Contoh Soal & Pembahasan Termokimia SBMPTN Kimia SMA

Contoh Soal & Pembahasan Termokimia SBMPTN Kimia SMA

Soal No.1 (SBMPTN 2018)
Gas metanol dapat terbentuk melalui reaksi reduksi gas formaldehis (HCHO) oleh gas hidrogen menurut reaksi berikut
HCHO(g) + H2(g) → CH3OH(g)
Jika diketahui entalpi reaksi reduksi tersebut adalah 9 kJ mol-1 dan energi ikatan rata-rata C-H, C=O, O-H, dan H-H berturut-turut adalah 416, 799, 463 dan 432 kJ mol-1, nilai energi ikatan rata-rata C-O adalah…
  1. 143 kJ mol-1
  2. 243 kJ mol-1
  3. 253 kJ mol-1
  4. 343 kJ mol-1
  5. 361 kJ mol-1

PEMBAHASAN :
Menentukan perubahan entalpi menggunakan data energi ikatan dapat menggunakan rumusan:
ΔHr = (Energi ikatan pemutusan) – (Energi ikatan pembentukan) = (Ei Kiri) – (Ei Kanan)
Untuk menetukan perubahan entalpinya kita terlebih dahulu membuat rumus struktur zat yang terlibat dalam reaksi:

Jika ada ikatan yang sama di kiri dan di kanan maka dapat di coret. Dari reaksi tersebut di dapat:
ΔHr = (C=O + H-H) – (C-H + C-O + O-H)
9 kJ/mol = (799 + 432) – (416 + C-O + 463)
9 = (1231) – (879 + C-O)
879 + C-O = 1222
C-O = 1222 – 879 = 343 kJ/mol
Jawaban D

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN TERMOKIMIA SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Soal No.2 (SBMPTN 2017)
Kalor pembakaran propana (Mr = 44) adalah 500 J.mol-1. Apabila seluruh kalor yang dihasilkan dari pembakaran 88 g propana digunakan untuk memanaskan 100 g metanol, temperatur metanol naik dari 25 oC menjadi 29 oC. Kalor jenis metanol dalam J.g-1.oC-1 adalah….
  1. 0,5
  2. 1,0
  3. 1,5
  4. 2,0
  5. 2,5

PEMBAHASAN :
Menentukan mol propana

pembakaran untuk 2 mol propana adalah = 2 mol x 500 J/mol = 1.000 J
Menentukan kalor jenis metanol
q reaksi = m. c. ΔT
1000 J = 100 gr . c . (29-25) oC

Jawaban E

Soal No.3 (SBMPTN 2016)
Energi ikatan rata-rata C-N, O-H, dan C=O berturut-turut adalah 305, 467, dan 745 kJ mol-1.
CO2(g) + 2NH3(g) → (NH2)2CO(g) + H2O(g) ΔH = -17 kJ mol-1
Energi ikatan rata-rata N-H dalam kJ mol-1 adalah….
  1. 391
  2. 782
  3. 945
  4. 1527
  5. 2346

PEMBAHASAN :
Kita buat rumus struktur dari reaksinya:


ΔH reaksi = Energi ikatan pemutusan – Energi ikatan pembentukan
-17 kJ/mol = (1490+6x) – (2289 + 4x)
-17 = -799 + 2x
2x = -17 + 799
2x = 782
x = N – H = 391
Jawaban A

Soal No.4 (SBMPTN 2015)
Pembakaran ZnS(s) terjadi menurut reaksi
2ZnS(s) + 3O2(g) → 2ZnO(s) + 2SO2(g)
Jika entalpi pembentukan standar (ΔHof) untuk ZnS(s), ZnO(s), dan SO2(g) berturut-turut adalah -202,9 kJ/mol, -348,0 kJ/mol, dan -296,4 kJ/mol, maka entalpi pembakaran 9,7 g ZnS(s) (Mr = 97) adalah….
  1. -88,3 kJ
  2. +88,3 kJ
  3. -84,7 kJ
  4. +84,7 kJ
  5. -44,2 kJ

PEMBAHASAN :
Diketahui:
ΔHof ZnS = -202,9 kJ/mol
ΔHof ZnO = -348,0 kJ/mol
ΔHof SO2 = -296,4 kJ/mol
Menentukan ΔH reaksi dari ΔHof
2ZnS(s) + 3O2(g) → 2ZnO(s) + 2SO2(g)
ΔH reaksi = (∑ΔHof produk x koefisien) – (∑ΔHof pereaksi x koefisien)
ΔH reaksi = (ΔHof ZnO x 2 + ΔHof SO2 x 2) – (ΔHof ZnS x 2 + ΔHof O2 x 3)
ΔH reaksi = (-348,0 x 2 + (-296,4) x 2) – ((-202,9) x 2 + 0 x 3) (ΔHof O2 = 0 karena unsur bebas)
ΔH reaksi = -696 – 592,8 + 405,8 = -883 kJ
ΔH tersebut untuk 2 mol ZnS (Koefisien ZnS = 2)
Menentukan ΔH untuk 9,7 gram ZnS

maka ΔH untuk 0,1 mol adalah

Jawaban E

Soal No.5 (SBMPTN 2014)
Diberikan data
Perubahan entalpi pembakaran 45 g gas NO (Mr = 30) sesuai reaksi 2NO(g) + O2(g) → 2NO2(g) adalah….
  1. -56 kJ
  2.  -84 kJ
  3. -112 kJ
  4. +56 kJ
  5. +112 kJ

PEMBAHASAN :
Diketahui:
ΔHof NO = 90 kJ/mol
ΔHof O2 = 0,00 kJ/mol
ΔHof NO2 = 34 kJ/mol
Menentukan ΔH reaksi dari ΔHof
2NO(g) + O2(g) → 2NO2(g)
ΔH reaksi = (∑ΔHof produk x koefisien) – (∑ΔHof pereaksi x koefisien)
ΔH reaksi = (ΔHof NO2 x 2) – (ΔHof NO x 2 + ΔHof O2 x 1)
ΔH reaksi = (34 x 2) – (90 x 2 + 0 x 1) (ΔHof O2 = 0 karena unsur bebas)
ΔH reaksi =  68 – 180 = -112 kJ
ΔH tersebut untuk 2 mol NO (Koefisien NO = 2)
Menentukan ΔH untuk 45 gram NO

maka ΔH untuk 1,5 mol adalah

Jawaban B

Soal No.6 (SBMPTN 2013)
Persamaan termokimia isomerisasi etilen oksida menjadi asetaldehid adalah
Jika energi ikatan C – O pada etilen oksida adalah 358 kJ/mol, maka energi ikatan C=O pada asetaldehid adalah…
  1. 83 kJ/mol
  2. 348 kJ/mol
  3. 441 kJ/mol
  4. 799 kJ/mol
  5. 614 kJ/mol

PEMBAHASAN :
Kita buat rumus struktur dari reaksinya:

ΔH reaksi = Energi ikatan pemutusan – Energi ikatan pembentukan
-83 kJ/mol = 716 – x
x = 716 + 83 = 799 kJ/mol
Jawaban D

Soal No.7 (SBMPTN 2012)
Tabel berikut menyajikan data entalpi pembakaran untuk lima jenis bahan bakar
Pembakaran 1 g bahan bakar yang menghasilkan energi paling besar adalah….
  1. hidrogen
  2. metana
  3. propana
  4. isobutana
  5. neopentana

PEMBAHASAN :
Besar energi yang dihasilkan untuk 1 gram bahan bakar:

  • Hidrogen = ΔH x mol =
  • metana = ΔH x mol =
  • Propana = ΔH x mol =
  • Isobutana = ΔH x mol =
  • neopentana = ΔH x mol =

Maka bahan bakar yang menghasilkan energi paling besar adalah gas hidrogen yang akan melepaskan energi sebesar 143,5 kJ (tanda (-) bukan artinya lebih kecil tapi artinya melepaskan)
Jawaban A

Soal No.8 (SNMPTN 2011)
Kalor yang dihasilkan dari pelarutan CaCl2 (Mr = 111) di dalam air digunakan pada kantong penghangat P3K. Reaksi pelarutannya adalah
CaCl2(s) → Ca2+(aq) + 2Cl(aq)    ΔH = -83,6 kJ
Sebuah kantong penghangat dirancang agar suhunya naik dari 25oC menjadi 35oC ketika digunakan. Jika kapasitas kalor kantong penghangat beserta isinya adalah 418 J/oC, massa CaCl2 yang harus ditambahkan ke dalam kantong tersebut adalah….
  1. 1,11 g
  2. 5,55 g
  3. 11,1 g
  4. 55,5 g
  5. 222 g

PEMBAHASAN :
Menentukan kalor reaksi (qr)
qr = C. ΔT
qr = 418 J/oC. (35 – 25) oC = 4180 J = 4,180 kJ


Menentukan massa CaCl2
Gr = n x Mr = 0,05 x 111 = 5,55 gram
Jawaban B

Soal No.9 (SNMPTN 2011)
Diketahui energi ikatan rata-rata sebagai berikut:
C – H = 414 kJ/mol                                H – Cl = 432 kJ/mol
Cl – Cl = 244 kJ/mol                              C – Cl = 326 kJ/mol
Perubahan entalpi untuk reaksi berikut:
CH4(g) + Cl2(g) → CH3Cl (g) + HCl(g)
adalah….
  1. -100 kJ/mol
  2. +100 kJ/mol
  3. +728 kJ/mol
  4. -1342 kJ/mol
  5. +1342 kJ/mol

PEMBAHASAN :
Kita buat rumus struktur dari reaksinya:

ΔH reaksi = Energi ikatan pemutusan – Energi ikatan pembentukan
ΔH reaksi = 1900 – 2000 = -100 kJ/mol
Jawaban A

Soal No.10 (SNMPTN 2010)
Reaksi pembentukan H2O dari unsur-unsurnya berlangsung sebagai berikut:
O2(g) + 2H2(g) → 2H2O(g)
Energi pembentukan O(g), H(g) masing-masing adalah 248 kJ/mol, dan 227 kJ/mol, sedangkan energi ikat O-H adalah 464 kJ/mol. Pernyataan yang benar untuk reaksi tersebut adalah….
  1. perubahan entalpi reaksi adalah -452 kJ
  2. perubahan entalpi pembentukan O2 adalah 248 kJ
  3. perubahan entalpi pembentukan standar H2O(g) adalah -226 kJ
  4. perubahan entalpi pembentukan H2(g) adalah 870 kJ

PEMBAHASAN :

  1. Kita buat rumus struktur dari reaksinya:

    ΔH reaksi = Energi ikatan pemutusan – Energi ikatan pembentukan
    ΔH reaksi = 1404 – 1856 = -452 kJ/mol
    BENAR
  2. Perubahan entalpi pembentukan O2 = 2 x -248 kJ = -496 kJ
    SALAH
  3. perubahan entalpi pada no 1 adalah untuk 2 mol, maka perubahan entalpi pembentukan standar H2O(g) (untuk 1 mol) adalah
    -452/2 = -226 kJ
    BENAR
  4. Entalpi pembentukan H2 = 2 x -227 = -454 kJ
    SALAH

Jawaban B

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN TERMOKIMIA SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Previous Contoh Soal & Pembahasan Stoikiometri SBMPTN Kimia SMA
Selanjutnya Contoh Soal & Pembahasan Reaksi Kesetimbangan SBMPTN Kimia SMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: