Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Langkah Penelitian Geografi

Rangkuman Materi Langkah Penelitian Geografi Kelas 10

Pengertian Penelitian Geografi

Penelitian geografi adalah kegiatan ilmiah yang dilakukan dengan tujuan untuk menguji kebenaran dan memecahkan permasalahan geografi yaitu fenomena alam sebagai objek penelitian secara sistematis. Penelitian geografi memiliki ciri yang khas yaitu menggunakan pendekatan keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah. Sedangkan ciri khas yang khusus dalam penelitian geografi sebagai berikut:

  1. Pembuatan dan penggunaan peta
    Penggunaan peta bermanfaat untuk melihat dan menguji keterkaitan antar fenomena geosfer sehingga diakhir penelitian diperoleh peta baru yang menggambarkan keterkaitan tersebut.
  2. Observasi lapangan
    Proses pengumpulan data secara jelas dan akurat yang tidak dapat diperoleh melalui peta.
  3. Penentuan model
    Penentuan model dari hasil analisis penelitian geografi dapat berupa pola persebaran, gambar, grafik, dan diagram.

Sifat-sifat yang harus dimiliki dalam penelitian geografi adalah:

  1. Diawali dengan menemukan permasalahan pada geosfer
  2. Perlunya pengujian pada hasil penelitian sehingga hasilnya lebih akurat
  3. Memanfaatkan ilmu pengetahuan sebagai landasan teori dan dilakukan secara sistematis
  4. Melakukan analisis secara lebih mendalam terhadap suatu kajian geosfer
  5. Penelitian geografi bertujuan untuk memecahkan permasalahan geosfer

Jenis-Jenis Penelitian Geografi

  1. Jenis penelitian berdasarkan tujuannya
    Setiap penelitian pasti memiliki tujuan penelitian. Maka jenis penelitian berdasarkan tujuannya yaitu:

    • Penelitian eksploratif: pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Aspek yang harus diperhatikan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan antar gejala fisik dan mendapatkan data empiris sehingga dapat merumuskan hipotesis untuk mengembangkan gagasan dasar suatu permasalahan.
    • Penelitian eksplanatif: pengujian hipotesis untuk mengetahui penyebab terjadinya permasalahan pada geosfer yang bertujuan menghubungkan pola-pola hubungan sebab akibat dalam memecahkan permasalahan geosfer.
    • Penelitian deskriptif: menjelaskan tentang penyebab masalah geosfer yang sesuai fakta dan hasil penelitiannya disajikan dalam bentuk deskripsi skema yang merupakan kelanjutan dari penelitian eksploratif.
  2. Jenis penelitian berdasarkan bentuk dan metode pelaksanaan
    • Studi kasus: penelitian yang dilakukan dengan cara studi lapangan dan wawancara
    • Survei: kegiatan menguji kebenaran hipotesis (kesimpulan sementara) dan mendeskripsikan hubungan antarvariabel. Kualitas sampel dan informasi dari responden sangat menentukan hasil survei.
    • Eksperimen: dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara suatu variabel dengan variabel yang lain. Kegiatan eksperimen biasa dilakukan di laoratorium atau di lapangan.
  3. Jenis penelitian berdasarkan metode penelitian
    1. Penelitian kualitatif: penelitian yang menggambarkan atau mendeskripsikan secara detail mengenai hasil pengumpulan data di lapangan yang memiliki kondisi sebagai berikut:
      • Masalah penelitian tidak jelas
      • Data harus terjamin keakuratannya
      • Penelitian yang mendalam
      • Dimanfaatkan untuk mengetahui interaksi sosial
      • Sering digunakan untuk menelitisejarah perkembangan fenomena geosfer
      • Pengembangan teori yang sudah ada atau ingin membuat teori baru
    2. Penelitian kuantitatif: penelitian yang dilakukan dengan menggunakan alat ukur dalam analisisnya sehingga dapat diketahui ukurannya dengan kondisi yang harus terpenuhi antara lain:
      • Populasi objek penelitian cukup banyak
      • Masalah dalam penelitian sudah jelas
      • Ingin melakukan pengujian terhadap hipotesis penelitian
      • Untuk mengetahui pengaruh perlakuan tertentu terhadap objek penelitian

    Perhatikan tabel perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif berikut ini!

    Pembeda

    Kuantitatif

    Kualitatif

    DataDengan satuan angkaBersumber dari informasi, dokumen pribadi, data primer
    Instrumen penelitianSkala, angket, pedoman wawancara, tesBuku catatan, manusia, dokumentasi
    PendekatanMemilih sampel, mengidentifikasi variabel, memberikan perlakuan dan menganalisis hasil perlakuanMelakukan observasi terhadap partisipan sehingga dapat memahami fenomena tertentu
    Pengumpulan dataSampel, data, variabel, dan hipotesis yang terkumpul harus relevan dengan rancangan penelitianPengumpulan data secara menyeluruh akan memudahkan untuk memahami fenomena yang kompleks secara utuh
    Sudut pandang teoriMenemukan penyebab dari suatu fenomena serta kaitannya dengan fenomena yang lainMemahami perilaku manusia dari cara berpikir dan tindakannya
    Sumber dataPopulasi dan sampelSubjek penelitian
    RancanganRancangan yang ditetapkan tidak dapat diubah selama penelitian berlangsungRancangan dapat berubah sesuai dengan keadaan di lapangan
    TujuanMenguji suatu teori dengan melakukan hipotesis dan Teknik statistikMengetahui ciri-ciri fenomena dan mengklasifikasikannya sehingga ditemukan teori baru

     

     

Pengamatan Fenomena Geografi

Pengamatan atau observasi dalam geografi berkaitan dengan interaksi manusia (geografi sosial) dengan alam (geografi fisik). Kegiatan pengamatan ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang fenomena alam kemudian dibandingkan dengan teori yang telah dipikirkan oleh manusia.

Menentukan Masalah

Pengamatan terhadap fenomena alam akan menghasilkan masalah yang harus diteliti lebih lanjut. Masalah terjadi karena adanya kesenjangan antara kondisi yang diharapkan dan kondisi yang sebenarnya, antara aturan dan pelaksanaan, antara teori dan praktik. Terdapat empat sumber masalah dalam kajian geografi, yaitu:

  • Hasil penelitian orang lain: permasalahan bisa diperoleh dari hasil penelitian orang lain.
  • Kepustakaan: memerlukan keahlian khusus untuk menemukan permasalahan melalui kajian kepustakaan.
  • Lapangan: dengan mengamati lapangan dapat dengan mudah menemukan permasalahan.
  • Ketersediaan data, peta, dan grafik: hasil penelitian atau survei dapat membantu untuk menemukan permasalahan dengan menghubungkan data-data untuk menentukan variabel penelitian.

Tiga masalah pokok dalam geografi yang sering timbul, sebagai berikut:

  1. Apa masalahnya: terkait dengan fenomena, seperti peristiwa banjir bandang
  2. Di mana masalahnya: terkait dengan lokasi dan ruang seperti, banjir bandang di Sukabumi
  3. Mengapa masalah terjadi: terkait dengan relasi, interelasi, dan interaksi antarfenomena. Seperti peristiwa banjir bandang di Sukabumi disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi

Menyusun Rumusan Masalah

Masalah menjadi dasar dari perumusan masalah. Rumusan masalah adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus dicari jawabannya dengan cara pengumpulan data dan penelitian yang dilakukan. Contoh rumusan masalah:

  • Apa faktor yang mempengaruhi terjadinya banjir di Jakarta?
  • Bagaimana hubungan fungsi ahli lahan dengan banjir di Sukawening?
  • Mengapa masyarakat di perkotaan banyak yang mengalami degradasi budaya?

Judul Penelitian

Judul penelitian adalah suatu permasalahan yang sifatnya masih umum sehingga harus diteliti agar diketahui detailnya. Judul penelitian harus menggambarkan objek, subjek, lokasi, tujuan, dan sasaran penelitian. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan judul penelitian, sebagai berikut:

  • Objek yang akan diteliti harus sesuai dengan kemampuan peneliti
  • Berdasarkan judul penelitian datanya harus tersedia
  • Judul penelitian bersifat penting sehingga diperlukan adanya penelitian

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian terkait dengan hal-hal yang diharapkan dapat tercapai melalui kegiatan penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti. Terdapat dua jenis penelitian yaitu:

  • Tujuan umum: menggambarkan secara singkat yang ingin dicapai dari penelitian
  • Tujuan khusus: dalam bentuk beberapa pertanyaan yang ditujukan terkait permasalahan penelitian

Menentukan Variabel Penelitian

Variabel penelitian merupakan unsur-unsur yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk menjadi bahan penelitian sehingga diperoleh informasi terkait adanya perubahan  yang terjadi dan kemudian menarik kesimpulan. Jenis-jenis variabel berdasarkan hubungan antarvariabel yaitu:

  • Variabel bebas: variabel/ unsur yang mempengaruhi atau menjadi penyebab timbulnya variabel berikutnya.
  • Variabel terikat: variabel/ unsur yang dipengaruhi atau menjadi akibat dari variabel bebas
  • Variabel moderator: variabel/ unsur yang dapat memperkuat atau bahkan memperlemah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat

Menentukan Landasan Teori

Semua penelitian ilmiah harus memiliki landasan teori, yaitu berupa teori-teori, konsep, definisi, dan proporsi yang disusun secara sistematik. Tiga fungsi utama dari landasan teori yaitu:

  • Menjelaskan
  • Meramalkan
  • Pengendalian

Penyusunan Kerangka Penelitian

Kerangka penelitian dimulai dari perumusan masalah penelitian sampai kepada menjelaskan variabel-variabel berdasarkan pada landasan teori dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hubungan antar variabel (variabel bebas dan terikat) harus dijelaskan secara teoritis sehingga tujuan dan arah penelitian dapat diketahui dengan jelas.

Perumusan Hipotesis

Setelah melakukan analisis terhadap hubungan antar variabel maka akan menghasilkan kerangka pemikiran, dari kerangka pemikiran maka dapat dirumuskan hipotesis. Hipotesis sifatnya sementara, hal ini karena jawaban yang diperoleh masih berdasarkan pada landasan teori yang relevan belum berdasarkan pada fakta-fakta di lapangan sehingga hipotesis menjadi dasar dalam penelitian ilmiah. Hipotesis memiliki beberapa fungsi, fungsi hipotesis menurut Ary Donald yaitu:

  • Hipotesis memberikan informasi tentang fenomena-fenomena
  • Hipotesis mengungkapkan pernyataan mengenai hubungan dari dua konsep yang bisa diuji melalui penelitian
  • Hipotesis memberi arah pada penelitian
  • Hipotesis memberi kerangka dalam penyusunan kesimpulan penelitian

Faktor-faktor yang mempengaruhi hipotesis yaitu:

  • Hipotesis disusun menggunakan kalimat deklaratif, yaitu kalimat benar atau salah
  • Hipotesis menunjukkan hubungan antarvariabel
  • Variabel-variabel dalam hipotesis adalah variabel yang dapat diamati dan diukur

Penentuan Populasi dan Penarikan Sampel

Pengertian populasi menurut Sugiyono (2001) adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subjek dan objek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian diambil kesimpulannya. Sedangkan populasi dalam geografi adalah seluruh himpunan objek yang masing-masing memiliki sifat geografi yang sama, dan sebagian atau wakil dari populasi disebut dengan sampel. Ada saatnya populasi sangat banyak dan luas sehingga tidak memungkinkan peneliti untuk menguji semua populasi. Kondisi-kondisi yang membatasi penggunaan populasi sehingga memilih untuk menggunakan sampel diantaranya:

  • Waktu penelitian terbatas
  • Dapat menimbulkan kerusakan atau kerugian
  • Biayanya terlalu besar
  • Penggunaan sampel akan meningkatkan ketelitian dibandingkan dengan populasi

Pengambilan sampel dari populasi ada dua teknik, yaitu:

  1. Sampel probabilitas
    • Sampel acak sederhana
    • Sampel acak berlapis
    • Sampel disproporsional
    • Sampel kelompok area
  2. Sampel nonprobabilitas
    • Sampel sistematis
    • Sampel kuota
    • Sampel sambil-lalu
    • Sampel bertujuan
    • Sampel jenuh
    • Sampel bola salju

Penggunaan Sarana Ilmiah

Sarana ilmiah yang dimaksud adalah pengindraan jauh dan sistem informasi geografi (SIG), kedua sarana ilmiah ini berguna untuk mengindentifikasi dan mempelajari permukaan bumi secara jarak jauh atau tidak dapat dijangkau dari lapangan.

Pengindraan Jauh:

Sumber gambar: kumparan.com

Sistem Informasi Geografi:

Sumber gambar: sumbernesia.com

Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan kegiatan untuk mencari data di lapangan yang bertujuan menjawab permasalahan penelitian. Sedangkan data merupakan keterangan atau informasi mengenai sesuatu yang harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Data harus objektif sesuai dengan kondisi yang sebenarnya
  2. Tingkat kesalahan harus kecil
  3. Data harus mewakili berbagai kondisi
  4. Data harus relevan dengan rumusan masalah penelitian
  5. Data harus tepat waktu agar lebih akurat

Jenis-jenis data berdasarkan sifatnya, yaitu:

  • Data kuantitatif: infromasi dalam bentuk bilangan atau angka sehingga pada pengolahannya atau analisis dapat menggunakan teknik perhitungan matematika atau ilmu statistik.
  • Data kualitatif: informasi dalam bentuk uraian kata-kata yang diperoleh melalui berbagai macam teknik pengumpulan data atau berupa ciri-ciri, sifat-sifat, dan gambaran dari kualitas objek yang diteliti.

Jenis-jenis data berdasarkan cara mendapatkannya dibedakan menjadi:

  1. Data primer: Data utama atau data pokok yang diperoleh langsung dari pihak pertama subjek penelitian dengan cara kontak langsung antara peneliti dan responden atau informan.
    Langkah-langkah pengumpulan data primer sebagai berikut:

    • Mempersiapkan fisik dan mental
    • Memiliki buku catatan khusus untuk membuat sketsa, menulis informasi penting, dan mencatat fenomena yang terjadi pada waktu tertentu
    • Menyiapkan dan memberikan kuesioner
    • Melakukan verifikasi fakta (pemeriksaan silang antara jawaban dan realitas)
    • Mengintegrasikan hasil pengamatan, tanggapan, dan menuliskan fakta-fakta dalam kerangka secara logis dan sistematis

    Teknik-teknik pengumpulan data primer sebagai berikut:

    • Observasi: teknik pengumpulan data dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap orang, objek alam, masyarakat, dan fenomena geosfer. Teknik observasi ada dua jenis, yaitu:
      • Observasi langsung: dilakukan dengan objek berada di tempat berlangsungnya peristiwa.
      • Observasi tidak langsung: tidak dilakukan pada saat terjadinya peristiwa yang akan diteliti oleh peneliti.

      Keuntungan melakukan observasi langsung, yaitu:

      • Ketika melakukan observasi secara langsung, perubahan data yang terjadi dapat segera dilakukan pencatatan.
      • Tanpa adanya komunikasi secara verbal, data tetap akan diperoleh
    • Wawancara: teknik pengumpulan data yang berdasarkan pada keterangan responden. Beberapa kelebihan teknik wawancara, yaitu:
      • Data yang diperoleh banyak
      • Keragu-raguan pada data dapat segera terkonfirmasi
      • Terbangunnya hubungan dan dapat memotivasi
      • Daftar pertanyaan dapat diklasifikasikan
      • Pertanyaan baru dapat langsung ditanyakan

      Selain kelebihan, teknik wawancara juga memiliki kelemahan yaitu:

      • Pewawancara harus melalui proses Latihan terlebih dahulu
      • Waktu yang dibutuhkan lama
      • Responden memiliki keraguan mengenai kerahasiaan data yang berikan
      • Responden yang berada di wilayah yang berbeda-beda menyebabkan biaya menjadi besar
      • Terjadinya bias pewawancara
    • Kuesioner
      Kuesioner atau angket merupakan sebuah teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan sejumlah lembar kertas yang berisi beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Adapun tujuan pembuatan angket, yaitu:

      • Dibuat untuk menterjemahkan tujuan penelitian ke dalam pertanyaan-pertanyaan secara spesifik sehingga dapat membantu mengumpulkan data yang dibutuhkan.
      • Dibuat untuk membantu pewawancara dalam memudahkan responden dalam memberikan informasi yang dibutuhkan

      Jenis-jenis kuesioner atau angket berdasarkan cara memberikan respon, sebagai berikut:

      • Angket terbuka: disajikan berupa pertanyaan yang memungkinkan responden memberikan isian sesuai keinginannya.
      • Angket tertutup: disajikan dalam bentuk pertanyaan tertutup sehingga reponden hanya dapat memberikan jawaban berupa tanda centang (Ö) atau tanda silang (x) pada kolom tempat yang sesuai.
      • Angket campuran: angket gabungan antara angket terbuka dan angket tertutup.

      Langkah-langkah Menyusun kuesioner atau angket sebagai berikut:

      1. Menentukan tujuan
      2. Merumuskan kegiatan
      3. Menyusun Langkah-langkah
      4. Membuat kisi-kisi
      5. Membuat panduan kuesioner
      6. Menyusun alat penilaian

      Kelebihan kuesioner atau angket, yaitu:

      • Setiap responden mendapatkan jumlah pertanyaan yang sama
      • Data dengan jumlah yang sangat banyak dapat diperoleh dalam waktu singkat

      Kelemahan kuesioner atau angket, yaitu:

      • Kuesioner atau angket bisa tidak dikembalikan oleh responden
      • Pertanyaan terbatas sehingga data yang diperoleh dapat kurang jelas
      • Responden sering tidak menjawab semua pertanyaan atau menjawab tidak sesuai faktanya
    • Skala bertingkat: teknik pengumpulan data dalam bentuk pertanyaan tertutup, sedangkan jawabannya berupa skala bertingkat yang harus dipilih dengan melingkari atau memberi tanda silang (x). Jenis-jenis skala bertingkat, yaitu:
      • Skala bertingkat individu: pengambilan keputusan terhadap subjek yang dinilai tanpa membandingkan dengan orang lain.
      • Skala bertingkat kelompok: menilai suatu subjek penelitian setelah membandingkan antara individu dengan orang lain yang tergolong ke dalam kelompoknya.
  2. Data sekunder: data pelengkap yang diperoleh melalui pihak kedua atau ketiga atau seterusnya dari subjek penelitian.
    • Studi kepustakaan: mengumpulkan data yang diperoleh dari kepustakaan seperti buku, karya tulis ilmiah, laporan penelitian peneliti lain, dan pendapat para ahli yang sesuai dengan rumusan masalah penelitian.
    • Studi dokumentasi: pengumpulan data dengan cara menggunakan catatan-catatan tertulis yang ada di lokasi penelitian/ catatan-catatan yang ada di instansi terkait yang ada di tempat penelitian serta sumber lain yang relevan dengan masalah penelitian.

    Hal-hal yang harus diperhatikan ketika melakukan pengumpulan data, sebagai berikut:

    • Peneliti yang baik harus memaparkan tujuan dari penelitian yang akan dilakukan secara jelas kepada subjek penelitian.
    • Subjek harus dengan sukarela memberikan informasi kepada peneliti, tanpa adanya tekanan.
    • Peneliti bertanggung jawab atas prinsip kerahasiaan data yang diperoleh dan bertanggung jawab juga atas kerahasiaan identitas responden.
    • Responden berhak menerima atau menolak untuk memberikan informasi yang diperlukan peneliti.

Pengolahan Data Geografis

Tahapan-tahapan pengolahan data penelitian geografi, yaitu:

  1. Penyuntingan data: kegiatan peneliti memeriksa seluruh data yang telah terkumpul dengan cara mengklarifikasi, cek keterbacaan, konsistensi, dan kelengkapan data.
  2. Pembuatan kode (coding): upaya untuk mengklasifikasikan jawaban responden menurut jenisnya dengan memberikan identitas berupa angka atau huruf.
  3. Pengelompokkan/ klasifikasi data: kegiatan pengorganisasian data ke dalam kelompok-kelompok dan kelas-kelas berdasarkan karakteristik tertentu dengan tujuan agar data mudah dibaca dengan jelas.
  4. Tabulasi data: memasukkan data yang sudah diklasifikasikan ke dalam sebuah tabel sehingga data dapat dengan mudah dibaca dan dianalisis.

Menganalisis Data

Kegiatan berikutnya adalah menganalisis data yang dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Statistik
    Analisis statistik adalah analisis data yang dilakukan dengan menggunakan perhitungan statistik dalam menganalisis sampel yang sudah dikumpulkan. Analisis statistik sering digunakan untuk penelitian kuantitatif.
  2. Deskriptif
    Analisis data deskriptif adalah teknik analisis dengan menggambarkan dan menjelaskan data yang diperoleh sesuai kondisi dan kenyataan di lapangan tanpa adanya generalisasi atau kesimpulan secara umum. Analisis data secara deskriptif digunakan untuk mengolah data kualitatif.

Analisis data kuantitatif pada geografi sering digunakan untuk menganalisis data spasial numerik, pengembangan teori tata ruang, konstruksi, dan pengujian model matematis dari proses spasial. Penggunaan analisis statistik pada penelitian kuantitatif dengan cara:

  1. Distribusi frekuensi
    Contohnya:
    Tabel Distribusi Frekuensi Nilai Ulangan Bahasa Indonesia

    NilaiFrekuensi
    55-593
    60-647
    65-695
    70-748
    75-7910
    80-847
    Jumlah 30
  2. Ukuran tendensi sentral
    Ukuran tendensi sentral yang sering digunakan yaitu:

    • Mean (rata-rata hitung)
    • Median (nilai tengah)
    • Modus (frekuensi tertinggi)

    Sedangkan pada analisis kualitatif kegiatan yang dilakukan sebagai berikut:

    1. Reduksi data: proses pemilihan, penyederhanaan, pengabstraksian, transformasi data, dan pencatatan di lapangan.
    2. Triangulasi: mengecek keabsahan data dengan membandingkan hasil wawancara terhadap objek penelitian. Teknik yang dilakukan dalam triangulasi adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.
    3. Penyajian data: informasi yang kompleks perlu disajikan dalam bentuk yang lebih sederhana sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan. Bentuk penyajian data dapat berupa matriks, grafik, dan bagan.
    4. Menarik kesimpulan dan verifikasi: kesimpulan awal yang belum jelas diverifikasi dan akan berubah menjadi kesimpulan yang lebih terperinci.

    Skema analisis kualitatif:

    Sumber gambar: dqlab.id

    Langkah-langkah dalam melakukan analisis kualitatif sebagai berikut:

    1. Penyuntingan
      • Mengumpulkan data
      • Mereduksi data
      • Pemilihan data yang relevan dengan rumusan permasalahan
    2. Pengkodean
      • Pengkategorian data sesuai dengan rumusan permasalahan
      • Kategori berdasarkan persamaan dan perbedaan aspek dalam penelitian
      • Memudahkan tahapan analisis selanjutnya
    3. Meaning
      • Menghubungkan, membandingkan, dan mendeskripsikan data
      • Melakukan konseptualisasi pernyataan ilmiah
      • Menghasilkan bahan simpulan penelitian

Membuat Laporan Penelitian Geografi

Beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam penyusunan laporan penelitian adalah sebagai berikut:

  1. Laporan yang dibuat, penulis harus mengetahui akan ditujukan kepada siapa
  2. Langkah langkah yang dilakukan dalam penelitian harus disajikan oleh penulis, karena pembaca laporan tidak mengikuti semua kegiatan penelitian
  3. Penulis dalam laporannya harus menggunakan bahasa yang komunikatif, karena latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan minat pembaca laporan berbeda-beda
  4. Laporan harus disajikan secara jelas dan dapat meyakinkan pembaca

Laporan penelitian tergolong karya ilmiah, oleh karena itu penulisan laporan penelitian harus sesuai dengan aturan penulisan karya ilmiah. Susunan laporan penelitian adalah sebagai berikut:

Bagian pembuka

Pada laporan penelitian bagian pembuka terdiri dari sebagai berikut:

  1. Judul penelitian
  2. Halaman pengesahan (kepala sekolah).
  3. Halaman persetujuan (guru pembimbing)
  4. Kata pengantar
  5. Abstrak (berisi ringkasan penelitian mulai dari proses sampai hasil)
  6. Daftar isi
  7. Daftar gambar
  8. Daftar tabel
  9. Daftar lampiran

Bagian isi

Bagian isi memuat uraian-uraian tentang proses penelitian dan hasilnya, sehingga penulis mampu menggambarkan pola pikir ilmiah dalam keseluruhan proses penelitian. Bagian isi terdiri atas sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bagian pendahuluan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Latar belakang masalah: berisi uraian masalah yang akan diteliti, penjelasan mengenai masalah karena ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan.
  2. Rumusan masalah: harus berdasarkan pada pokok permasalahan dan berisi pertanyaan yang akan terjawab setelah mengumpulkan data.
  3. Tujuan penelitian: hasil yang ingin dicapai setelah melakukan penelitian.
  4. Manfaat penelitian: berguna sebagai landasan teori dan sebagai landasan dalam pengambilan keputusan oleh pihak-pihak terkait.

BAB II LANDASAN TEORI

Hal-hal yang ada pada bagian landasan teori adalah sebagai berikut:

  1. Tinjauan pustaka, berisi dasar-dasar teori yang menjadi landasan dalam melaksanakan penelitian.
  2. Alur pikir penelitian, berisi kerangka konsep atau topik permasalahan
  3. Hipotesis adalah jawaban sementara atas rumusan masalah, jawaban yang diberikan berdasarkan teori yang relevan bukan berdasarkan data-data dari lapangan.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

hal-hal yang dijelaskan dalam metodologi penelitian adalah sebagai berikut:

  1. Cara sistematis dengan mengungkapkan masalah secara detail sehingga tujuan penelitian dapat tercapai.
  2. Identitas variabel, menentukan variabel bebas dan variabel terikat.
  3. Objek penelitian secara meny
  4. Sampel dari objek yang diteliti dan dapat mewakili objek secara keseluruhan.
  5. Teknik pengumpulan data, dengan cara observasi langsung, wawancara, angket, dan analisis media untuk menguji kebenaran hipotesis.
  6. Instrumen penelitian, berupa alat untuk mengumpulkan data dan informasi

BAB IV ANALISIS DATA

Analisis data adalah melakukan kegiatan yang bertujuan menginterpretasikan dan mengkaji data yang sudah dikumpulkan. Analisis data dapat dilakukan dengan uji statistik yaitu dengan mendeskripsikan hasil penelitian.

Bagian penutup.

Bagian penutup menyajikan kesimpulan yang singkat, padat, dan jelas juga menunjukkan implikasi, hubungan, dan hasil dari uraian sebelumnya. Kemudian penulis menyajikan saran.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan adalah intisari dari hasil penelitian yang telah dilakukan

Saran adalah rekomendasi yang ditujukan kepada individu atau lembaga terkait temuan hasil penelitian.

DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka adalah kumpulan kepustakaan sebagai landasan teori dan bahan bacaan yang dicatat dengan susunan berdasarkan kaidah penulisan karya ilmiah.

LAMPIRAN

Lampiran adalah bagian terpisah dari laporan penelitian sebagai perangkat penunjang laporan penelitian berupa tabel-tabel, foto, gambar, surat izin, dan angket atau kuesioner.

Contoh Soal & Pembahasan Langkah Penelitian Geografi Kelas 10

Soal No.1
Salah satu ciri dari karya ilmiah adalah karya ilmiah disusun secara sistematis yaitu …
  1. Disusun sesuai keinginan penulis
  2. Disusun berdasarkan keinginan pembimbing
  3. Disusun secara terstruktur dan tertata
  4. Disusun sesuai dengan prioritas
  5. Disusun secara sederhana

PEMBAHASAN :
Penulisan karya ilmiah harus disusun secara sistematis, maksudnya karya ilmiah harus disajikan secara berurutan, terstruktur, dan poin-poin yang ingin disampaikan tertata dengan baik.
Jawaban C

Soal No.2
Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang menjadi bahan rujukan bagi peneliti lain. Agar hasil penelitian tersebut dapat tersebar luas, maka perlu dilakukan …
  1. Mempublikasikan hasil penelitian
  2. Disimpan di perpustakaan
  3. Hasil penelitian diberikan kepada peneliti lain
  4. Menambah jumlah anggota peneliti
  5. Menjual hasil penelitian

PEMBAHASAN :
Setelah penelitian selesai, ada baiknya hasil penelitiannya dipublikasikan dengan tujuan agar:

  1. Hasil penelitian dapat tersebar luas sehingga dapat menjadi sumber informasi, pengetahuan baru, dan sebagai rujukan bagi peneliti lain.
  2. Memperoleh umpan balik dari hasil penelitian tersebut.

Jawaban A

Soal No.3
Berikut ini adalah yang tidak termasuk dalam langkah-langkah penelitian geografi adalah …
  1. Menentukan masalah
  2. Menyusun rumusan masalah
  3. Menentukan anggota penelitian
  4. Menentukan judul penelitian
  5. Menentukan tujuan penelitian

PEMBAHASAN :
Langkah-langkah dalam penelitian geografi sebagai berikut:

  • Menentukan masalah yang akan diteliti
  • Menyusun rumusan masalahnya
  • Menentukan judul penelitian
  • Menentukan tujuan penelitian
  • Menentukan variable penelitian
  • Menentukan landasan teori
  • Menyusun kerangka penelitian
  • Perumusan hipotesis

Jawaban C

Soal No.4
Penelitian eksploratif mendapatkan data dengan cara …
  1. Hipotesis
  2. Wawancara
  3. Eksperimen
  4. Penelitian
  5. Survey

PEMBAHASAN :
Penelitian eksploratif bertujuan untuk mengembangkan dasar mengenai topik yang masih baru dan belum diketahui/ diteliti oleh orang lain. Dalam penelitian eksploratif data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan studi Pustaka.
Jawaban B

Soal No.5
Penelitian geografi fokus pada fenomena geosfer meliputi, kecuali …
  1. Hidrosfer
  2. Litosfer
  3. Atmosfer
  4. Biosfer
  5. Troposfer

PEMBAHASAN :
Fenomena yang dipelajari dalam ilmu geografi adalah fenomena geosfer meliputi:

  • Hidrosfer (lapisan air)
  • Litosfer (lapisan batuan)
  • Atmosfer (lapisan udara)
  • Biosfer (hewan dan tumbuhan)
  • Antroposfer (dinamika penduduk)

Jawaban E

Soal No.6
Proses pengumpulan data dan menganalisa data adalah bagian dari tahap … penelitian.
  1. Perencanaan
  2. Pelaksanaan
  3. Pembuatan laporan
  4. Penelitian
  5. Tujuan

PEMBAHASAN :
Tahapan-tahapan dalam proses penelitian terdiri dari tahapan penelitian, perencanaan, pelaksanaan, dan penulisan laporan. Sedangkan proses pengumpulan data dan menganalisa data adalah bagian dari tahap pelaksanaan pada kegiatan penelitian.
Jawaban B

Soal No.7
Penelitian dengan jumlah objek yang banyak dan dilakukan dalam jangka waktu tertentu disebut dengan …
  1. Studi kasus
  2. Eksperimen
  3. Eksploratif
  4. Survei
  5. Destinatif

PEMBAHASAN :
Jenis penelitian geografi berdasarkan bentuknya yaitu:

  • Studi kasus: penelitian dengan cara studi lapangan dan wawancara untuk menghasilkan gambaran yang lengkap tentang aspek lingkungan sosial.
  • Survei: penelitian dengan jumlah objek yang banyak dan dilakukan dalam jangka waktu tertentu untuk menguji kebenaran hipotesis dan menjelaskan hubungan antarvariabel.
  • Eksperimen: penelitian untuk mengetahui pengaruh tertentu antavariabel satu dengan lainnya.

Jawaban D

Soal No.8
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap suatu masalah penelitian yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris. Pengertian hipotesis tersebut adalah menurut …
  1. Suharsimi Arikunto
  2. Nazir
  3. Sumadi Suryabrata
  4. Etimologis
  5. Donald Ary

PEMBAHASAN :
Beberapa pengertian hipotesis menurut para ahli, salah satunya adalah Moh. Nazir 1998:182 Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap suatu masalah penelitian yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris.
Jawaban B

Soal No.9
Penelitian geografi memiliki sifat-sifat sebagai berikut, kecuali …
  1. Berbasis biaya
  2. Berbasis ilmiah
  3. Berbasis penemuan
  4. Berbasis kebenaran
  5. Berbasis pengembangan

PEMBAHASAN :
Sifat-sifat dari penelitian geografi yaitu:

  • Berlandaskan pada teori (ilmiah)
  • Berdasarkan pada penemuan
  • Dikembangkan secara terus menerus
  • Kebenarannya teruji sehingga hasil penelitian akurat
  • Penelitian dapat memberikan solusi/ dapat memecahkan masalah

Jawaban A

Soal No.10
Penulis hanya perlu memaparkan hasil penelitian pada sebuah forum, dan tidak perlu dibuat sebuah buku atau dalam bentuk karya tulis lainnya. Bentuk publikasi tersebut adalah …
  1. Artikel ilmiah
  2. Laporan penelitian
  3. Presentasi pada forum ilmiah
  4. Tulisan ilmiah popular
  5. Buku teks pelajaran

PEMBAHASAN :
Bentuk-bentuk publikasi ilmiah sebagai berikut:

  1. Artikel ilmiah: hasil penelitian dipublikasikan dalam bentuk artikel, bentuk publikasi ini lebih singkat dibandingkan dengan membuat sebuah buku atau jurnal.
  2. Laporan penelitian: berbentuk jurnal, skripsi, tesis, disertasi, makalah, dll.
  3. Presentasi pada forum ilmiah: memaparkan hasil penelitian pada sebuah forum, dan tidak perlu dibuat sebuah buku atau dalam bentuk karya tulis lainnya.
  4. Tulisan ilmiah popular: diterbitkan di koran, majalah, atau media massa lainnya berupa artikel.
  5. Buku teks pelajaran: buku-buku pelajaran merupakan salah satu hasil penelitian yang dipublikasikan.

Jawaban C

Soal No.11
Metode penelitian agar peneliti dapat mengetahui keadaan wilayah dan kegiatan penduduk secara langsung adalah …
  1. Wawancancara
  2. Pemetaan
  3. Kuantitatif
  4. Kualitatif
  5. Studi lapangan

PEMBAHASAN :
Salah satu metode penelitian yang sering digunakan yaitu studi lapangan. Studi lapangan adalah melakukan pengamatan secara langsung ke lapangan sehingga peneliti dapat mengetahui keadaan wilayah dan kegiatan penduduk secara langsung. Dengan studi lapangan peneliti dapat mengetahui karakteristik objek penelitian secara rinci.
Jawaban E

Soal No.12
Data utama atau data pokok yang diperoleh langsung dari pihak pertama subjek penelitian disebut …
  1. Data primer
  2. Data sekunder
  3. Populasi
  4. Sampel
  5. Responden

PEMBAHASAN :
Jenis-jenis data berdasarkan cara mendapatkannya dibedakan menjadi:

  • Data primer: Data utama atau data pokok yang diperoleh langsung dari pihak pertama subjek penelitian dengan cara kontak langsung antara peneliti dan responden atau informan.
  • Data sekunder: data pelengkap yang diperoleh melalui pihak kedua atau ketiga atau seterusnya dari subjek penelitian.

Jawaban A

Soal No.13
Yang bukan termasuk teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah …
  1. Wawancara
  2. Observasi
  3. Riset
  4. Dokumentasi
  5. Triangulasi

PEMBAHASAN :
Terdapat 4 teknik pengumpulan data dalam penelitian, yaitu:

  • Wawancara
  • Observasi
  • Dokumentasi
  • Triangulasi (gabungan)

Jawaban C

Soal No.14
Pada penelitian kualitatif subjek penelitiannya disebut dengan informan. Informan adalah …
  1. Objek penelitian mewakili populasi
  2. Orang yang memberikan informasi (data)
  3. Pihak perantara informasi
  4. Pemikir penelitian ilmiah
  5. Sampel penelitian

PEMBAHASAN :
Informan adalah orang yang memberikan informasi tentang data yang diinginkan oleh peneliti. Informan adalah subjek penelitian pada penelitian kualitatif.
Jawaban B

Soal No.15
Pengumpulan data dengan cara memberikan daftar pertanyaan kepada responden disebut …
  1. Studi lapangan
  2. Eksperimen
  3. Survey
  4. Kuesioner
  5. Wawancara

PEMBAHASAN :
Salah satu cara mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan kuesioner atau angket, yaitu teknik mengumpulkan data dengan cara memberikan daftar pertanyaan yang harus diisi oleh responden.
Jawaban D

Soal No.16
Perhatikan pernyataan berikut ini:
  • Penelitian dilakukan berdasarkan peristiwa yang terjadi
  • Pengumpulan data dengan studi lapangan dan wawancara
  • Ruang lingkup penelitian lebih sempit hanya fokus pada suatu kasus
  • Kasus yang diteliti meliputi peristiwa, penyebab, perkembangan peristiwa, dan perubahannya

Pernyataan-pernyataan di atas adalah ciri-ciri dari jenis penelitian …

  1. Eksploratif
  2. Eksplanatif
  3. Eksperimen
  4. Studi kasus
  5. Survei

PEMBAHASAN :
Jenis penelitian berdasarkan bentuk dan metode pelaksanaannya dibedakan menjadi:

  1. Studi kasus
    • Penelitian yang mendalam mengenai peristiwa, lingkungan sekitar, dan kondisi tertentu
    • Bertujuan memecahkan masalah
    • Pengumpulan data dengan studi lapangan dan wawancara
    • Ruang lingkup penelitian lebih sempit hanya fokus pada suatu kasus
    • Kasus yang diteliti meliputi peristiwanya, penyebabnya, perkembangan peristiwanya, serta perubahannya
  2. Survei
    • Pengumpulan data dilakukan secara langsung
    • Tujuan penelitian untuk menguji hipotesis dan menguji hubungan antar variable
    • Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara
  3. Eksperimen
    • Penelitian dengan melakukan percobaan
    • Bertujuan untuk mengetahui sebab akibat antara aspek-aspek dan pengaruh antara suatu variable terhadap variable lain
    • Contohnya penelitian di laboratorium dengan melakukan uji sampel

Jawaban D

Soal No.17
Dalam kegiatan penelitian sosial setelah data dikumpulkan maka langkah selanjutnya adalah pengolahan data. Yang termasuk proses pengolahan data untuk penelitian kuantitatif  yaitu …
  1. Proses tabulating
  2. Pengumpulan data
  3. Reduksi data
  4. Display data
  5. Penarikan kesimpulan

PEMBAHASAN :
Tahapan pengolahan data antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif terdapat perbedaan.

Tahapan pengolahan data untuk penelitian kuantitatif yaitu:

  • Tahap pemeriksaan data (editing)
  • Tahap pembuatan kode (coding)
  • Tahap memasukkan data (tabulating)

Tahapan pengolahan data untuk penelitian kualitatif yaitu:

  • Pengumpulan data
  • Reduksi data
  • Display data
  • Penarikan kesimpulan

Jawaban A

Soal No.18
Data berupa diagram, grafik, atau tabel adalah termasuk jenis data …
  1. Primer
  2. Sekunder
  3. Survei
  4. Eksperimen
  5. Internal

PEMBAHASAN :
Data sekunder diperoleh dari sumber lain berupa penelitian-penelitian sebelumnya yang sudah diterima secara umum. Penulis tidak mengumpulkan data secara langsung dari objek penelitian.  Bentuk data sekunder bisa berbentuk diagram, grafik, atau tabel.
Jawaban B

Soal No.19
Data yang akan digunakan sebagai sumber penelitian harus memperhatikan prinsip-prinsip pengumpulan data yaitu …
  1. Data yang diperoleh bersifat subjektif
  2. Data boleh diperbaharui sesuai keinginan penulis
  3. Instrumen penelitian tidak perlu diuji coba
  4. Nama-nama responden harus dijamin kerahasiaannya
  5. Subjek penelitian tidak harus relevan dengan tujuan penelitian

PEMBAHASAN :
Prinsip-prinsip pengumpulan data adalah sebagai berikut:

  • Data-data yang dikumpulkan harus objektif sesuai dengan kondisi lokasi penelitian
  • Instrumen penelitian harus relevan sesuai dengan tujuan penelitian,
  • Instrumen penelitian harus diuji coba dan divalidasi
  • Sampel penelitian dan subjek penelitian harus relevan dengan tujuan penelitian
  • Memegang prinsip kerahasiaan nama-nama sampel atau responden penelitian

Jawaban D

Soal No.20
Proses pengolahan data dengan memasukkan data ke dalam tabel-tabel untuk dianalisis disebut …
  1. Coding
  2. Tabulating
  3. Reduksi
  4. Display
  5. Editing

PEMBAHASAN :
Tahapan pengolahan data untuk penelitian kuantitatif yaitu:

  • Tahap pemeriksaan data (editing): proses pengecekkan jawaban responden dari kuesioner untuk mengetahui kelayakan data penelitian.
  • Tahap pembuatan kode (coding): proses klasifikasi jawaban responden dari data penelitian yang telah dikumpulkan dengan memberikan simbol-simbol.
  • Tahap memasukkan data (tabulating): proses memasukkan data (tabulasi) yang dikelompokkan ke dalam tabel-tabel kemudian dianalisis berupa jumlah skor, nilai rata-rata, median, dan modusnya.

Jawaban B

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You cannot copy content of this page