dan 1 mol HI

    Karena Qc < Kc maka reaksi akan bergeser ke kanan
  • Pilihan D, E penambahan 2 mol H2, 2 mol I2 dan 1 mol HI

    Karena Qc < Kc maka reaksi akan bergeser ke kanan

Maka jawaban yang tepat adalah B bergeser ke kanan jika ditambahkan 1 mol H2, 1 mol I2 dan 1 mol HI
Jawaban B

Soal No.4 (SBMPTN 2016)
Gas oksigen difluorida (OF2) disintesis dari reaksi antara gas F2 dengan gas O2 menurut reaksi berikut:
2F2(g) + O2(g) 2OF2(g)
Dalam sebuah wadah dengan volume tertentu, tekanan awal gas F2 dan gas O2 diketahui masing-masing 1 atm. Jika pada kesetimbangan tekanan total gas adalah 1,75 atm, maka nilai Kp reaksi tersebut adalah….
  1. 0,133
  2. 0,278
  3. 0,555
  4. 0,755
  5. 1,333

PEMBAHASAN :
Kita tentukan nilai m,r,s nya:

Diketahui P total = 1,75 atm, maka nilai x:
P total = (1-x) + (1-½x) + x
1,75 = 2 – ½x
½x = 0,25
x = 0,5
Maka tekanan parsial masing-masing zat:
P F2 = 1 – x = 1 – 0,5 = 0,5 atm
P O2 = 1 – ½x = 1 – ½.0,5 = 0,75 atm
P OF2 = x = 0,5 atm
Menentukan Kp

Jawaban E

Soal No.5 (SBMPTN 2015)
Pada tekanan dan temperatur tertentu dalam tabung tertutup 1,0 L terjadi kesetimbangan
PCl3(g) + 3NH3(g) P(NH2)3(g) + 3HCl(g)
Konsentrasi PCl3 dan NH3 dalam kesetimbangan masing-masing 0,2 M, dan konsentrasi P(NH2)3 dan HCl masing-masing adalah 0,1 M. Bila ke dalam wadah tersebut ditambahkan gas NH3 dan HCl masing-masing 0,4 dan 0,2 mol, maka konsentrasi gas P(NH2)3 dalam kesetimbangan yang baru adalah….
  1. 0,10 M
  2. 0,12 M
  3. 0,15 M
  4. 0,20 M
  5. 0,30 M

PEMBAHASAN :
Kita tentukan nilai Kc sebelum penambahan konsentrasi NH3 dan HCl

Nilai Kc akan tetap sama jika ditambah NH3 0,4 M dan HCl 0,2 M (karena volume = 1 L, maka mol sama dengan molaritasnya)


Kedua sisi di akar 4 kan


0,5(0,2 – x) = (0,1 + x)
0,1 – 0,5 x = 0,1 + x
1,5 x = 0
x = 0
Maka konsentrasi P(NH2)3 saat setimbang = 0,1 + x = 0,1 + 0 = 0,1 M
Jawaban A

Untuk Soal No 6 dan 7, bacalah narasi berikut
Proses Haber-Bosch merupakan proses pembentukan (produksi) amonia berdasarkan reaksi:
3H2(g) + N2(g) 2NH3 (g)
Data Kp dan Kc dari reaksi kesetimbangan tersebut pada berbagai temperatur adalah
Soal No.6 (SBMPTN 2014)
Dari data tetapan kesetimbangan proses Haber-Bosch tersebut di atas, pernyataan yang benar adalah…
  1. untuk meningkatkan hasil reaksi (NH3), maka dapat dilakukan dengan cara menaikkan suhu.
  2. reaksi pembentukan amonia adalah reaksi eksotermis
  3. perubahan entalpi reaksi peruraian amonia berharga negatif
  4. produk peruraian amonia terjadi lebih besar pada suhu rendah
  5. penambahan katalis akan menaikkan harga tetapan kesetimbangan

PEMBAHASAN :
Dari data di atas jika suhu dinaikan maka nilai Kc dan Kp menjadi lebih kecil. Kita tau bahwa Kc dan Kp berbading lurus dengan jumlah produk dan berbanding terbalik dengan jumlah pereaksi artinya jika Kc atau Kp makin kecil maka jumlah produk menjadi sedikit atau pereaksi bertambah atau dikatakan reaksi sedang bergeser ke kiri (menuju pereaksi) kalau suhu dinaikan. Hal ini disebabkan karena pembentukan amonia bersifat eksoterm. Jika dituliskan persamaan termokimianya.
3H2(g) + N2(g) 2NH3 (g)    ΔH = -x kJ
Jawaban B

Soal No.7 (SBMPTN 2014)
Jika pada saat kesetimbangan reaksi di atas pada suhu 25 oC tekanan parsial H2 dan N2 masing-masing adalah 1 atm dan 10 atm, maka tekanan total sistem pada saat kesetimbangan tersebut adalah….
  1. 3000 atm
  2. 3100 atm
  3. 3011 atm
  4. 3101 atm
  5. 3111 atm

PEMBAHASAN :
Pada suhu 25 oC reaksi tersebut memiliki Kp = 9 x 105, Maka untuk mengetahui tekanan total sistem kita akan mencari tekanan parsial NH3 dari nilai Kp.


(P NH3)2 = 9 x 106

Maka tekanan totalnya = P NH3 + P N2 + P H2 = 3.000 + 10 + 1 = 3.011 atm
Jawaban C

Soal No.8 (SBMPTN 2013)
Dekomposisi gas N2O4 menjadi NO2 pada 400 K dalam tabung tertutup sesuai dengan reaksi berikut:
N2O4(g) 2NO2(g)   Kp = 4
Jika tekanan awal gas N2O4 adalah 72 atm, maka:
  1. tekanan total gas pada keadaan kesetimbangan adalah 80 atm
  2. setelah tercapai kesetimbangan tekanan parsial gas N2O4 adalah 64 atm
  3. nilai Kp > 4 pada suhu di atas 400 K
  4. pada kondisi kesetimbangan tekanan parsial NO2 dua kali tekanan parsial N2O4

PEMBAHASAN :

  1. Yang diketahui hanya kondisi tekanan mula-mula N2O4, untuk yang reaksi dimisalkan dengan x



    288 – 4x = 4x2
    4x2 + 4x – 288 = 0
    x2 + x – 72 = 0
    (x + 9)(x – 8) = 0
    x = -9 atau x = + 8
    x yang paling mungkin adalah x = +8
    Maka saat kesetimbangan
    P N2O4 = 72 – x = 72 – 8 = 64 atm
    PNO2 = 2x = 2 x 8 = 16 atm
    maka P total = PN2O4 + PNO2 = 64 + 16 = 80 atm
    BENAR
  2. Sesuai perhitungan no.1 PN2O4 saat setimbang = 64 atm. BENAR
  3. Reaksi dekomposisi merupakan contoh dari reaksi endoterm. Jika suhu dinaikan di atas 400 K, maka reaksi akan bergeser ke reaksi endoterm atau menuju ke produk. Maka tekanan produk akan bertambah besar dan nilai Kp akan menjadi lebih besar dari 4. BENAR
  4. Saat setimbang, PNO2 = 16 atm dan PN2O4 = 64 atm, maka PNO2 = 1/4 PN2O4. SALAH

Jawaban A

Soal No.9 (SNMPTN 2012)
Campuran 0,5 mol H2 dan 0,2 mol I2 direaksikan dalam wadah tertutup bervolume 5 L pada 448 oC hingga terjadi kesetimbangan
H2(g) + I2(g) 2HI(g)
Jika pada keadaan setimbang terdapat 0,2 mol HI, maka harga Kc pada 448 oC untuk reaksi tersebut adalah….
  1. 0,2
  2. 0,5
  3. 1,0
  4. 2,0
  5. 5,0

PEMBAHASAN :
Kita tuliskan keadaaan m,r,s nya

mol H2 dan I2 di reaksi = 0,1 karena perbandingan mol dan koefisien dengan HI
Karena volumenya (V) = 5 L, maka nilai Kc

Jawaban C

Soal No.10 (SNMPTN 2011)
Amonium karbamat, NH4CO2NH2 mengurai menurut reaksi berikut:
NH4CO2NH2(s) 2NH3(g) + CO2(g)
Jika pada suhu tertentu tekanan total sistem adalah 0,30 atm, maka nilai tetapan kesetimbangan, Kp, adalah….
  1. 2,0 x 10-2
  2. 4,0 x 10-2
  3. 1,0 x 10-3
  4. 2,0 x 10-3
  5. 4,0 x 10-3

PEMBAHASAN :
Rumusan Kp hanya memasukan wujud gas saja. Maka tekanan total berasal dari penjumlahan PNH3 dan PCO2 karena berwujud gas. Maka PNH3 dan PCO2 dari perbandingan koefisien/perbandingan mol.


Maka nilai Kp nya
Kp = (PNH3)2. PCO2 = (0,2)2.0,1 = 0,004 = 4 x 10-3
Jawaban E

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN REAKSI KESETIMBANGAN SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Previous Contoh Soal & Pembahasan Termokimia SBMPTN Kimia SMA
Selanjutnya Contoh Soal & Pembahasan Laju Reaksi SBMPTN Kimia SMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: