Contoh Soal & Pembahasan Stoikiometri SBMPTN Kimia SMA

Contoh Soal & Pembahasan Stoikiometri SBMPTN Kimia SMA

Soal No.1 (SBMPTN 2018)
Gas disilana (Mr = 62) bereaksi dengan gas O2 (Mr = 32) pada suhu tertentu menurut reaksi berikut
2Si2H6(g) + 7O2(g) → 4SiO2(s) + 6H2O(l)
Massa SiO2 (Mr = 60) yang dihasilkan dari reaksi antara 46,5 g Si2H6 dan 128 g O2 adalah…
  1. 8,6 g
  2. 32 g
  3. 60 g
  4. 62 g
  5. 90 g
PEMBAHASAN :
Menentukan mol Si2H6 dan O2



Menentukan pereaksi pembatas (pereaksi yang menjadi patokan untuk membandingkan dengan mol zat yang lain)
Pereaksi pembatas = cari yang terkecil. Dan yang menjadi pereaksi pembatas yaitu Si2H6, Di bagian reaksi tinggal dibandingan koefisiennya dengan zat yang lain
2Si2H6(g) + 7O2(g) → 4SiO2(s) + 6H2O(l)
0,75               4
Maka mol SiO2

Maka massa SiO2 yang dihasilkan adalah
Gr SiO2 = n x Mr = 1,5 x 60 = 90 gr
Jawaban E
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN STOIKIOMETRI SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Soal No.2 (SBMPTN 2018)
Reaksi pembakaran sempurna etanol berlangsung menurut reaksi berikut
C2H5OH(g) + 3O2(g) → 2CO2(g) + 3H2O(g)
Jika volume gas CO2 pada reaksi tersebut adalah 200 mL, volume total gas-gas hasil reaksi adalah….
  1. 200 mL
  2. 300 mL
  3. 400 mL
  4. 500 mL
  5. 600 mL
PEMBAHASAN :
Menurut hukum Gay perbandingan volume akan sebanding dengan perbandingan koefisien. Jika diketahui volume CO2 yang dihasilkan sebanyak 200 mL maka volume H2O dapat diketahui melalui perbandingan dengan koefisien


Maka volume total dari hasil reaksi adalah = V CO2 + V H2O = 200 + 300 = 500 mL
Jawaban D
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.3 (SBMPTN 2017)
Perhatikan persamaan reaksi (belum setara) berkut.
M3O4(s) + CO(g) → MO(s) + CO2(g)
Jika 2,8 g CO (Ar O = 16; C = 12) bereaksi sempurna menghasilkan 21,6 g MO, Ar M adalah….
  1. 14
  2. 27
  3. 56
  4. 72
  5. 103
PEMBAHASAN :
Kita setarakan terlebih dahulu reaksinya:
M3O4(s) + CO(g) → 3MO(s) + CO2(g) (sudah setara)
Menentukan mol CO untuk menentukan mol MO

Menentukan mol MO melalui perbandingan koefisien

Menentukan Mr MO dari mol MO

Menentukan Ar M dari Mr MO
Mr MO = Ar M x 1 + Ar O x 1
72 = Ar M + 16
Ar M = 72 – 16 = 56
Jawaban C
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.4 (SBMPTN 2017)
Sebanyak 10 mL H2C2O4 0,5 M direaksikan dengan 70 mL LiOH 0,2 M menurut reaksi (belum setara) berikut.
H2C2O4 (aq) + LiOH(aq) → Li2C2O4(aq) + H2O(l)
Konsentrasi LiOH setelah reaksi adalah….
  1. 0,010 M
  2. 0,025 M
  3. 0,050 M
  4. 0,100 M
  5. 0,500 M
PEMBAHASAN :
Kita setarakan reaksinya
H2C2O4 (aq) + 2LiOH(aq) → Li2C2O4(aq) + 2H2O(l) (sudah setara)
Menentukan mol H2C2O4 dan LiOH
mol H2C2O4 = M x V = 0,5 M x 10 mL = 5 mmol
mol LiOH = M x V = 0,2 M x 70 mL = 14 mmol
Menentukan pereaksi pembatas

Karena H2C2O4 lebih kecil hasil pembagiannya maka H2C2O4 merupakan pereaksi pembatas

Maka konsentrasi LiOH setelah reaksi adalah
n LiOH = M x Vtotal (Volume total karena sudah dicampurkan)
4 mmol = M x (10 + 70)

Jawaban C
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.5 (SBMPTN 2017)
Sebuah tabung bervolume tetap berisi 6 g gas H2 (Ar H = 1) memiliki tekanan 12 atm pada temperatur tertentu. Ke dalam tabung tersebut ditambahkan gas Ne (Ar Ne = 20), sehingga tekanannya menjadi 40 atm tanpa mengubah temperatur. Massa gas total di dalam tabung tersebut adalah….
  1. 26 g
  2. 56 g
  3. 140 g
  4. 146 g
  5. 286 g
PEMBAHASAN :
Diketahui:
Gr H2 = 6 g
Ar H = 1

P H2 = 12 atm
P setelah ditambah Ne = 40 atm
Ar Ne = 20
Karena dilakukan pada volume dan suhu yang tetap berlaku:

n2 merupakan mol total dari mol H2 dan mol Ne
n2 = nH2 + nNe
10 mol = 3 mol + nNe
n Ne = 10 – 3 = 7 mol
Menentukan massa Ne dari mol Ne
Gr Ne = n x Ar Ne = 7 mol x 20 = 140 gram
Jawaban C
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.6 (SBMPTN 2016)
Analisis terhadap suatu senyawa menghasilkan rumus empiris NaCO2 (Ar Na = 23, O = 16, dan C = 12). Jika 1 mol senyawa ini mempunyai massa 134 g dan bilangan Avogadro L = 6,02 x 1023, maka jumlah atom karbon dalam 0,1 mol senyawa ini adalah…
  1. 1,2 x 1023
  2. 6,02 x 1023
  3. 3,01 x 1023
  4. 3,01 x 1022
  5. 6,02 x 1020
PEMBAHASAN :
Diketahui:
massa senyawa = 134 g
n = 0,1 mol
Maka Mr nya

Mr Rumus empiris (RE) NaCO2 = (23 x 1) + (12 x 1) + (16 x 2) = 67
Menentukan rumus molekul
(Mr RE)n = Mr Senyawa
(67)n = 134
n = 2
Maka rumus molekulnya (NaCO2)2 = Na2C2O4
Maka jumlah atom karbon dalam 0,1 mol zat tersebut adalah
Jumlah atom C di dalam Na2C2O4 = a x n x L = 2 x 0,1 x 6,02 x 1023 = 12,04 x 1023 = 1,204 x 1023
Jawaban A
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.7 (SBMPTN 2016)
Sebanyak 5,6 g B2H6 direaksikan dengan 42,6 g Cl2 sehingga terjadi reaksi berikut:
B2H6(g) +Cl2(g) → BCl3(g) + HCl(g) (belum setara)
Massa HCl (Ar B = 11, H = 1, Cl = 35,5) yang diperoleh dari reaksi tersebut adalah….
  1. 7,3 g
  2. 10,95 g
  3. 21,9 g
  4. 14,6 g
  5. 36,5 g
PEMBAHASAN :
Kita setarakan persamaan reaksinya:
B2H6(g) + 6Cl2(g) → 2BCl3(g) + 6HCl(g) (sudah setara)
Menentukan mol B2H6 dan Cl2
Mr B2H6 = 11 x 2 + 1 x 6 = 28
Mr Cl2 = 35,5 x 2 = 71

Menentukan pereaksi pembatas

Karena Cl2 lebih kecil hasil pembagiannya maka Cl2 merupakan pereaksi pembatas

Maka massa HCl setelah reaksi adalah
n HCl = 0,6 mol
Gr HCl = n x Mr = 0,6 mol x 36,5 = 21,9 gram
Jawaban C
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.8 (SBMPTN 2016)
Padatan NH4NO3 (Ar N = 14, H = 1, O = 16) jika dipanaskan akan terurai menjadi gas N2 dan uap air menurut reaksi berikut:
NH4NO3(s) → N2O(g) + 2H2O(g)
Pemanasan 40 g padatan NH4NO3 menghasilkan 10 L gas N2O. Jika pada kondisi yang sama 10 L gas X memiliki massa 22 g, maka massa molekul relatif (Mr) gas X adalah….
  1. 22
  2. 44
  3. 66
  4. 88
  5. 110
PEMBAHASAN :
Reaski sudah setara
NH4NO3(s) → N2O(g) + 2H2O(g)
Diketahui:
Gr NH4NO3 = 40 g
Mr NH4NO3 = 14 x 2 + 1 x 4 + 16 x 3 = 80
Menentukan mol NH4NO3

Menentukan mol N2O melalui perbandingan dengan mol NH4NO3

Menentukan Mr X menggunakan Hukum Avogadro
Karena pada P dan T yang sama berlaku:

nx = 0,5 mol

Jawaban B
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

/p>

Soal No.9 (SBMPTN 2015)
Sebanyak 7,8 g suatu senyawa organik X dibakar secara sempurna dengan oksigen berlebih menghasilkan 26,4 g CO2 (Ar C = 12, O = 16) dan 5,4 g H2O (Ar H = 1). Senyawa X yang mungkin adalah….
  1. asam propanoat
  2. n-butanal
  3. 2-pentunal
  4. benzena
  5. sikloheksadiena
PEMBAHASAN :
Senyawa Organik mengandung unsur C, H dan O (CxHyOz), jika dibakar maka reaksinya
CxHyOz + O2 → CO2 + H2O
Menentukan massa O2 dari hukum kekekalan massa
massa CxHyOz + massa O2 = massa CO2 + massa H2O
massa O2 = (26,4 + 5,4) – 7,8 = 24 gr
Menentukan mol CO2 dan H2O

Perbandingan mol = perbandingan koefisien = mol CO2 : mol H2O : mol O2= 0,6 : 0,3 : 0,75 = 4 : 2 : 5, maka koefisiennya
CxHyOz + 5O2 → 4CO2 + 2H2O
Menentukan rumus empiris dari penyetaraan reaksi
x = 4 (jumlah atom C)
y = 4 (jumlah atom H)
z = 0 (jumlah atom O)
Maka rumus empirisnya adalah
C4H4 atau CH
yang memenuhi adalah C6H6 atau benzena
Jawaban D
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.10 (SBMPTN 2018)
Persentase massa atom Cl (Ar = 35,5) dalam suatu senyawa organik adalah 35,5%. Jika tetapan Avogadro = 6,0 x 1023, jumlah atom Cl yang terdapat dalam 0,9 g senyawa tersebut adalah….
  1. 6,7 x 1025
  2. 6,0 x 1023
  3. 0,9 x 1022
  4. 5,4 x 1021
  5. 3,0 x 1021
PEMBAHASAN :
Menentukan massa Cl dalam senyawa
massa Cl =
Menentukan jumlah atom Cl

JP = n x L

JP =

JP =
Jawaban C

Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.11 (SBMPTN 2015)
Silikon karbida atau karborundum dapat diperoleh dengan mereaksikan SiO2 (Ar Si = 28, O = 16) dengan karbon (Ar C = 12) pada temperatur tinggi, menurut reaksi:
2C(s) + SiO2(s) → SiC(s) + CO2(g)
Jika 4,5 g karbon direaksikan dengan 3,0 g SiO2 menghasilkan 1,5 g karborundum, maka persentase hasil reaksi tersebut adalah….
  1. 20%
  2. 38%
  3. 60%
  4. 75%
  5. 90%
PEMBAHASAN :
Diketahui:
Gr karbon = 4,5 gram
Gr SiO2 = 3 gram
Reaksi sudah setara
2C(s) + SiO2(s) → SiC(s) + CO2(g)
Menentukan mol B2H6 dan Cl2
Ar C = 12
Mr SiO2 = 28 x 1 + 16 x 2 = 60

Menentukan pereaksi pembatas

Karena SiO2 lebih kecil hasil pembagiannya maka SiO2 merupakan pereaksi pembatas

Maka massa karborundum yang dihasilkan dari perhitungan reaksi adalah
n SiC = 0,05 mol
Gr SiC = n x Mr = 0,05 mol x 40 = 2 gram
Maka persentase yang dihasilkan adalah

Jawaban D
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

Soal No.12 (SBMPTN 2015)
Sebanyak 50,0 g bijih yang mengandung Mn, dilarutkan dalam asam nitrat pekat berlebih. Semua ion Mn2+ diendapkan sebagai padatan MnS (Ar Mn = 55; S = 32). Bila diperoleh 43,5 g endapan, maka kadar Mn dalam bijih tersebut adalah….
  1. 20%
  2. 28%
  3. 55%
  4. 75%
  5. 85%
PEMBAHASAN :
Diketahui:
Gr bijih = 50 gram
Menentukan massa Mn dari MnS

maka kadar Mn dalam bijih adalah

Jawaban C
Pembahasan Dalam Bentuk Video:

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN STOIKIOMETRI SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Previous Contoh Soal & Pembahasan Magnet Tingkat SMP
Selanjutnya Contoh Soal & Pembahasan Termokimia SBMPTN Kimia SMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: