Kumpulan Soal Ulangan Sifat Koligatif & Pembahasannya

Kumpulan Soal Ulangan Sifat Koligatif & Pembahasannya

Soal No.1
Tiga puluh gram zat non-elektrolit dilarutkan dalam 72 gram air (Mr H2O = 18). Larutan tersebut memiliki penurunan tekanan uap sebesar 2 mmHg. Jika pada saat itu tekanan uap jenuh air adalah 18 mmHg, maka massa molekul relatif zat terlarut adalah….

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Gr = 30 gram
P = 72 gram
ΔP = 2 mmHg
Po = 18 mmHg

Menentukan Tekanan Uap Larutan
ΔP = Po – PL
PL = Po – ΔP
PL = (18 – 2) mmHg = 16 mmHg
Menentukan Mr zat terlarut




3,55 + 0,89 nt = 4
0,89 nt = 4 – 3,55 = 0,45


DOWNLOAD KUMPULAN SOAL ULANGAN SIFAT KOLIGATIF DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Soal No.2
Diantara larutan berikut yang memiliki titik beku paling tinggi adalah….
  1. CH3COOH 0,2 m
  2. CO(NH2)2 0,2 m
  3. NaCl 0,2 m
  4. CaCl2 0,1 m
  5. Na3PO4 0,1 m

PEMBAHASAN :
Larutan yang memiliki titik beku paling tinggi adalah larutan yang memiliki penurunan titik beku yang paling rendah/kecil (berbanding terbalik). Untuk mengetahui larutan titik beku paling tinggi maka perlu dicari larutan yang penurunan titik bekunya paling kecil. Rumusan menentukan penurunan titik beku adalah sebagai berikut:
ΔTf = Kf.m.i
Karena pelarutnya sama, maka nilai Kf dapat diabaikan karena setiap pilihan jawaban memiliki nilai Kf yang sama

  1. CH3COOH 0,2 m
    ΔTf = 0,2.2 = 0,4 (nilai i =2 dianggap sebagai elektrolit kuat walaupun elektrolit lemah)
  2. CO(NH2)2 0,2 m
    ΔTf = 0,2.1 = 0,2 (nilai i =1 karena non elektrolit)
  3. NaCl 0,2 m
    ΔTf = 0,2.2 = 0,4 (nilai i =2 karena elektrolit kuat dimana i = n atau jumlah ion)
  4. CaCl2 0,1 m
    ΔTf = 0,1.3 = 0,3 (nilai i = 3 karena elektrolit kuat dimana i = n atau jumlah ion)
  5. Na3PO4 0,1 m
    ΔTf = 0,1.4 = 0,4 (nilai i = 4 karena elektrolit kuat dimana i = n atau jumlah ion)

Maka larutan yang titik bekunya paling tinggi adalah pilihan B yaitu CO(NH2)2 0,2 m

Soal No.3
Diketahui titik beku larutan glukosa 1 m adalah -1,8oC. Tentukan titik beku larutan CaCl2 2 m

PEMBAHASAN :
Diketahui :

Tf larutan glukosa 1 m = -1,8oC

Menentukan titik beku larutan CaCl2 2 m melalui perbandingan

(i = 3 karena CaCl2 termasuk elektrolit kuat dimana i = n (jumlah ion)

ΔTf CaCl2 = 6 x -1,8 = -10,8

Soal No.4
Larutan asam lemah biner 2 m mendidih pada suhu 101,46oC (Kb = 0,52 oC/m). Tentukan nilai derajat ionisasi asam lemah tersebut

PEMBAHASAN :
asam lemah biner (n= 2) memiliki titik didih larutannya 101,46oC maka kenaikan titik didihnya (ΔTb) = 101,46 – 100 = 1,46 oC
Menentukan derajat ionisasi
ΔTb = Kb.m.i = 0,52. 2. (1 + (n-1)α)
1,46 oC = 1,04 (1 + (2-1)α) = 1,04 (1 + α)
1,46 = 1,04 + 1,04α
1,04α = 1,46 – 1,04 = 0,42

Soal No.5
Sebanyak 200 mL larutan asam asetat (α = 0,25) 2 M pada suhu 27oC Tentukan besarnya tekanan osmosis(R = 0,082 L atm/ mol K)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
V = 200 mL
α = 0,25
T = 27 oC = 300 K
R = 0,082 Latm/mol K
Menentukan tekanan osmosis
π = M.R.T.i = 2. 0,082. 300. (1+(2-1)0,25) = 49,2.(1 + 0,25) = 61,5 atm

Soal No.6
Suatu larutan dibuat dari pencampuran 45 gram C6H12O6, 15 gram CO(NH2)2, dan 200 gram air. Tentukan titik beku larutan tersebut (Ar C = 12, H = 1, O = 16, N = 14, Kf = 1,86 oC/m)

PEMBAHASAN :
diketahui:
Gr C6H12O6 = 45 gram
Gr CO(NH2)= 15 gram
Pair = 200 gram
Menentukan titik beku campuran
ΔTf = Kf.mcampuran.i



Maka titik beku larutan tersebut adalah:
ΔTf = Tfo – TfL = 0 – 4,65 oC = -4,65 oC

Soal No.7
Larutan sukrosa 0,35 M pada suhu tertentu isotonik dengan larutan NH4OH 0,25 M. Tentukan derajat ionisasi larutan basa lemah tersebut.

PEMBAHASAN :
isotonik merupakan keadaan dimana dua larutan memiliki tekanan osmosis yang sama
π1 = π2
(M.R.T.i)sukrosa = (M.R.T.i)NH4OH
Karena R.T nya sama maka dapat dicoret
M.i sukrosa = M. i NH4OH
0,35. 1 = 0,25. (1 + (n-1)α)
0,35 = 0,25. (1 + (2-1)α)
0,35 = 0,25 + 0,25 α
0,25 α = 0,1

Soal No.8
Sejumlah naftalena (C10H8) dilarutkan dalam 200 gram benzena (C6H6) dan mendidih pada suhu 80,73 oC. Jika titik didih benzena = 80,1 oC dan Kb benzena = 2,52 oC/m, Tentukan naftalena yang dilarutkan( Ar C = 12, H = 1)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
P = 200 gram
TbL = 80,73 oC
Tbo = 80,1 oC
maka ΔTb = TbL – Tbo = 80,73 – 80,1 = 0,63 oC
Kb = 2,52 oC/m
Menentukan massa naftalena yang dilarutkan (Gr)
ΔTb = Kb.m


Soal No.9
Ke dalam 200 gram air dilarutkan 5,4 gram HCN dan membeku pada suhu -2,232oC. Jika Kf air = 1,86 oC/m, maka HCN yang terionisasi adalah….(Ar H = 1, C = 12, N = 14)

PEMBAHASAN :
Diketahui:
P = 200 gram
Gr = 5,4 gr
TfL = -2,232 oC
Kf = 1,86 oC/m
Menentukan jumlah HCN yang terionisasi (α)
ΔTf = Kf. m. i


1,2 = 1 + α
α = 1,2 – 1 = 0,2 x 100% = 20%

Soal No.10
Diketahui titik beku larutan 0,1 m KCl dalam air adalah -0,36 oC. Maka titik beku larutan BaCl2 0,02 m adalah….

PEMBAHASAN :
Diketahui :
Titik beku KCl 0,1 m = -0,36 oC
Menentukan titik beku BaCl2 bisa melalui perbandingan:

Karena Kf nya sama maka dapat dihilangkan


ΔTf BaCl2 = 0,108
Titik bekunya :
ΔTf = Tfo – TfL
TfL = Tfo – ΔTf = 0 – 0,108 = – 0,108 oC

DOWNLOAD KUMPULAN SOAL ULANGAN SIFAT KOLIGATIF DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Lihat Juga

Kumpulan Soal Ulangan Laju Reaksi Beserta Pembahasannya

Kumpulan Soal Ulangan Laju Reaksi Dengan Pembahasannya Soal No.1 Diketahui reaksi A + B → C …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: