Rangkuman, 20 Contoh Soal Laju Reaksi Pembahasan & Jawaban

Kali ini kita akan bahas bab laju reaksi yang membahas kecepatan suatu reaksi. Reaksi itu ada yang cepat ada juga yang lambat, apa pengertian laju reaksi dan apa faktor yang mempengaruhi laju reaksinya akan kita bahas disini. Untuk memahami bab ini kita kasih rangkuman materi dan contoh soal laju reaksi untuk kamu kelas 11. Selamat belajar

Rangkuman Materi Laju Reaksi Kelas 11

Pengertian Laju Reaksi

Menunjukkan perubahan konsentrasi zat yang terlibat dalam reaksi setiap satuan waktu.

pA + qB                                         →                rC + sD

Pereaksi                                                          Hasil reaksi

(Konsentrasi berkurang)                  (Konsentrasi bertambah)


Rumusan laju reaksi

  • Untuk pereaksi:

    Tanda (-) berarti berkurang

  • Untuk produk:

Tanda (+) berarti bertambah

Hubungan Laju Reaksi dan Koefisien Reaksi

Laju reaksi suatu zat berbanding lurus dengan perbandingan koefisien reaksi zat tersebut

pA + qB → rC + sD

vA : vB : vC : vD = p : q : r : s

Persamaan Laju Reaksi

Menunjukan hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi pereaksi yang terlibat dalam reaksi. Hanya dapat ditentukan dari data hasil percobaan. Jika diketahui persamaan reaksi:

pA + qB → rC + sD

maka persamaan laju reaksinya:

v = k [A]x [B]y

v = laju reaksi ; k = konstanta laju reaksi

[A] = konsntrasi zat A (M) ; [B] = konsentrasi zat B (M)

x = orde reaksi zat A ; y = orde reaksi zat B

x+y = orde total reaksi.

Orde reaksi

Merupakan bilangan pangkat konsentrasi menunjukan tingkat reaksi, dapat berupa bilangan bulat positif, nol, atau bilangan pecahan.contoh:
  • Reaksi Orde nol (v = k [A]0)

    orde nol

  • Reaksi Orde satu (v = k [A])

    orde 1

  • Reaksi Orde dua (v = k [A] [B] atau v = k [A]2)
    orde dua

Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

Konsentrasi pereaksi

Semakin besar konsentrasi pereaksi, semakin cepat reaksi berlangsung/laju reaksi semakin besar. Karena semakin banyak zat yang bertumbukan.

Suhu

Semakin besar suhu reaksi, semakin cepat reaksi berlangsung/laju reaksi semakin besar. Karena energi kinetik zat yang bereaksi akan semakin besar untuk bertumbukan

Luas permukaan

Luas permukaan adalah besarnya permukaan yang dapat disentuh ketika bereaksi. Semakin besar luas permukaan, semakin cepat reaksi berlangsung/laju reaksi semakin besar.

Katalis

Katalis adalah zat yang ditambahkan untuk mempercepat reaksi dengan jalan mencari tahap dengan energi aktifasi yang lebih rendah. Katalis tidak ikut bereaksi karena di produk akan terbentuk kembali. Jenis katalis ada yang homogen ( wujud katalis dengan pereaksi sama) ada yang heterogen (wujud katalis dengan pereaksi berbeda).

katalis

Hubungan Kenaikan Suhu Terhadap Laju Reaksi

hubungan kecepatan dengan suhu

atau

hubungan waktu dengan suhu

Va = laju reaksi pada suhu akhir (M/s)

Vo = laju reaksi pada suhu awal (M/s)

Ta = suhu akhir (oC)

To = suhu awal (oC)

Dv = kenaikan laju reaksi

DT = kenaikan suhu

ta = lama reaksi pada suhu akhir (s)

to = lama reaksi pada suhu akhir (s)

Teori tumbukan

  • Agar dapat bereaksi partikel-partikel peraksi harus saling bertumbukan yang dipengaruhi oleh arah tumbukan dan frekuensi tumbukan .
  • Energi aktifasi (Ea) adalah energi kinetik minimum yang harus dimiliki oleh partikel pereaksi agar dapat bereaksi membentuk kompleks teraktivasi.

Contoh Soal Laju Reaksi Pembahasan & Jawaban

Soal No.1
Apa yang di maksud dengan laju reaksi dan satuan dari laju reaksi ?

PEMBAHASAN :
Laju reaksi dinyatakan sebagai berkurangnya jumlah pereaksi untuk setiap satuan waktu atau bertambahnya jumlah hasil reaksi untuk setiap satuan waktu. Satuannya dinyatakan sebagai mol dm-3 det-1 atau mol/liter detik

Soal No.2
Apabila anda diminta untuk mengukur laju reaksi terhadap reaksi :
Zn(s) + 2HCI(aq) → ZnCI2 (aq) + H2(g)
Bagaimanakah rancangan percobaan yang akan Anda buat terkait dengan :
a. Zat yang akan diukur konsentrasinya.
b. Cara pengukurnya.
c. Alat yang digunakan.
d. Cara kerjanya.

PEMBAHASAN :
a. Zat yang akan diukur konsentrasinya yaitu gas H2
b. Cara mengukurnya dengan menghitung volume H2 yang dihasilkan per satuan waktu
c. alat yang digunakan untuk mengukur volume H2 yaitu silinder ukur yang dicelupkan ke dalam gelas kimia berisi air
d. Gas yang dihasilkan yaitu gas H2 akan mengisi ruang di silinder ukur yang berisi air yang kemudian menyebabkan adanya ruang kosong yang diukur volumenya.

Soal No.3
Ke dalam ruangan yang volumenya 10 liter direaksikan 0,1 mol gas N2 dan 0,1 mol gas H2 dengan persamaan reaksi:
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
Setelah reaksi berlangsung selama 5 detik, ternyata masih tersisa 0,08 mol gas N2.
Tentukan laju reaksi sesaat berdasarkan:
a.Gas nitrogen yang bereaksi (v N2).
b.Gas hidrogen yang bereaksi (v H2).
c. Gas NH3 yang terbentuk (v NH2).
PEMBAHASAN :
Persamaan reaksi:
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)

m 0,1 0,1 –
r 0,02 0,06 – 0,04 +
s 0,08 0,04 0,04

a.
b.
c.

Soal No.4
Penentuan laju reaksi: 2A(g) + 3B2(g) → 2AB3(g), dilakukan dengan mengukur perubahan konsentrasi A setiap 5 detik sehingga didapatkan data sebagai berikut:

Tentukan :
a. Laju reaksi rata-rata dari gas A pada setiap selang waktu.
b. Laju reaksi rata-rata setiap selang waktu berdasarkan gas AB3 yang dihasilkan.
PEMBAHASAN :
a. Selang waktu 0-5 detik
Selang waktu 5-10 detik

b. Selang waktu 0-5 detik

Selang waktu 5-10 detik

Soal No.5
Laju reaksi pada reaksi : 4NO2(g) + O2(g) → 2N2O5(g) diukur berdasarkan berkurangnya konsentrasi gas oksigen setiap detik. Jika pada suhu tertentu laju reaksinya adalah 0,024 mol/L detik, hitunglah laju reaksi jika di ukur berdasarkan:
a. Berkurangnya gas NO2 tiap detik.
b. Bertambahnya gas N2O5 tiap detik.

PEMBAHASAN :
menentukan laju reaksi suatu zat dapat diperoleh dengan membandingkan koefisien dengan zat yang sudah diketahui laju reaksinya
a.
b.

Soal No.6
Apa yang dimaksud persamaan laju reaksi?

PEMBAHASAN :
Persamaan laju reaksi yaitu persamaan yang menunjukan hubungan antara konsentrasi pereaksi dengan laju reaksi

Soal No.7
Mengapa laju reaksi banyak ditentukan dengan menggunakan konsentrasi awal pereaksi?

PEMBAHASAN :
1. tidak bisa menentukan konsentrasi pereaksi saat reaksi sedang berjalan
2. ada kemungkinan reaksi berbalik arah, yaitu zat hasil reaksi kembali menjadi pereaksi

Soal No.8
Jika reaksi A → B merupakan reaksi orde ke-0, tuliskan persamaan laju reaksinya dan tentukan satuan tetapan laju reaksinya.

PEMBAHASAN :
Persamaan laju reaksinya v = k[A]0 atau v = k
satuan tetapan laju reaksinya yaitu mol/L detik atau M/s

Soal No.9
Persamaan laju reaksi untuk :
NH4+(aq) + NO2(aq) → N2(g) + 2H2O(l)
Adalah v = k [NH4+] [NO2]. Pada suhu 25°C, nilai k = 3,0 x 10-4 mol-1 L detik-1.
Hitunglah laju reaksinya jika [NH4+] = 0,25 M dan [NO2] = 0,02 M.

PEMBAHASAN :
v = k [NH4+] [NO2] v = 3,0 x 10-4 x 0,25 M x 0,02 M = 1,5 x 10-6 M/s

Soal No.10
Laju reaksi terhadap : 2HgCI2(aq) + C2O42-(aq) → 2CO2(g) + Hg2CI2(s) + 2CI(aq), diketahui dengan mengukur jumlah mol Hg2CI2 yang mengendap per liter per menit, dan diperoleh data diperoleh data sebagai berikut:
2015-10-02_6-37-10
a. Dari data tersebut, tentukan orde reaksi terhadap HgCI2 dan C2O42- , serta orde reaksi keseluruhan.
b. Hitung nilai tetapan laju reaksinya (k).
c. Hitung laju reaksi jika konsentrasi awal HgCI2 0,02 mol/L dan C2O42- 0,22 mol/L.
PEMBAHASAN :
a. menentukan orde HgCI2 (Cari 2 [C2O42-] yang sama yaitu percobaan 2 & 3)
Bandingkan percobaan 2 & 3

(karena k dan [C2O42-] sama maka bisa dicoret)


2 = (2)x
x = 1
menentukan orde C2O42- (Cari 2 [HgCI2] yang sama yaitu percobaan 1 & 2)

Bandingkan percobaan 1 & 2

(karena k dan HgCI2 sama maka bisa dicoret)



y = 2
Orde totalnya = x + y = 1 + 2 = 3

b. Menghitung nilai k
masukan salah satu data percobaan (data percobaan 1)
v1 = k [HgCl2]11[C2O42-]12
c. Menghitung laju reaksi jika konsentrasi awal HgCI2 0,02 mol/L dan C2O42- 0,22 mol/L
Masukan kedua konsentrasi ke dalam persamaan laju reaksi

v = k [HgCl2]1[C2O42-]2 = 7,62 x 10-3 x (0,02)1 x (0,22)2 = 7,37 x 10-6 M/menit

Soal No.11
Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.

PEMBAHASAN :
Faktor yang mempengaruhi laju reaksi diantaranya:
a. Luas permukaan
b. Konsentrasi pereaksi
c. Suhu
d. Katalis

Soal No.12
Bagaimana pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi ? Jelaskan berdasarkan teori tumbukan.

PEMBAHASAN :
Semakin besar konsentrasi pereaksi, semakin besar jumlah partikel sehingga banyak peluang terjadinya tumbukan. Sehingga semakin banyak tumbukan, laju reaksinya semakin cepat

Soal No.13
Proses perkaratan besi merupakan reaksi antara logam besi dengan air. Menurut anda, proses perkaratan yang paling cepat akan terjadi antara logam besi dengan es, air, atau dengan uap air ? Jelaskan.

PEMBAHASAN :
akan lebih cepat dengan uap air, karena uap air memiliki luas permukaan yang lebih besar dibanding es atau air. Jika dengan uap air akan semakin banyak partikel yang bersentuhan dengan besi

Soal No.14
Bagaimana pengaruh suhu terhadap laju reaksi? Jelaskan berdasarkan teori tumbukan.

PEMBAHASAN :
Jika suhu dinaikan, maka partikel akan bergerak lebih cepat yang menyebabkan energi kinetik partikel meningkat yang dapat menghasilkan tumbukan yang semakin sering sehingga laju reaksinya akan semakin cepat

Soal No.15
Setiap kenaikan suhu sebesar 10°C mengakibatkan suatu reaksi berlangsung 2 kali lebih cepat. Jika reaksi terjadi pada 20°C, reaksi akan berlangsung selama 30 menit. Berapa lama reaksi tersebut akan berlangsung pada suhu 40°C ?

PEMBAHASAN :
diketahui:
kenaikan laju reaksi (n) = 2
kenaikan suhu (ΔT) = 10°C
T1 = 20°C
T2 = 40°C
t20 = 30 menit

Soal No.16
Perhatikan tabel berikut:
2015-10-02_8-53-20
Berdasarkan tabel tersebut, perkirakan laju reaksi pada 5°C dan 50°C.

PEMBAHASAN :
diketahui:
kenaikan laju reaksi (n) = 2 ( dari suhu 20°C ke 25°C)
kenaikan suhu (ΔT) = 5°C ( dari suhu 20°C ke 25°C)
v20 = 0,1 x 10-3 menit
Menentukan laju reaksi pada 5°C jika dibandingkan laju reaksi pada suhu 20°C
T1 = 5°C
T2 = 20°C


Menentukan laju reaksi pada 50°C jika dibandingkan laju reaksi pada suhu 20°C
T1 = 20°C
T2 = 50°C

Soal No.17
Apakah yang dimaksud dengan energi aktivitas, katalis, dan hubungan antara energi aktivasi dengan katalis?

PEMBAHASAN :
Energi aktivasi yaitu energi minimal yang diperlukan untuk berlangsungnya suatu reaksi, katalis adalah suatu zat yang dapat mempercepat laju reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan yang kekal. Hubungan antara katalis dan energi aktivitas dengan adanya katalis reaksi dapat menurunkan energi aktivasi

Soal No.18
Bagaimana peranan katalis dalam mempercepat laju reaksi?

PEMBAHASAN :
dengan adanya katalis reaksi dapat lebih cepat dengan cara mengubah jalannya reaksi, dimana jalur reaksi yang ditempuh memiliki energi aktivasi yang lebih rendah

Soal No.19
Karbon atau arang dapat bereaksi dengan oksigen membentuk gas CO2. Udara mengandung oksigen sebanyak 20%. Mengapa arang yang ditempatkan ditempat terbuka tidak berubah menjadi gas CO2 karena bereaksi dengan oksigen dari udara?

PEMBAHASAN :
Beberapa faktor yang mempengaruhi tumbuhan efektif kemungkinan tidak terpenuhi, seperti energi yang diperlukan untuk berlangsungnya reaksi kurang

Soal No.20
Sebutkan contoh katalis dalam kehidupan sehari-hari?

PEMBAHASAN :
Pada pembuatan resin sering ditambahkan katalis untuk mempercepat terjadinya pembekuan resin.

Sumber Soal : Kimia Kelas XI Penerbit Erlangga Pengarang Unggul Sudarmo

7 Komentar

  1. Darmayana Mani

    Jawabannya no.10 bagian c yg mana yah?

    • Sudah kami tambahkan. Terima kasih koreksinya

      • Amelia Zain Wahyudin

        Maaf untuk rumus hubungan kenaikan suhu terhadap laju reaksi ko kalau disini yang dipangkatin itu suhu awal-suhu akhir, tapi kalau di vidio (part 4) yang dipangkatin itu suhu akhir-suhu awal. Jadi yang benar yang mana ya? Terimakasih sebelumnya

  2. whatyoudontsee

    Untuk soal no.2, itu kenapa zat yang diukur konsentrasi nya gas H2? Apa ada alasannya kenapa yang diukur H2?

    • yang diukur bisa semua zat. Namun kenapa gas H2 karena memiliki wujud gas yang dapat diukur volume gas yang diperoleh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page