Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Penampakkan Pada Bumi Dan Benda Langit Tingkat SD

Rangkuman Materi Perubahan Penampakkan Pada Bumi Dan Benda Langit Tingkat SD

Perubahan Penampakan Pada Bumi

Permukaan bumi dalam jangka waktu tertentu dapat mengalami perubahan. Beberapa faktor akan mempengaruhi perubahan kenampakan pada permukaan bumi baik secara alami atau karena perbuatan manusia. Faktor-faktor yang memengaruhi perubahan penampakkan pada bumi diantaranya:

Perubahan daratan oleh air

Perubahan daratan oleh air adalah disebabkan oleh pasang dan surutnya air laut. Pada waktu-waktu tertentu air laut akan meninggi (pasang) dan dan pada waktu lain air laut akan turun (surut). Yang mempengaruhi naik dan turunnya air laut adalah gaya gravitasi bulan, karena bulan kedudukannya sangat dekat dengan bumi. Dalam satu hari pasang surut air laut terjadi sebanyak dua kali. Pada malam hari air laut akan naik dan pada siang hari air laut akan turun.  Pasang surut air laut tersebut menyebabkan terjadinya abrasi, yaitu pengikisan daratan tepi pantai oleh gelombang laut. Abrasi disebut juga dengan erosi yang disebabkan oleh air laut. Perubahan penampakan akibat abrasi adalah pantai menjadi semakin lebar.

Pemanfaatan pasang surut air laut oleh manusia yaitu:

  • Membantu petani membuat garam
  • Ketika pasang kapal-kapal akan mudah masuk ke dermaga, sedangkan pada saat surut kapal-kapal akan sulit merapat ke dermaga.
  • Nelayan akan mencari ikan saat air laut sedang surut
  • Pasang surut air laut dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan generator sebagai sumber listrik
  • Pada saat air laut pasang dimanfaatkan untuk mengumpulkan air laut, untuk pembuatan garam

Sumber gambar : republika.co.id

Perubahan daratan oleh erosi

Erosi disebabkan karena banyaknya gunung yang gundul akibat penebangan liar secara berlebihan. Maka ketika terjadi hujan deras gunung yang sudah gundul akan mengalami longsor. Terjadinya erosi atau pengikisan tanah menyebabkan tanah yang mengandung humus akan terkikis terbawa oleh air dan tanah yang longsor. Sehingga tanah yang pada awalnya subur menjadi kehilangan kes

uburannya. Tumbuhan sebagai produsen tidak bisa tumbuh subur atau bahkan mati. Hal ini menyebabkan sumber pasokan makanan bagi konsumen menjadi berkurang.

Sumber gambar : materiipa

Perubahan daratan oleh udara

Perubahan daratan oleh udara atau angin apabila terjadi badai. Badai adalah angin yang bertiup sangat kencang dan diikuti perubahan cuaca secara tiba-tiba disertai gemuruh petir dan kilatan. Badai menyebabkan pengikisan daratan, pepohonan tumbang, bangunan perumahan hancur, dan lahan pertanian ikut rusak. Pengikisan daratan atau tanah oleh angin disebut deflasi. Deflasi mengakibatkan tanah menjadi tandus dan gersang sehingga tumbuhan tidak tumbuh subur karena zat hara yang terkandung dalam tanah terkikis.

Sumber gambar : republika.co.id

Perubahan daratan karena kebakaran

Kebakaran juga dapat mengakibatkan perubahan penampakan pada daratan. Kebakaran dapat terjadi akibat ulah manusia atau karena cuaca. Manusia membuka lahan pertanian baru dengan cara membakar hutan, sehingga asapnya dapat mengganggu pernapasanan dan dapat merusak habitat mahluk hidup yang tinggal di dalamnya, juga dapat mengganggu penglihatan para pengemudi kendaraan. Pada musim kemarau ranting-ranting dan daun-daun yang kering sangat mudah terbakar sehingga sering terjadi kebakaran di hutan-hutan.

Sumber gambar : liputan6.com

Perubahan Penampakkan Pada Benda Langit

Penampakan benda langit

Benda-benda langit mengalami perubahan kedudukan setiap waktu. Seperti pergiliran siang dan malam, pada siang hari kita dapat melihat matahari dan pada malam hari kita dapat melihat bulan.

Matahari

Matahari adalah bintang yang paling terang dan paling dekat dengan bumi. Matahari terbit dari timur dan terbenam di sebelah barat. Matahari terlihat bulat seperti bumi, pada saat matahari terbit langit akan berwarna jingga kemerahan, dan pada saat matahari terbenam langit akan berwarna merah tembaga. Pada saat pagi, siang, dan sore hari terjadi perbedaan posisi matahari sehingga terdapat perbedaan panas yang kita terima. Panas matahari pada siang hari terasa lebih terik dibandingkan pada pagi dan sore hari karena posisi matahari berada tepat di atas kepala kita. Hal ini terjadi karena bumi berputar pada porosnya dan mengelilingi matahari dari arah kiri ke kanan berlawanan arah jarum jam.

Sumber gambar : gurupendidikan.co.id

Bulan

Bulan adalah satelit yang tidak bisa memancarkan cahaya sendiri, cahaya bulan berasal dari hasil pemantulan cahaya sinar matahari. Cahaya bulan hanya dapat terlihat pada malam hari karena pada siang hari matahari memancarkan sinarnya dengan sangat kuat sedangkan cahaya bulan jauh lebih redup karena posisi bulan sedang tidak tepat memantulkan cahaya ke bumi. Bulan mengalami perubahan bentuk setiap harinya, ada yang berbentuk  sabit, setengah lingkaran, dan bulat penuh. Bulan mengitari bumi dalam waktu 29,5 hari (dibulatkan satu bulan). Perubahan bentuk bulan ini disebut dengan fase bulan.

Jenis-jenis fase bulan, yaitu:

  1. Fase bulan baru
    Terjadi ketika bulan sejajar dengan bumi dan matahari sehingga bulan hampir tidak dapat terlihat, karena bagian bulan yang tidak terkena cahaya matahari sedang menghadap ke bumi.
  2. Fase bulan sabit
    Setelah satu sampai dua hari bulan bergerak mengelilingi bumi dan posisi bulan membentuk sudut tertentu terhadap matahari dan bumi sehingga posisi bulan mulai terlihat (dalam keadaan sabit).
  3. Fase bulan separuh
    Bulan kembali bergerak mengelilingi bumi, setelah hari ketujuh setengah sisi bulan terkena matahari sehingga bulan dalam keadaan separuh.
  4. Fase bulan bungkuk
    Pada fase ini bulan terlihat membentuk ¾ lingkaran.
  5. Fase bulan purnama
    Setelah mengelilingi bumi selama 2 minggu, bulan terlihat kembali ke bentuk semula. Posisi bulan terletak hampir segaris dengan bumi dan matahari, dengan posisi bumi di tengah. Pada posisi ini bulan terkena matahari seluruhnya sehingga bulan tampak bulat penuh seperti bumi.
  6. Fase seperempat terakhir
    Bentuk bulan kembali membentuk bulan separuh dan bulan sabit dengan posisi yang bertolak belakang. Setelah melewati fase ini bulan kembali ke posisi bulan baru.


Sumber gambar : zenius.net

Kedudukan benda langit

Pada malam hari di langit terlihat bintang-bintang. Bintang adalah benda langit yang bisa memancarkan cahaya sendiri. Bintang-bintang yang saling berdekatan apabila digabungkan menjadi rasi bintang. Masing-masing rasi bintang mempunyai namanya sendiri yaitu:

Sumber gambar : ghofursmart.blogspot.com

  • Rasi bintang layang-layang
    Rasi bintang layang-layang disebut juga dengan rasi bintang pari. Rasi bintang layang-layang terletak di langit sebelah selatan sebagai petunjuk  arah selatan.
  • Rasi bintang kalajengking
    Rasi bintang kalajengking atau scorpio terletak di langit bagian tenggara atau timur langit. Jumlah bintang yang membentuk rasi bintang ini konstelasinya cukup banyak  sehingga susah dicari. Pada konstelasi rasi bintang kalajengking terdapat bintang paling  terang yaitu bintang antares.
  • Rasi bintang biduk
    Rasi bintang biduk atau beruang besar (great bear), bintang-bintang berkumpul membentuk formasi seperti beruang besar, terdiri dari 7 buah bintang. Rasi bintang ini terletak di langit sebelah utara dan dapat terlihat sepanjang tahun.
  • Rasi bintang waluku
    Rasi bintang waluku dapat dilihat pada sore hari diantara langit sebelah timur dan barat. Nama lain dari rasi bintang waluku adalah rasi bintang orion atau pemburu, sering dijadikan sebagai petunjuk untuk memulai bercocok  tanam. Rasi bintang orion ditandai dengan adanya 3 bintang kembar yang berjajar membentuk sabuk orion (Orion Belt).

Contoh Soal & Pembahasan Perubahan Penampakkan Pada Bumi Dan Benda Langit Tingkat SD

Soal No.1
Pasang surut air laut disebabkan oleh …
  1. Gravitasi matahari
  2. Gravitasi bumi
  3. Gravitasi bulan
  4. Gravitasi matahari dan bulan

PEMBAHASAN :
Yang mempengaruhi pasang surut air laut adalah gaya gravitasi bulan, karena bulan kedudukannya sangat dekat dengan bumi. Dalam satu hari pasang surut air laut terjadi sebanyak dua kali.
Jawaban C

Soal No.2
Peristiwa ketika air laut naik atau turun disebut …
  1. Pasang naik
  2. Pasang turun
  3. Pasang surut
  4. Pasang naik dan turun

PEMBAHASAN :
Perubahan daratan oleh air adalah disebabkan oleh pasang dan surutnya air laut. Pada waktu-waktu tertentu air laut akan meninggi (pasang) dan dan pada waktu lain air laut akan turun (surut).
Jawaban C

Soal No.3
Salah satu perubahan penampakan daratan akibat terkikis air laut adalah …
  1. Abrasi
  2. Erosi
  3. Korosi
  4. Banjir

PEMBAHASAN :
Pasang surut air laut tersebut menyebabkan terjadinya abrasi, yaitu pengikisan daratan tepi pantai oleh gelombang laut. Abrasi disebut juga dengan erosi yang disebabkan oleh air laut. Perubahan penampakan akibat abrasi adalah pantai menjadi semakin lebar.
Jawaban A

Soal No.4
Peristiwa kebakaran juga mampu merubah penampakan daratan yaitu …
  1. Wilayah perumahan hangus terbakar
  2. Hutan dibakar untuk dijadikan lahan pertanian
  3. Pertokoan yang terbakar mengakibatkan pengangguran
  4. Kebakaran hutan merugikan binatang yang hidup di dalamnya

PEMBAHASAN :
Manusia membuka lahan pertanian baru dengan cara membakar hutan. Peristiwa ini merubah penampakan hutan menjadi lahan pertanian.
Jawaban B

Soal No.5
Daratan mengalami perubahan penampakan karena angin yang bertiup sangat kencang. Peristiwa ini disebut …
  1. Erosi
  2. Abrasi
  3. Inflasi
  4. Deflasi

PEMBAHASAN :
Pengikisan daratan atau tanah oleh angin disebut deflasi. Deflasi mengakibatkan tanah menjadi tandus dan gersang sehingga tumbuhan tidak tumbuh subur karena zat hara yang terkandung dalam tanah terkikis.
Jawaban D

Soal No.6
Bulan berotasi mengelilingi bumi selama …
  1. 7 hari
  2. 29,5 hari
  3. 365 hari
  4. 24 jam

PEMBAHASAN :
Bulan mengalami perubahan bentuk setiap harinya, ada yang berbentuk sabit, setengah lingkaran, dan bulat penuh. Bulan mengitari bumi dalam waktu 29,5 hari (dibulatkan satu bulan). Perubahan bentuk bulan ini disebut dengan fase bulan.
Jawaban B

Soal No.7
Benda langit yang memancarkan cahaya sendiri dan hanya dapat dilihat pada siang hari adalah …
  1. Bumi
  2. Bulan
  3. Matahari
  4. Bintang

PEMBAHASAN :
Matahari adalah bintang yang paling terang dan paling dekat dengan bumi. Bintang adalah benda langit yang dapat memancarkan cahaya sendiri.
Jawaban C

Soal No.8
Bintang-bintang yang saling berdekatan dan mengelompok menjadi …
  1. Planet-planet
  2. Galaksi
  3. Rasi bulan
  4. Rasi bintang

PEMBAHASAN :
Pada malam hari di langit terlihat bintang-bintang. Bintang adalah benda langit yang bisa memancarkan cahaya sendiri. Bintang-bintang yang saling berdekatan apabila digabungkan menjadi rasi bintang.
Jawaban D

Soal No.9
Rasi bintang yang dapat dijadikan petunjuk untuk memulai bercocok tanam adalah …
  1. Rasi bintang waluku
  2. Rasi bintang biduk
  3. Rasi bintang layang-layang
  4. Rasi bintang kalajengking

PEMBAHASAN 
Rasi bintang waluku dapat dilihat pada sore hari diantara langit sebelah timur dan barat. Nama lain dari rasi bintang waluku adalah rasi bintang orion atau pemburu, sering dijadikan sebagai petunjuk untuk memulai bercocok  tanam. Rasi bintang orion ditandai dengan adanya 3 bintang kembar yang berjajar membentuk sabuk orion (Orion Belt).
Jawaban A

Soal No.10
Perhatikan gambar berikut:
Sumber gambar : jakartanotebook.com
Gambar rasi bintang di atas adalah rasi bintang …
  1. Biduk
  2. Waluku
  3. Kalajengking
  4. Layang-layang

PEMBAHASAN :


Sumber gambar : ghofursmart.blogspot.com
Jawaban C

Soal No.11
Yang mempengaruhi naik dan turunnya air laut adalah …
  1. Gravitasi bulan
  2. Gravitasi matahari
  3. Gerakan angin
  4. Perubahan musim

PEMBAHASAN :
Naik dan turunnya air laut disebabkan oleh perputaran bumi dan gaya gravitasi bulan. Kedudukan bulan sangat dekat dengan bumi sehingga gaya gravitasinya mempengaruhi pasang surut air laut.
Jawaban A

Soal No.12
Pengikisan tanah akibat bencana longsor disebut …
  1. Banjir
  2. Korosi
  3. Erosi
  4. Abrasi

PEMBAHASAN :
Erosi adalah pengikisan tanah yang mengakibatkan tanah yang mengandung humus akan kehilangan lapisan humusnya karena terbawa oleh air dan tanah longsor. Erosi terjadi karena hujan besar di daerah yang tanahnya gundul.
Jawaban C

Soal No.13
Dampak negatif terjadinya deflasi adalah …
  1. Tanah menjadi tandus dan gersang
  2. Pasang surut air laut
  3. Melebarnya bibir pantai
  4. Penggundulan hutan

PEMBAHASAN :
Deflasi adalah pengikisan tanah oleh angin, yang mengakibatkan tanah menjadi tandus dan gersang karena zat hara yang terkandung dalam tanah terkikis dan tumbuhan tidak dapat tumbuh subur.
Jawaban A

Soal No.14
Bulan adalah benda langit yang tidak bercahaya, tetapi pada malam hari tampak bercahaya. Hal ini karena …
  1. Fase bulan berubah-ubah
  2. Pantulan dari sinar matahari
  3. Perubahan penampakan benda langit
  4. Bumi berputar pada porosnya

PEMBAHASAN :
Bulan merupakan benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri, cahaya bulan sebenarnya adalah hasil pemantulan cahaya yang berasal dari sinar matahari.
Jawaban B

Soal No.15
Penampakan pada permukaan bumi mengalami perubahan yang dsebabkan oleh, kecuali …
  1. Air
  2. Udara
  3. Kebakaran hutan
  4. Longsor

PEMBAHASAN :
Perubahan penampakan pada bumi disebabkan oleh air (abrasi dan erosi), udara (terjadinya badai), dan kebakaran hutan (pembukaan lahan).
Jawaban D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You cannot copy content of this page