draft listrik statis

Lanjut..setelah belajar bab pertama di pelajaran fisika yaitu bab listrik dinamis. Kita sekarang belajar mengenai listrik statis. Kita kasih ringkasan materi dan 40 contoh soal mengenai listrik statis. Semoga setelah baca-baca di web ini kamu tambah paham mengenai bab listrik statis. Lanjut ke daftar isi yah..

Rangkuman Materi Listrik Statis Kelas 12

HUKUM COULOMB

Menurut Coulomb, dua muatan yang didekatkan akan bekerja gaya tarik atau gaya tolak. Gaya tarik terjadi jika muatan berlainan jenis sedangkan gaya tolakan terjadi pada muatan yang sejenis
HUKUM COULOMB
Gaya tersebut disebut gaya coulomb yang besarnya sebanding dengan perkalian kedua muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya dapat dituliskan sebagai berikut.
Rumus gaya coloumb
Keterangan:
F = Gaya Coloumb (N)
k = Konstanta = 9 x 109 Nm2 / C2
q1 = Besar muatan 1 (C)
q2 = Besar muatan 2 (C)
r = Jarak antar muatan (m)

Kuat Medan Listrik

Medan listrik merupakan daerah di sekitar muatan yang masih merasakan pengaruh gaya Coulomb.
kuat medan listrik
Dari gambar tersebut arah garis garis medan listrik jika muatan positif (+) keluar menuju muatan negatif (-) masuk.
Besarnya medan listrik disebut kuat medan listrik yang dirumuskan sebagai berikut:
rumus kuat medan listrik
atau
rumus kuat medan listrik
Keterangan:
E = Kuat Medan listrik (N/C)
k = konstanta = 9 x 109 Nm2/C2
q = Muatan listrik (C)
r = jarak dari titik ke muatan sumber medan listrik (m)

Energi Potensial Listrik

Energi potensial listrik secara matematis dapat di rumuskan sebagai berikut:
Energi Potensial Listrik
Keterangan:
Ep = energi potensial listrik (joule)
k = konstanta = 9 x 109 N m2 / C2
q1, q2 = besar muatan listrik (C)
r = jarak antara muatan (m)

Usaha

Merupakan perubahan energi potensial
rumus usaha
Keterangan:
W = Usaha (joule)
k = konstanta = 9 x 109 N m2 / C2
q1, q2 = besar muatan listrik (C)
r1 = jarak awal (m)
r2 = jarak akhir (m)

Kekekalan energi

Berlaku dalam medan listrik
kekekalan energi
Di mana:
rumus kuat medan antar pelat
Keterangan:
E = kuat medan antar pelat (N/C)
d = jarak antar pelat (m)

Potensial Listrik

Energi potensial merupakan besarnya energi potensial yang dimiliki muatan 1 Coulomb. Dari definisi ini, potensial listrik dapat dirumuskan sebagai berikut.
Rumus potensial listrik
atau
Rumus potensial listrik
Keterangan:
V = Potensial listrik (Volt)
k = Konstanta = 9 x 109 N m2 / C2
q = besar muatan sumber (C)
r = jarak titik dari muatan (m)

Hukum Gauss

Hukum gauss menyatakan bahwa jumlah garis medan listrik yang menembus suatu permukaan sebanding dengan jumlah muatan listrik yang ada di dalam permukaan tersebut. Hukum ini menghubungkan medal listrik pada permukaan tertutup dengan muatan total di dalam permukaan tersebut. Dirumuskan sebagai berikut:
Rumus Hukum Gauss
Keterangan
f = fluks listrik (weber)
q = muatan total di dalam permukaan (C)
eo = permitivitas listrik di ruang hampa (8,85 x 10-12 C2/N m2)
E = medan listrik (N/C)
A = Luas permukaan yang dilingkupi muatan (m2)
q = sudut antara medan listrik dan normal bidang

Penerapan Hukum Gauss

Bola Konduktor Bermuatan

Bola konduktor berongga
Penerapan Hukum Gauss
Kuat medan di dalam bola ( r < R)
E = 0
Potensial Listrik di dalam bola (r < R)
Potensial Listrik di dalam bola
Kuat Medan di luar bola ( r > R)
Kuat Medan di luar bola
Potensial listrik di dalam bola (r > R)
Potensial listrik di dalam bola
Keterangan
r = Jarak titik ke muatan sumber
R = jari jari bola konduktor

Keping Sejajar Bermuatan

Keping Sejajar Bermuatan
Kuat Medan
Kuat Medan Keping Sejajar Bermuatan
Keterangan :
E = Kuat medan listrik di antara keping sejajar (N/C)
q = muatan total di dalam permukaan (C)
eo = permitivitas listrik di ruang hampa (8,85 x 10-12 C2/N m2)
A = Luas keping (m2)
σ = rapat muatan keping (C/m2)

Kapasitor

Kapasitor berfungsi sebagai komponen elektronik yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik. Kemampuan kapasitor untuk menyimpan muatan disebut dengan kapasitas kapasitor. Besarnya kapsitas dari suatu kapasitor di rumuskan sebagai berikut:
rumus kapasitor
Keterangan :
C = kapasitas kapasitor (Farad)
q = muatan yang tersimpan (Coulomb)
V = beda potensial (Volt)
Kapasitor pada umumnya terdiri dari dua keping sejajar yang diletakkan berdekatan tetapi tidak saling bersentuhan.
Rumusan kapasitas kapsitor jika tanpa bahan penyekat :
rumus kapasitas kapasitor
Jika ada bahan penyekat/dielektrik:
rumus kapasitas kapasitor jika ada bahan penyekat
Keterangan:
Co = kapasitas kapasitor tanpa bahan elektrik (F)
A = luasan penampang plat ()
d = jarak antarplat sejajar (m)
C = Kapasitas kapasitor dengan bahan elektrik (F)
k = konstanta dielektrik bahan

Rangkaian Kapasitor

RANGKAIAN SERI
Rangkaian seri
Sifat-sifat yang dimiliki rangkaian seri sebagai berikut:
Kapasitas pengganti
kapasitas pengganti rangkaian seri
Muatan kapasitor sama
Q1 = Q2 = Q3 = Qtotal
Beda potensial antar kapasitor
beda potensial antar kapasitor
RANGKAIAN PARALEL
rangkaian paralel
Sifat-sifat yang dimiliki rangkaian seri sebagai berikut:
Kapasitas pengganti :
Co = C1 + C2 + C3
Beda potensial tiap kapasitor sama
V1 = V2 = V3
Muatan antar kapasitor
Q1 : Q2 : Q3 = C1 : C2 : C3
Energi yang tersimpan pada kapasitor
Rumus energi yang tersimpan pada kapasitor
Keterangan:
W = energi yang tersimpan dalam kapasitor (Joule)
Q = muatan kapasitor (Coulomb)
V = beda potensial (Volt)
C = Kapasitas Kapasitor (Farad)

35 Contoh Soal Listrik Statis Jawaban & Pembahasannya Kelas 12

Soal No.1 (UTBK 2019)
Dua kapasitor identik dirangkai seri. Tiap kapasitor memiliki kapasitansi C. Berapakah muatan keseluruhan yang harus disimpan pada rangkaian kapasitor itu agar energi listrik yang tersimpan pada tiap kapasitor itu sebesar W?
  1. Contoh soal listrik statis
  2. Contoh soal listrik statis
  3. Contoh soal listrik statis
  4. Contoh soal listrik statis
  5. Contoh soal listrik statis

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban B

Soal No.2 (SBMPTN 2018)
Dua bola kecil A dan B diletakkan terpisah dan tidak dapat bergeser. Masing-masing bola bermuatan listrik Q. Kemudian, sebuah bola kecil ringan C diletakkan tepat di tengah-tengah antara bola A dan B. Muatan bola C adalah Q. Mula-mula, bola C diam. Namun, ketika digeser sedikit ke arah bola B lalu dilepas, bola C bergerak terus mendekati bola A.
SEBAB
Bola A dan B menolak bola C

PEMBAHASAN :
Berikut ini gambar berdasarkan soal di atas
Contoh soal listrik statis
FCA = FCB artinya muatan Q dititik C dalam kondisi setimbang, jika muatan ini digeser ke arah tertentu, misalnya ke arah B maka pada saat tidak ada dorongan lagi, muatan ini akan kembali ke tempat semula di titik C dan diam disana                   (Pernyataan salah)
Bola C ditolak oleh bola A dan B karena muatannya sama           (Alasan benar)
Jawaban D

Soal No.3 (UN 2012)
Dua buah muatan listrik yang nilainya sama diletakkan pada jarak r meter sehingga terjadi gaya coloumb sebesar F1 Newton. ketika jarak keduanya di ubah menjadi dua kali semula , gaya Coulomb yang di alami menjadi F2 . Perbandingan F 1: F2 adalah….
  1. 1 : 2
  2. 2 : 1
  3. 1 : 4
  4. 4 : 1
  5. 3 : 2

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : D

Soal No.4 (SBMPTN 2013)
Jumlah muatan dari dua buah muatan q1 dan q2 adalah -6µC. Jika kedua muatan tersebut dipisahkan sejauh 3m maka masing masing muatan akan merasakan gaya listrik sebesar 8mN. Besar q1 dan q2 berturut turut adalah…
  1. -5 µC dan -1 µC
  2. -10 µC dan 4 µC
  3. -3 µC dan -3 µC
  4. -8 µC dan 2 µC
  5. -4 µC dan -2 µC

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : E

Soal No.5 (UN 2013)
Dua muatan listrik B dan C yang berada sejauh 8 cm menghasilkan gaya 50 N. Jika muatan C digeser ke kanan sejauh 8 cm, maka besar gaya tarik pada muatan B dan C adalah …..( 1µC = 10-6 C)
Contoh soal listrik statis
  1. 7,5 N
  2. 12,5 N
  3. 17,5 N
  4. 22,5 N
  5. 27,5N

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.6 (SBMPTN 2013)
Dua buah bola identik bermuatan memiliki massa 3,0 x 102 kg digantung seperti seperti pada gambar. Panjang L setiap tali adalah 0,15m. Massa tali dan hambatan udara diabaikan. Bila tan θ = 0,0875, sin θ = 0,0872 dan g = 10m/s2 maka besar muatan pada setiap bola adalah ….
Contoh soal listrik statis
  1. 4,4 x 10-6C
  2. 4,4 x 10-7C
  3. 4,4 x 10-8C
  4. 8,8 x 10-7C
  5. 8,8 x 10-8C

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : C

Soal No.7 (UN 2009)
Perhatikan gambar berikut ini!
Contoh soal listrik statis
Jika muatan +Q terletak antara A dan B di mana muatan +Q harus diletakkan sehingga gaya Coulomb yang dialaminya nol?
  1. 3 cm dari muatan B
  2. 4 cm dari muatan B
  3. 5 cm dari muatan B
  4. 3 cm dari muatan A
  5. 6 cm dari muatan A

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis

Jawaban : D

Soal No.8 (SNMPTN 2012)
Sebuah kapasitor 200 mF yang mula mula tidak bermuatan dialiri 10 mA selama 10 sekon. beda tegangan yang terjadi pada kapasitor adalah
  1. 1000 mV
  2. 500 mV
  3. 250 mV
  4. 50 mV
  5. 25 mV

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.9 (UN 2014)
Tiga buah muatan listrik berada pada posisi di titik sudut segitiga ABC panjang sisi AB = BC = 20 cm dan besar muatan sama (q = 2µC). Besar gaya listrik yang bekerja pada titik B adalah….
Contoh soal listrik statis
  1. 0,9√3 N
  2. 0,9√2 N
  3. 0,9 N
  4. 0,81 N
  5. 0,4 N

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.10 (SNMPTN 2012)
Tiga buah kapasitor dengan kapasitansi masing- masing 1 mF , 2 mF, dan 3 mF dirangkai secara seri dan diberi tegangan 1 volt pada ujung ujungnya. Pernyataan berikut ini yang benar adalah
  1. Masing masing kapasitor memiliki muatan yang sama banyak
  2. Kapasitor yang besarnya 1 mF menyimpan energi listrik terbesar
  3. Pada kapasitor 3 mF Bekerja tegangan terkecil
  4. Ketiga kapasitor bersama sama membentuk sebuah kapasitor ekivalen dengan muatan tersimpan sebesar 6/11 C

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : A

Soal No.11 (UN 2000)
Bila sebuah partikel bermuatan 4 x 10-19 C ditempatkan dalam medan listrik homogen yang kuat medannya 1,2 x 105 N/C maka partikel tersebut akan mengalami gaya sebesar…
  1. 4,8 x 10-14 N
  2. 5,2 x 10-14 N
  3. 3,0 x 10-23 N
  4. 3,3 x 10-24 N
  5. 4,8 x 10-24 N

PEMBAHASAN :
Diketahui:
q = 4 x 10-19 C
E = 1,2 x 105 N/C
Menentukan Gaya Coulumb jika diketahui q dan E menggunakan rumus:
F = qE
F = 4.10-19 x 1,2.105 = 4,8.10-14 N
Jawaban : A

Soal No.12 (SNMPTN 2010)

Empat buah muatan masing masing q2 = -2 µC, q2 = 1 µC, q3 = -1 µC dan q1 =1 µC terletak di sudut sudut suatu bujur sangkar berisi 0,2 m. Bila diketahui εo adalah termitivitas vakum maka potensial listrik dititik tengah bujur sangkar tersebut adalah

  1. Contoh soal listrik statis
  2. Contoh soal listrik statis
  3. Contoh soal listrik statis
  4. Contoh soal listrik statis
  5. 0 μV

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.13 (UN 2013)
Dua buah muatan listrik diletakkan terpisah seperti gambar. Titik C berada 20 cm di sebelah B. Jika k = 9.109 Nm2.C2 dan 1µC = 10-6 C maka kuat medan di titik C adalah…
Contoh soal listrik statis
  1. 1,275.108 N.C-1
  2. 1,350.108 N.C-1
  3. 1,425.108 N.C-1
  4. 1,550.108 N.C-1
  5. 1,675.108 N.C-1

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : C

Soal No.14 (SNMPTN 2010)
Dua buah muatan titik masing masing sebesar 10 µC dan 4µC terpisah sejauh 10 cm. kedua muatan tersebut berada di dalam medium yang memiliki permitivitas relatif sebesar 3. berapakah besar gaya yang bekerja pada kedua muatan tersebut?
  1. 10 N
  2. 12 N
  3. 36 N
  4. 72 N
  5. 100 N

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.15 (UN 2013)
Perhatikan gambar berikut ini!
Contoh soal listrik statis
Besar kuat medan listrik di titik A adalah…(k = 9 x 109 N m2 C-2).
  1. 9,0 x 107 N/C
  2. 7,5 x 107 N/C
  3. 6,0 x 107 N/C
  4. 7,2 x 107 N/C
  5. 5,4 x 107 N/C

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.16 (UM UGM 2008)
Muatan +Q coulomb ditempatkan di x=-1 m dan muatan -2Q coulomb di x = +1 m. Muatan uji q+ coulomb yang diletakkan di sumbu x akan mengalami gaya total nol bila ia diletakkan di x = …
Contoh soal listrik statis
  1. –(3+√8) m
  2. – 1/3 m
  3. 0 m
  4. 1/3 m
  5. 3√8 m

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis
Jawaban : A

Soal No.17 (UN 2013)
Perhatikan faktor-faktor berikut!
  1. Luas pelat
  2. Tebal pelat
  3. Jarak kedua pelat
  4. Konstanta dielektrik

Yang mempengaruhi besarnya kapasitas kapasitor keeping sejajar jika di beri muatan adalah…

  1. 1 dan 2 saja
  2. 3 dan 4 saja
  3. 1,2, dan 3
  4. 1,2 dan 4
  5. 1,3, dan 4

PEMBAHASAN :
Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya kapasitas kapasitor keeping sejajar jika di beri muatan dapat di lihat daripersamaan kapasitas kapasitor keeping sejajar jika di beri bahan dielektrik.

Contoh soal listrik statis
Keterangan:
k = konstanta dielektrik
A = luas pelat
d = jarak antar pelat
Sehingga faktor yang mempengaruhi adalah(1),(3), dan(4)
Jawaban : E

Soal No.18 (UN 2014)
Perhatikan rangkaian di bawah ini!
Contoh soal listrik statis
besar nya muatan pada kapasitor C5 adalah…
  1. 36 coulumb
  2. 24 coulumb
  3. 12 coulumb
  4. 6 coulumb
  5. 4 coulumb

PEMBAHASAN :
Menentukan muatan di C5 harus menentukan Qtotal dari Ctotal

Contoh soal listrik statis

Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.19 (UN 2013)
pada gambar di samping bila VAB = 6 volt maka nilai energi listrik pada gambar adalah…
Contoh soal listrik statis
  1. 2 joule
  2. 6 joule
  3. 9 joule
  4. 12 joule
  5. 18 joule

PEMBAHASAN :
lis56

Contoh soal listrik statis
Jawaban : D

Soal No.20 (UN 2013)
Perhatikan gambar kapasitas berikut.
Contoh soal listrik statis
Energi yang tersimpan dalam rangkaian listrik di atas adalah…
  1. 576 joule
  2. 288 joule
  3. 144 joule
  4. 72 joule
  5. 48 joule

PEMBAHASAN :
Contoh soal listrik statis

Contoh soal listrik statis
Jawaban : B

Soal No.21 (UN 2013)
Muatan listrik +q1 = 10 C; +q2 = 20 C dan q3 terpisah seperti pada gambar di udara
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Agar gaya Coulomb yangbekerja dimuatan q2 = nol, maka muatan q3 adalah…
  1. +2,5 C
  2. -2,5 C
  3. +25 C
  4. -25 C
  5. +4 C

PEMBAHASAN :
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Agar gaya Coulomb yang bekerja di muatan q2 = nol maka muatan q3 harus bermuatan positif
F32 = F12
Rangkuman, contoh soal listrik statis (k dan q2 dicoret kedua sisi)
q3 = ¼ q1 = ¼ x 10 C
q3 = +2,5 C
Jawaban : C

Soal No.22 (UN 2013)
Dalam satu ruang terdapat dua buah benda bermuatan listrik yang sama besar seperti ditunjukkan pada gambar…
  1. Rangkuman, contoh soal listrik statis
  2. Rangkuman, contoh soal listrik statis
  3. Rangkuman, contoh soal listrik statis
  4. Rangkuman, contoh soal listrik statis
  5. Rangkuman, contoh soal listrik statis

PEMBAHASAN :
Arah medan listrik akan keluar dari muatan positif dan akan masuk menuju muatan negatif.
Jawaban : D

Soal No.23 (UN 2004)
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Pada gambar di atas, dua buah muatan +Q dan -2Q terletak di udara dan terpisah pada jarak x. Letak titik yang mungkin kuat medan listriknya sama dengan nol adalah di titik…
  1. B
  2. C
  3. D
  4. E
  5. Tidak ada

PEMBAHASAN :
Suatu titik di sebelah kanan C memiliki muatan -2Q dan di sebelah kiri C memiliki muatan +Q, maka tidak mungkin titik C medan listriknya = 0 karena nilai muatannya tidak sama besar. Kemungkinan titik yang medan listriknya nol adalah B karena harus ada muatan lain yang diletakan di muatan yang lebih kecil yaitu +Q. Karena berbeda muatan maka letaknya tidak berada diantara kedua muatan tersebut.
Jawaban : A

Soal No.24 (UN 2014)
Sebuah bola konduktor berongga bermuatan Q berjari-jari R berada di udara. Nilai potensial listrik di dalam bola adalah…
  1. lebih kecil dari potensial di permukaan
  2. lebih kecil dari potensial di luar bola
  3. sama dengan di permukaan bola
  4. sama dengan nol
  5. sama dengan di luar bola

PEMBAHASAN :
Nilai potensial listrik di dalam bola akan sama dengan di permukaan bola
Jawaban : C

Soal No.25 (UN 2014)
Sebuah bola konduktor berongga bermuatan Q berjari-jari R berada di udara. Nilai potensial listrik di dalam bola adalah…
  1. Energi listrik bola tidak berubah
  2. Timbul arus listrik di permukaan bola
  3. Muatan listrik tersebar merata di seluruh bagian bola
  4. Potensial listrik di dalam bola harus sama dengan nol
  5. Medan listrik di dalam bola harus sama dengan bola

PEMBAHASAN :
Jika sebuah bola pejal diberi muatan maka muatan pada bola pejal tersebut akan merata ke seluruh bagian bola tersebut
Jawaban : C

Soal No.26 (SNMPTN 2011)
Sebuah elektroskop diberi muatan Q1. Kemudian diberi muatan Q2 sehingga kedua kaki elektroskop agak menguncup. Ini berarti…
  1. Q2 dan Q1 sejenis, besar Q2 kurang dari besar Q1
  2. Q2 dan Q1 berlawanan jenis, besar Q2 kurang dari besar Q1
  3. Q2 dan Q1 sejenis, besar Q2 lebih dari besar Q1
  4. Q2 dan Q1 berlawanan jenis, besar Q2 lebih besar dari Q1
  5. Q2 dan Q1 berlawanan jenis, besar Q2 sama dengan besar Q1

PEMBAHASAN :
Jika elektroskop agak menguncup menandakan terjadi gaya tarik menarik sehingga muatan Q1 dan Q2 berlawanan jenis karena saling tarik menarik. Besar Q1 dan Q2 sama karena penambahan Q1 tidak mengalami perubahan pada elektroskop, tetapi saat Q2 ditambahkan elektroskop agak menguncup.
Jawaban : E

Soal No.27 (SNMPTN 2009)
Kapasitor C1 = 1 μF, C2 = 2 μF, dan C3 = 3μF dihubungkan paralel dan diberi tegangan V volt. Pernyataan berikut yang benar adalah…
  1. Pada masing-masing kapasitor akan bekerja tegangan yang sama.
  2. Kapasitor C3 menyimpan energi listrik paling banyak
  3. Kapasitor C1 mempunyai muatan paling kecil
  4. Ketiga kapasitor mempunyai harga kapasitansi ekivalen 6 μF

PEMBAHASAN :

  1. Karena dihubungkan secara paralel maka beda potensial ketiga kapasitor akan sama yaitu V volt. (Benar)
  2. Hubungan energi listrik dengan kapasitas yaitu:
    W = ½ CV2
    W (energi listrik) berbanding lurus dengan C (kapasitas). Energi listrik yang paling banyak disimpan yang kapasitas kapasitornya yang paling besar yaitu C3 (Benar)
  3. Hubungan muatan dengan kapasitas yaitu:
    Q = CV
    Q (muatan) berbanding lurus dengan C (kapasitas). Muatan terkecil yaitu yang kapasitas kapasitornya yang paling kecil yaitu C1 (Benar)
  4. Karena disambung paralel, maka kapasitas penggantinya:
    Cp = C1 + C2 + C3 = 1 + 2 + 3 = 6μF (Benar)

Karena 1,2,3 dan 4 benar maka jawabannya adalah E

Jawaban : E

Soal No.28 (SNMPTN 2007)
Dua bola konduktor A dan B terpisah pada jarak yang cukup jauh . Pada awalnya bola A dimuati sebesar -3 x 10-6 C sedangkan bola B sebesar 3 x 10-6 C. Pada keadaan tersebut, ada gaya sebesar 18 N antara kedua bola konduktor. Keduanya kemudian ditarik dan dihubungkan oleh kawat penghantar sedemikian rupa sehingga jarak antara keduanya menjadi setengah jarak semula. Besar gaya antara kedua bola konduktor apabila kawat kemudian dilepas adalah…
  1. 0 N
  2. 3 N
  3. 6 N
  4. 12 N
  5. 18 N

PEMBAHASAN :
Jika dua bola konduktor bermuatan dihubungkan oleh kawat penghantar maka berlaku:
Q = QA + QB
Q = -3 x 10-6 C + 3 x 10-6 C = 0 (netral)
Apabila kawat dilepas maka nilai besar gaya antara kedua bola konduktor = 0 N
Jawaban : A

Soal No.29 (UMB UI 2008)
Dua buah bola identik yang masing-masing bermuatan q dan bermassa Rangkuman, contoh soal listrik statis gram digantung dengan tali ringan yang panjangnya sama ditempat yang sama. Karena sejenis maka keduanya akan tolak menolak sehingga terpisah pada jarak 1 m membentuk segitiga sama sisi. Besar muatan masing-masing (dalam mikro coulomb) adalah …
  1. 0,33
  2. 0,66
  3. 3,3
  4. 6,6
  5. 33,6

PEMBAHASAN :
Jika digambarkan sebagai berikut:
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Diketahui:
muatan masing-masing = q
jarak antar bola (r) = 1 m
massa masing-masing bola = Rangkuman, contoh soal listrik statis gram
Karena membentuk segitiga sama sisi maka sudut masing sisi = 60o, sehingga nilai θ = ½ x 60o = 30o
Menentukan muatan masing-masing melalui tan θ
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Jawaban : A

Soal No.30 (UMPTN 2002)
Partikel A dan B masing-masing bermuatan +8μC dan +18μC. Jika titik C yang terletak di antara partikel A dan B memiliki medan listrik = 0, sedangkan jarak C dan partikel A = 2 cm maka jarak A dengan B adalah…cm
  1. 3
  2. 4
  3. 5
  4. 7
  5. 9

PEMBAHASAN :
Jika digambarkan sebagai berikut:
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Diketahui medan listrik C = 0, maka
EA = EB
Rangkuman, contoh soal listrik statis (k dicoret)
Rangkuman, contoh soal listrik statis
x2 = 9
x = 3 cm
Maka jarak AB = 2 cm + 3 cm = 5 cm
Jawaban : C

Soal No.31 (UMPTN 1999)
Kuat medan listrik di suatu titik P yang ditimbulkan oleh sebuah muatan q di titik asal 0 adalah….
  1. arahnya menjauhi q bila q positif menuju ke q negatif
  2. berbanding langsung dengan q
  3. berbanding terbalik dengan kuadrat jarak OP
  4. arahnya sama dengan gaya Coulomb pada muatan q’ di P bila q positif, dan berlawanan dengan gaya Coulomb tersebut bila q negatif.

PEMBAHASAN :

  1. Medan listrik memiliki arah keluar dari muatan positif dan masuk menuju muatan negatif. (BENAR)
  2. Rumusan kuat medan listrik:
    kuat medan
    Keterangan:
    E = kuat medan listrik (N/C)
    q = muatan (C)
    r = jarak titik ke muatan (m)
    Jika kuat medan listrik (E) dihubungkan dengan muatan (q), maka dilihat dari rumus E dan q berbanding lurus atau berbanding langsung (BENAR)
  3. Dari rumusan no 2 medan listrik (E) berbanding terbalik dengan kuadrat jarak OP (r2) (BENAR)
  4. BENAR

Semua benar jawabannya adalah E
Jawaban : E

Soal No.32 (UMPTN 1996)
Kapasitor C1 dan C2 dipasang paralel masing-masing mempunyai kapasitas 2μF dan 4μF. Jika tegangan ujung-ujung kapasitor adalah 12 volt maka….
  1. kapasitas pengganti kedua kapasitor itu adalah 6μF
  2. muatan listrik C1 adalah 48μF
  3. energi yang tersimpan di C1 adalah 1,44 x 10-4 J
  4. energi yang tersimpan di C2 adalah 5,76 x 10-4 J

PEMBAHASAN :

  1. Karena dipasang secara paralel, maka kapasitas penggantinya
    Cp = C1 + C2 = 2 + 4 = 6μF (BENAR)
  2. Menentukan muatan pada C1
    Q1 = C1 V = 2μF. 12 volt = 24μC (SALAH)
  3. Menentukan energi yang tersimpan di C1
    W = ½C1V2 = ½. 2 x 10-6 F. 122 = 1,44 x 10-6 J (BENAR)
  4. Menentukan energi yang tersimpan di C2
    W = ½C2V2 = ½. 4 x 10-6 F. 122 = 2,88 x 10-6 J (SALAH)

Karena hanya 1 dan 3 yang benar jawabannya adalah B
Jawaban : B

Soal No.33 
Diketahui terdapat tiga buah titik bermuatan masing-masing 3a, Q, dan 5a. Terletak pada sumbu x masing-masing 0, ½ I, dan I. Jika gaya Coulomb pada Q sama dengan nol, maka Q sama dengan … (k = 9 x 109 Nm2 / C2 )

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Muatan listrik 1 = 3a
Muatan listrik 2 = Q
Muatan listrik 3 = 5a
k = 9 x 109 Nm2 / C2
Letak di sumbu x → 0, ½ I, dan 2I

Besar muatan Q agar gaya Coulomb pada Q sama dengan nol  sebagai berikut:

Muatan Q terletak di antara 3a dan 5a → F1 ke kanan

Muatan Q terletak di antara Q dan 5a → F2 ke kiri, maka Q bernilai negatif

F1 = F2

15a2 = – Q . 20a
15a = – Q . 20

Jawaban : B

Soal No.34 
Sebuah persegi ABCD masing-masing titik diletakkan partikel bermuatan listrik, yaitu titik A dan C bermuatan +Q. Jika kuat medan listrik di titik D = 0, maka muatan listrik pada titik B adalah …
  1. -Q
  2. 2Q
  3. 2Q
  4. -2Q
  5. -2

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Muatan listrik A (QA) = +Q
Muatan listrik C (QC) = +Q
Medan Listrik D (ED) = 0

Maka muatan listrik di titik D sebagai berikut:
BD2 = AB2 + AD2
= r2 + r2
= 2r2

Jawaban : D

Soal No.35 
Sebuah papan yang terbuat dari logam memiliki panjang 20 cm dan lebar 15 cm dengan kuat medan listrik 100 N/C searah bidang. Maka jumlah garis medan listrik yang menembus bidang adalah …
  1. 1,5 weber
  2. 2,2 weber
  3. 3 weber
  4. 1 weber
  5. 0

PEMBAHASAN :
Diketahui:
p = 20 cm = 20 x 10-2 m
l = 15 cm = 15 x 10-2 m
E = 100 N/C

Menghitung luas permukaan papan logam sebagai berikut:
A = p x l = (20 x 10-2 m) . (15 x 10-2 m)
= 300 x 10-4 m2
= 3 x 10-2 m2

Maka jumlah garis medan listrik yang menembus bidang sebagai berikut:
Φ = E . A . cos α
= 100 N/C . 3 x 10-2 m2 . cos 900
= 3 . 0
= 0
Jawaban : E

Soal No.36 
Terdapat dua benda bermuatan listrik masing-masing +Q1 dan +Q2 , jarak keduanya 8 cm. Jika kuat medan listrik pada suatu titik yang berjarak 3 cm dari +Q1 adalah nol. Maka perbandingan antara +Q1 dan +Q2 adalah …

  1. 9 : 25
  2. 2 : 7
  3. 8 : 15
  4. 4 : 3
  5. 5 : 12

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Dua buah muatan = +Q1 dan +Q2
Jarak muatan = r = 8 cm = 8 x 10-2 m
Jarak dari +Q1 = r1 = 3 cm = 3 x 10-2 cm
r2 = 8 cm – 3 cm = 5 cm → 5 x 10-2 m

Berlaku perbandingan muatan titik +Q1 dan +Q2 sebagai berikut:
E1 = E2

+Q1 . r22 = +Q2 . r12
+Q1 . 52 = +Q2 . 32
+Q1 . 25 = +Q2 . 9

Maka perbandingan +Q1 dan +Q2 = 9 : 25
Jawaban : A

Soal No.37 
Sebuah benda memiliki massa 20 gram dan bermuatan 0,6 μF tergantung ditali yang massanya diabaikan. Kemudian pada sebelah kanan benda diletakkan benda bermuatan -0,2 μF dengan jarak 12 cm, sehingga menyebabkan benda tertarik. Berapakah tegangan tali tersebut …(k = 9 x 109 Nm2 / C2 dan g = 10 m/s2 )

  1. 100 N
  2. 8,1 N
  3. 9 N
  4. 10 N
  5. 7,5 N

PEMBAHASAN :
Diketahui:
m = 20 gr = 20 x 10-3 kg
q1 = 0,6 μF
q2 = – 0,2 μF
r = 12 cm = 12 x 10-3 m
k = 9 x 109 Nm2
g = 10 m/s2

Menghitung gaya Coulomb yang bekerja, sebagai berikut:

Menghitung berat benda yang digantung sebagai berikut:
W = m . g
= 20 x 10-3 kg . 10 m/s2
= 20 x 10-2 N
= 0,2 N

Maka tegangan tali dapat dihitung sebagai berikut:

Jawaban : E

Soal No.38
Fenomena alam yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari terkait dengan listrik statis adalah …
  1. Terjadinya petir pada saat hujan
  2. Penggaris yang dapat menarik kertas
  3. Bulu tangan terasa ditarik pakaian yang baru disetrika
  4. Bunyi gemerisik ketika menyisir rambut dengan sisir plastik
  5. Suara letupan pada ranting kayu yang terbakar

PEMBAHASAN :
Petir merupakan gejala alam yang berbahaya dari listrik statis, yang sering terjadi dalam  kehidupan sehari-hari. Petir terjadi karena adanya perpindahan elektron, pada saat langit dalam keadaan kelebihan elektron, maka petir akan muncul mengarah ke daerah yang elektronnya lebih sedikit.
Jawaban : A

Soal No.39
Daerah di sekitar partikel bermuatan listrik yang dipengaruhi gaya listrik disebut …
  1. Muatan sumber
  2. Kapasitor
  3. Medan listrik
  4. Muatan uji
  5. Potensial listrik

PEMBAHASAN :
Istilah-istilah pada listrik statis diantaranya:

  1. Muatan sumber: benda bermuatan yang menghasilkan medan listrik.
  2. Kapasitor: salah satu peralatan listrik yang digunakan untuk menyimpan energi dalam waktu singkat untuk dibebaskan dengan cepat.
  3. Medan listrik: daerah di sekitar partikel bermuatan listrik yang masih dipengaruhi gaya listrik (Gaya Coulomb), muatan tersebut dapat memancarkan medan listrik.
  4. Muatan uji: muatan lain yang diletakkan dalam pengaruh medan listrik muatan sumber.
  5. Potensial listrik: usaha per satuan muatan yang dibutuhkan untuk memindahkan satu muatan dari satu titik ke titik lainnya.

Jawaban : C

Soal No.40
Sebuah titik terletak dalam medan listrik, dengan kuat medan listrik di titik tersebut adalah 0,5 N/C . Apabila di titik tersebut diletakkan benda bermuatan listrik 0,28 C, maka gaya Coulomb yang bekerja pada benda tersebut adalah …
  1. 0,17 N
  2. 0,14 N
  3. 0,04 N
  4. 1,4 N
  5. 2,8 N

PEMBAHASAN :
Diketahui:
q = 0,28 C
E = 0,5 N/C
Maka gaya Coulomb yang bekerja pada benda tersebut dapat dihitung sebagai berikut:
F = q . E
F = 0,28 C . 0,5 N/C
F = 0,14 N

Jawaban : B

Soal No.11 (UN 2000)
Bila sebuah partikel bermuatan 4 x 10-19 C ditempatkan dalam medan listrik homogen yang kuat medannya 1,2 x 105 N/C maka partikel tersebut akan mengalami gaya sebesar…
  1. 4,8 x 10-14 N
  2. 5,2 x 10-14 N
  3. 3,0 x 10-23 N
  4. 3,3 x 10-24 N
  5. 4,8 x 10-24 N

PEMBAHASAN :
Diketahui:
q = 4 x 10-19 C
E = 1,2 x 105 N/C
Menentukan Gaya Coulumb jika diketahui q dan E menggunakan rumus:
F = qE
F = 4.10-19 x 1,2.105 = 4,8.10-14 N
Jawaban : A

Soal No.12 (SNMPTN 2010)

Empat buah muatan masing masing q2 = -2 µC, q2 = 1 µC, q3 = -1 µC dan q1 =1 µC terletak di sudut sudut suatu bujur sangkar berisi 0,2 m. Bila diketahui εo adalah termitivitas vakum maka potensial listrik dititik tengah bujur sangkar tersebut adalah

  1. 0 μV

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.13 (UN 2013)
Dua buah muatan listrik diletakkan terpisah seperti gambar. Titik C berada 20 cm di sebelah B. Jika k = 9.109 Nm2.C2 dan 1µC = 10-6 C maka kuat medan di titik C adalah…
  1. 1,275.108 N.C-1
  2. 1,350.108 N.C-1
  3. 1,425.108 N.C-1
  4. 1,550.108 N.C-1
  5. 1,675.108 N.C-1

PEMBAHASAN :

Jawaban : C

Soal No.14 (SNMPTN 2010)
Dua buah muatan titik masing masing sebesar 10 µC dan 4µC terpisah sejauh 10 cm. kedua muatan tersebut berada di dalam medium yang memiliki permitivitas relatif sebesar 3. berapakah besar gaya yang bekerja pada kedua muatan tersebut?
  1. 10 N
  2. 12 N
  3. 36 N
  4. 72 N
  5. 100 N

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.15 (UN 2013)
Perhatikan gambar berikut ini!
Besar kuat medan listrik di titik A adalah…(k = 9 x 109 N m2 C-2).
  1. 9,0 x 107 N/C
  2. 7,5 x 107 N/C
  3. 6,0 x 107 N/C
  4. 7,2 x 107 N/C
  5. 5,4 x 107 N/C

PEMBAHASAN :

Jawaban : B

Soal No.16 (UM UGM 2008)
Muatan +Q coulomb ditempatkan di x=-1 m dan muatan -2Q coulomb di x = +1 m. Muatan uji q+ coulomb yang diletakkan di sumbu x akan mengalami gaya total nol bila ia diletakkan di x = …
  1. –(3+√8) m
  2. – 1/3 m
  3. 0 m
  4. 1/3 m
  5. 3√8 m

PEMBAHASAN :

Jawaban : A

Soal No.17 (UN 2013)
Perhatikan faktor-faktor berikut!
  1. Luas pelat
  2. Tebal pelat
  3. Jarak kedua pelat
  4. Konstanta dielektrik

Yang mempengaruhi besarnya kapasitas kapasitor keeping sejajar jika di beri muatan adalah…

  1. 1 dan 2 saja
  2. 3 dan 4 saja
  3. 1,2, dan 3
  4. 1,2 dan 4
  5. 1,3, dan 4

PEMBAHASAN :
Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya kapasitas kapasitor keeping sejajar jika di beri muatan dapat di lihat daripersamaan kapasitas kapasitor keeping sejajar jika di beri bahan dielektrik.


Keterangan:
k = konstanta dielektrik
A = luas pelat
d = jarak antar pelat
Sehingga faktor yang mempengaruhi adalah(1),(3), dan(4)
Jawaban : E

Soal No.18 (UN 2014)
Perhatikan rangkaian di bawah ini!
besar nya muatan pada kapasitor C5 adalah…
  1. 36 coulumb
  2. 24 coulumb
  3. 12 coulumb
  4. 6 coulumb
  5. 4 coulumb

PEMBAHASAN :
Menentukan muatan di C5 harus menentukan Qtotal dari Ctotal


Jawaban : B

Soal No.19 (UN 2013)
pada gambar di samping bila VAB = 6 volt maka nilai energi listrik pada gambar adalah…
  1. 2 joule
  2. 6 joule
  3. 9 joule
  4. 12 joule
  5. 18 joule

PEMBAHASAN :
lis56


Jawaban : D

Soal No.20 (UN 2013)
Perhatikan gambar kapasitas berikut.
Energi yang tersimpan dalam rangkaian listrik di atas adalah…
  1. 576 joule
  2. 288 joule
  3. 144 joule
  4. 72 joule
  5. 48 joule

PEMBAHASAN :


Jawaban : B

Soal No.21 (UN 2013)
Muatan listrik +q1 = 10 C; +q2 = 20 C dan q3 terpisah seperti pada gambar di udara
Rangkuman, contoh soal listrik statis
Agar gaya Coulomb yangbekerja dimuatan q2 = nol, maka muatan q3 adalah…
  1. +2,5 C
  2. -2,5 C
  3. +25 C
  4. -25 C
  5. +4 C

PEMBAHASAN :

Agar gaya Coulomb yang bekerja di muatan q2 = nol maka muatan q3 harus bermuatan positif
F32 = F12
(k dan q2 dicoret kedua sisi)
q3 = ¼ q1 = ¼ x 10 C
q3 = +2,5 C
Jawaban : C

Soal No.22 (UN 2013)
Dalam satu ruang terdapat dua buah benda bermuatan listrik yang sama besar seperti ditunjukkan pada gambar…

PEMBAHASAN :
Arah medan listrik akan keluar dari muatan positif dan akan masuk menuju muatan negatif.
Jawaban : D

Soal No.23 (UN 2004)
Pada gambar di atas, dua buah muatan +Q dan -2Q terletak di udara dan terpisah pada jarak x. Letak titik yang mungkin kuat medan listriknya sama dengan nol adalah di titik…
  1. B
  2. C
  3. D
  4. E
  5. Tidak ada

PEMBAHASAN :
Suatu titik di sebelah kanan C memiliki muatan -2Q dan di sebelah kiri C memiliki muatan +Q, maka tidak mungkin titik C medan listriknya = 0 karena nilai muatannya tidak sama besar. Kemungkinan titik yang medan listriknya nol adalah B karena harus ada muatan lain yang diletakan di muatan yang lebih kecil yaitu +Q. Karena berbeda muatan maka letaknya tidak berada diantara kedua muatan tersebut.
Jawaban : A

Soal No.24 (UN 2014)
Sebuah bola konduktor berongga bermuatan Q berjari-jari R berada di udara. Nilai potensial listrik di dalam bola adalah…
  1. lebih kecil dari potensial di permukaan
  2. lebih kecil dari potensial di luar bola
  3. sama dengan di permukaan bola
  4. sama dengan nol
  5. sama dengan di luar bola

PEMBAHASAN :
Nilai potensial listrik di dalam bola akan sama dengan di permukaan bola
Jawaban : C

Soal No.25 (UN 2014)
Sebuah bola konduktor berongga bermuatan Q berjari-jari R berada di udara. Nilai potensial listrik di dalam bola adalah…
  1. Energi listrik bola tidak berubah
  2. Timbul arus listrik di permukaan bola
  3. Muatan listrik tersebar merata di seluruh bagian bola
  4. Potensial listrik di dalam bola harus sama dengan nol
  5. Medan listrik di dalam bola harus sama dengan bola

PEMBAHASAN :
Jika sebuah bola pejal diberi muatan maka muatan pada bola pejal tersebut akan merata ke seluruh bagian bola tersebut
Jawaban : C

Soal No.26 (SNMPTN 2011)
Sebuah elektroskop diberi muatan Q1. Kemudian diberi muatan Q2 sehingga kedua kaki elektroskop agak menguncup. Ini berarti…
  1. Q2 dan Q1 sejenis, besar Q2 kurang dari besar Q1
  2. Q2 dan Q1 berlawanan jenis, besar Q2 kurang dari besar Q1
  3. Q2 dan Q1 sejenis, besar Q2 lebih dari besar Q1
  4. Q2 dan Q1 berlawanan jenis, besar Q2 lebih besar dari Q1
  5. Q2 dan Q1 berlawanan jenis, besar Q2 sama dengan besar Q1

PEMBAHASAN :
Jika elektroskop agak menguncup menandakan terjadi gaya tarik menarik sehingga muatan Q1 dan Q2 berlawanan jenis karena saling tarik menarik. Besar Q1 dan Q2 sama karena penambahan Q1 tidak mengalami perubahan pada elektroskop, tetapi saat Q2 ditambahkan elektroskop agak menguncup.
Jawaban : E

Soal No.27 (SNMPTN 2009)
Kapasitor C1 = 1 μF, C2 = 2 μF, dan C3 = 3μF dihubungkan paralel dan diberi tegangan V volt. Pernyataan berikut yang benar adalah…
  1. Pada masing-masing kapasitor akan bekerja tegangan yang sama.
  2. Kapasitor C3 menyimpan energi listrik paling banyak
  3. Kapasitor C1 mempunyai muatan paling kecil
  4. Ketiga kapasitor mempunyai harga kapasitansi ekivalen 6 μF

PEMBAHASAN :

  1. Karena dihubungkan secara paralel maka beda potensial ketiga kapasitor akan sama yaitu V volt. (Benar)
  2. Hubungan energi listrik dengan kapasitas yaitu:
    W = ½ CV2
    W (energi listrik) berbanding lurus dengan C (kapasitas). Energi listrik yang paling banyak disimpan yang kapasitas kapasitornya yang paling besar yaitu C3 (Benar)
  3. Hubungan muatan dengan kapasitas yaitu:
    Q = CV
    Q (muatan) berbanding lurus dengan C (kapasitas). Muatan terkecil yaitu yang kapasitas kapasitornya yang paling kecil yaitu C1 (Benar)
  4. Karena disambung paralel, maka kapasitas penggantinya:
    Cp = C1 + C2 + C3 = 1 + 2 + 3 = 6μF (Benar)

Karena 1,2,3 dan 4 benar maka jawabannya adalah E

Jawaban : E

Soal No.28 (SNMPTN 2007)
Dua bola konduktor A dan B terpisah pada jarak yang cukup jauh . Pada awalnya bola A dimuati sebesar -3 x 10-6 C sedangkan bola B sebesar 3 x 10-6 C. Pada keadaan tersebut, ada gaya sebesar 18 N antara kedua bola konduktor. Keduanya kemudian ditarik dan dihubungkan oleh kawat penghantar sedemikian rupa sehingga jarak antara keduanya menjadi setengah jarak semula. Besar gaya antara kedua bola konduktor apabila kawat kemudian dilepas adalah…
  1. 0 N
  2. 3 N
  3. 6 N
  4. 12 N
  5. 18 N

PEMBAHASAN :
Jika dua bola konduktor bermuatan dihubungkan oleh kawat penghantar maka berlaku:
Q = QA + QB
Q = -3 x 10-6 C + 3 x 10-6 C = 0 (netral)
Apabila kawat dilepas maka nilai besar gaya antara kedua bola konduktor = 0 N
Jawaban : A

Soal No.29 (UMB UI 2008)
Dua buah bola identik yang masing-masing bermuatan q dan bermassa gram digantung dengan tali ringan yang panjangnya sama ditempat yang sama. Karena sejenis maka keduanya akan tolak menolak sehingga terpisah pada jarak 1 m membentuk segitiga sama sisi. Besar muatan masing-masing (dalam mikro coulomb) adalah …
  1. 0,33
  2. 0,66
  3. 3,3
  4. 6,6
  5. 33,6

PEMBAHASAN :
Jika digambarkan sebagai berikut:

Diketahui:
muatan masing-masing = q
jarak antar bola (r) = 1 m
massa masing-masing bola = gram
Karena membentuk segitiga sama sisi maka sudut masing sisi = 60o, sehingga nilai θ = ½ x 60o = 30o
Menentukan muatan masing-masing melalui tan θ





Jawaban : A

Soal No.30 (UMPTN 2002)
Partikel A dan B masing-masing bermuatan +8μC dan +18μC. Jika titik C yang terletak di antara partikel A dan B memiliki medan listrik = 0, sedangkan jarak C dan partikel A = 2 cm maka jarak A dengan B adalah…cm
  1. 3
  2. 4
  3. 5
  4. 7
  5. 9

PEMBAHASAN :
Jika digambarkan sebagai berikut:

Diketahui medan listrik C = 0, maka
EA = EB
(k dicoret)

x2 = 9
x = 3 cm
Maka jarak AB = 2 cm + 3 cm = 5 cm
Jawaban : C

Soal No.31 (UMPTN 1999)
Kuat medan listrik di suatu titik P yang ditimbulkan oleh sebuah muatan q di titik asal 0 adalah….
  1. arahnya menjauhi q bila q positif menuju ke q negatif
  2. berbanding langsung dengan q
  3. berbanding terbalik dengan kuadrat jarak OP
  4. arahnya sama dengan gaya Coulomb pada muatan q’ di P bila q positif, dan berlawanan dengan gaya Coulomb tersebut bila q negatif.

PEMBAHASAN :

  1. Medan listrik memiliki arah keluar dari muatan positif dan masuk menuju muatan negatif. (BENAR)
  2. Rumusan kuat medan listrik:

    Keterangan:
    E = kuat medan listrik (N/C)
    q = muatan (C)
    r = jarak titik ke muatan (m)
    Jika kuat medan listrik (E) dihubungkan dengan muatan (q), maka dilihat dari rumus E dan q berbanding lurus atau berbanding langsung (BENAR)
  3. Dari rumusan no 2 medan listrik (E) berbanding terbalik dengan kuadrat jarak OP (r2) (BENAR)
  4. BENAR

Semua benar jawabannya adalah E
Jawaban : E

Soal No.32 (UMPTN 1996)
Kapasitor C1 dan C2 dipasang paralel masing-masing mempunyai kapasitas 2μF dan 4μF. Jika tegangan ujung-ujung kapasitor adalah 12 volt maka….
  1. kapasitas pengganti kedua kapasitor itu adalah 6μF
  2. muatan listrik C1 adalah 48μF
  3. energi yang tersimpan di C1 adalah 1,44 x 10-4 J
  4. energi yang tersimpan di C2 adalah 5,76 x 10-4 J

PEMBAHASAN :

  1. Karena dipasang secara paralel, maka kapasitas penggantinya
    Cp = C1 + C2 = 2 + 4 = 6μF (BENAR)
  2. Menentukan muatan pada C1
    Q1 = C1 V = 2μF. 12 volt = 24μC (SALAH)
  3. Menentukan energi yang tersimpan di C1
    W = ½C1V2 = ½. 2 x 10-6 F. 122 = 1,44 x 10-6 J (BENAR)
  4. Menentukan energi yang tersimpan di C2
    W = ½C2V2 = ½. 4 x 10-6 F. 122 = 2,88 x 10-6 J (SALAH)

Karena hanya 1 dan 3 yang benar jawabannya adalah B
Jawaban : B

Soal No.33 
Diketahui terdapat tiga buah titik bermuatan masing-masing 3a, Q, dan 5a. Terletak pada sumbu x masing-masing 0, ½ I, dan I. Jika gaya Coulomb pada Q sama dengan nol, maka Q sama dengan … (k = 9 x 109 Nm2 / C2 )

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Muatan listrik 1 = 3a
Muatan listrik 2 = Q
Muatan listrik 3 = 5a
k = 9 x 109 Nm2 / C2
Letak di sumbu x → 0, ½ I, dan 2I

Besar muatan Q agar gaya Coulomb pada Q sama dengan nol  sebagai berikut:

Muatan Q terletak di antara 3a dan 5a → F1 ke kanan

Muatan Q terletak di antara Q dan 5a → F2 ke kiri, maka Q bernilai negatif

F1 = F2

15a2 = – Q . 20a
15a = – Q . 20

Jawaban : B

Soal No.34 
Sebuah persegi ABCD masing-masing titik diletakkan partikel bermuatan listrik, yaitu titik A dan C bermuatan +Q. Jika kuat medan listrik di titik D = 0, maka muatan listrik pada titik B adalah …
  1. -Q
  2. 2Q
  3. 2Q
  4. -2Q
  5. -2

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Muatan listrik A (QA) = +Q
Muatan listrik C (QC) = +Q
Medan Listrik D (ED) = 0

Maka muatan listrik di titik D sebagai berikut:
BD2 = AB2 + AD2
= r2 + r2
= 2r2

Jawaban : D

Soal No.35 
Sebuah papan yang terbuat dari logam memiliki panjang 20 cm dan lebar 15 cm dengan kuat medan listrik 100 N/C searah bidang. Maka jumlah garis medan listrik yang menembus bidang adalah …
  1. 1,5 weber
  2. 2,2 weber
  3. 3 weber
  4. 1 weber
  5. 0

PEMBAHASAN :
Diketahui:
p = 20 cm = 20 x 10-2 m
l = 15 cm = 15 x 10-2 m
E = 100 N/C

Menghitung luas permukaan papan logam sebagai berikut:
A = p x l = (20 x 10-2 m) . (15 x 10-2 m)
= 300 x 10-4 m2
= 3 x 10-2 m2

Maka jumlah garis medan listrik yang menembus bidang sebagai berikut:
Φ = E . A . cos α
= 100 N/C . 3 x 10-2 m2 . cos 900
= 3 . 0
= 0
Jawaban : E

Soal No.36 
Terdapat dua benda bermuatan listrik masing-masing +Q1 dan +Q2 , jarak keduanya 8 cm. Jika kuat medan listrik pada suatu titik yang berjarak 3 cm dari +Q1 adalah nol. Maka perbandingan antara +Q1 dan +Q2 adalah …

  1. 9 : 25
  2. 2 : 7
  3. 8 : 15
  4. 4 : 3
  5. 5 : 12

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Dua buah muatan = +Q1 dan +Q2
Jarak muatan = r = 8 cm = 8 x 10-2 m
Jarak dari +Q1 = r1 = 3 cm = 3 x 10-2 cm
r2 = 8 cm – 3 cm = 5 cm → 5 x 10-2 m

Berlaku perbandingan muatan titik +Q1 dan +Q2 sebagai berikut:
E1 = E2

+Q1 . r22 = +Q2 . r12
+Q1 . 52 = +Q2 . 32
+Q1 . 25 = +Q2 . 9

Maka perbandingan +Q1 dan +Q2 = 9 : 25
Jawaban : A

Soal No.37 
Sebuah benda memiliki massa 20 gram dan bermuatan 0,6 μF tergantung ditali yang massanya diabaikan. Kemudian pada sebelah kanan benda diletakkan benda bermuatan -0,2 μF dengan jarak 12 cm, sehingga menyebabkan benda tertarik. Berapakah tegangan tali tersebut …(k = 9 x 109 Nm2 / C2 dan g = 10 m/s2 )

  1. 100 N
  2. 8,1 N
  3. 9 N
  4. 10 N
  5. 7,5 N

PEMBAHASAN :
Diketahui:
m = 20 gr = 20 x 10-3 kg
q1 = 0,6 μF
q2 = – 0,2 μF
r = 12 cm = 12 x 10-3 m
k = 9 x 109 Nm2
g = 10 m/s2

Menghitung gaya Coulomb yang bekerja, sebagai berikut:

Menghitung berat benda yang digantung sebagai berikut:
W = m . g
= 20 x 10-3 kg . 10 m/s2
= 20 x 10-2 N
= 0,2 N

Maka tegangan tali dapat dihitung sebagai berikut:

Jawaban : E

Soal No.38
Fenomena alam yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari terkait dengan listrik statis adalah …
  1. Terjadinya petir pada saat hujan
  2. Penggaris yang dapat menarik kertas
  3. Bulu tangan terasa ditarik pakaian yang baru disetrika
  4. Bunyi gemerisik ketika menyisir rambut dengan sisir plastik
  5. Suara letupan pada ranting kayu yang terbakar

PEMBAHASAN :
Petir merupakan gejala alam yang berbahaya dari listrik statis, yang sering terjadi dalam  kehidupan sehari-hari. Petir terjadi karena adanya perpindahan elektron, pada saat langit dalam keadaan kelebihan elektron, maka petir akan muncul mengarah ke daerah yang elektronnya lebih sedikit.
Jawaban : A

Soal No.39
Daerah di sekitar partikel bermuatan listrik yang dipengaruhi gaya listrik disebut …
  1. Muatan sumber
  2. Kapasitor
  3. Medan listrik
  4. Muatan uji
  5. Potensial listrik

PEMBAHASAN :
Istilah-istilah pada listrik statis diantaranya:

  1. Muatan sumber: benda bermuatan yang menghasilkan medan listrik.
  2. Kapasitor: salah satu peralatan listrik yang digunakan untuk menyimpan energi dalam waktu singkat untuk dibebaskan dengan cepat.
  3. Medan listrik: daerah di sekitar partikel bermuatan listrik yang masih dipengaruhi gaya listrik (Gaya Coulomb), muatan tersebut dapat memancarkan medan listrik.
  4. Muatan uji: muatan lain yang diletakkan dalam pengaruh medan listrik muatan sumber.
  5. Potensial listrik: usaha per satuan muatan yang dibutuhkan untuk memindahkan satu muatan dari satu titik ke titik lainnya.

Jawaban : C

Soal No.40
Sebuah titik terletak dalam medan listrik, dengan kuat medan listrik di titik tersebut adalah 0,5 N/C . Apabila di titik tersebut diletakkan benda bermuatan listrik 0,28 C, maka gaya Coulomb yang bekerja pada benda tersebut adalah …
  1. 0,17 N
  2. 0,14 N
  3. 0,04 N
  4. 1,4 N
  5. 2,8 N

PEMBAHASAN :
Diketahui:
q = 0,28 C
E = 0,5 N/C
Maka gaya Coulomb yang bekerja pada benda tersebut dapat dihitung sebagai berikut:
F = q . E
F = 0,28 C . 0,5 N/C
F = 0,14 N

Jawaban : B

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You cannot copy content of this page