Contoh Soal & Pembahasan Periode Keempat
Mengapa unsur-unsur transisi periode keempat dari kiri ke kanan jari-jari atomnya relatif tidak berubah
PEMBAHASAN :
Disebabkan karena pengisian elektron dari Sc sampai Zn masuk pada subkulit 3d yang merupakan bagian dari kulit ketiga padahal kulit keempat (4s) sudah terisi, sehingga pengaruhnya terhadap pertambahan jari-jari elektron sangat kecil dan bahkan kadang-kadang tidak berpengaruh sama sekali.
PEMBAHASAN :
Yang tidak beraksi dengan asam encer adalah Cu. Karena nilai potensial reduksi Cu lebih besar dibanding H, artinya Cu tidak bisa mereduksi H dari larutan asam
LIHAT JUGA : Rangkuman Materi Kimia Unsur
a. ion Sc3+
b. ion Ti2+
c. ion Fe3+
d. ion Zn2+
PEMBAHASAN :
a. Konfigurasi Ion 21Sc3+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d1 (karena melepas 3e dari 4s dulu kemudian 3d)
b. Konfigurasi Ion 22Ti2+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 (karena melepas 2e dari 4s)
c. Konfigurasi Ion 26Fe3+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 (karena melepas 3e dari 4s dulu kemudian 3d)
d. Konfigurasi Ion 30Zn2+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 (karena melepas 2e dari 4s)
LIHAT JUGA : Video Pembelajaran Kimia Unsur
PEMBAHASAN :
Karena walaupun unsurnya sama tetapi jika pada senyawa yang berbeda bilangan oksidasinya akan berbeda. Perubahan bilangan oksidasi ini yang mengakibatkan adanya perubahan celah energi, sehingga warna yang dihasilkan juga mengalami perubahan
a. Cr2O3
b. FeSO4
c. VO2+
d. Fe2(SO4)3
e. [Cr(H2O)6]3+
PEMBAHASAN :
a. biloks Cr = +3 warnanya hijau
b. biloks Fe = +2 warnanya hijau
c. biloks V = +4 warnanya biru
d. biloks Fe = +3 warnanya kuning
e. Biloks Cr = +3 warnanya hijau
a. ion kompleks
b. ligan, dan
c. bilangan koordinasi
PEMBAHASAN :
a. ion kompleks yaitu ion yang tersusun dari ion pusat (atom pusat) yang dikelilingi oleh molekul atau ion (ligan)
b. ligan yaitu molekul netral atau anion yang mempunyai pasangan elektron bebas yang digunakan untuk membentuk ikatan koordinasi dengan atom pusat
c. bilangan koordinasi yaitu jumlah ikatan koordinasi yang terjadi antara ion pusat dengan ligan
a. [Ni(CO)4]2+
b. [Cr(NH3)6]3+
c. K4[Fe(CN)6] d. [Ag(S2O3)2]3-
e. [Co(NH3)6]Cl3+
PEMBAHASAN :
a. atom pusat Ni, Ligan CO, Bil.Koordinasi = 4, Nama : Ion tetrakarbonilnikel(II)
b. atom pusat Cr, Ligan NH3, Bil.Koordinasi = 6, Nama : Ion heksaaminkrom(III)
c. atom pusat Fe, Ligan CN-, Bil.Koordinasi = 6, Nama : kalium heksasianoferat(II)
d. atom pusat Ag, Ligan S2O3, Bil.Koordinasi = 2, Nama : Ion ditiosulfatoargentat(I)
e. atom pusat Co, Ligan NH3, Bil.Koordinasi = 6, Nama : heksaaminkobalt(III)klorida
a. Kalium heksasianoferat(III)
b. Ion disianoargentat(I)
c. Heksasianokrom(III) klorida
d. Ion heksahidroksoaluminat(III)
e. Natrium tetrasianokuprat(II)
PEMBAHASAN :
a. K3[Fe(CN)6]
b. [Ag(CN)2]-
c. [Cr(CN)6]Cl3
d. [Al(OH)6]3-
e. Na2[Cu(CN)4]
Konfigurasi atom pusat Cu
29Cu : [Ar] 4s1 3d10
Cu+ : [Ar] 3d10 4s0 4p0
Cu+ : [Ar] 3d10 4s1 4p1
Jenis hibridisasi : sp, Bentuk molekul : Linear
NH3 - Cu - NH3
PEMBAHASAN :
Reaksi yang terjadi:
CrCl3.6NH3 + AgNO3 → 3AgCl + senyawa kompleks
karena ada ion Cl- yang bereaksi dengan ion Ag+, berarti di ion kompleksnya tidak ada ligan Cl. Sehingga rumus ion kompleksnya adalah [Cr(NH3)6]3+
PEMBAHASAN :
Mineral logam transisi umumnya berada dalam bentuk sulfida, oksida atau karbonatnya.
PEMBAHASAN :
yaitu direduksi dengan gas CO atau karbon
PEMBAHASAN :
yaitu melalui proses pemanggangan
PEMBAHASAN :
pembuatan logam Titanium dari bijih Ilminite dapat dilakukan dengan cara Flourinasi, sedangkan pembuatan logam Titanium dari Rutile, Anatase dan Ilminite dapat dilakukan dengan cara reduksi dengan aluminium yang selanjutnya akan di iodinasi dari produk yang diperoleh dari proses reduksi
PEMBAHASAN :
Dalam bidang kesehatan, titanium bermanfaat untuk membuat pinggul dan lutut buatan, serta pen untuk memperbaiki tulang yang patah.
PEMBAHASAN :
Vanadium merupakan unsur langka, lunak, dan berwarna abu-abu putih yang ditemukan dalam mineral tertentu dan digunakan terutama untuk menghasilkan paduan logam.
Vanadium tahan terhadap korosi karena memiliki lapisan pelindung oksida di permukaannya.
karena sifatnya tersebut vanadium dicampukan dengan aluminium dan titanium digunakan dalam mesin jet dan rangka pesawat.
Paduan vanadium dengan baja digunakan dalam as roda, poros engkol, roda gigi, dan komponen penting lainnya.
PEMBAHASAN :
untuk membuat stainless steel minimum mengandung 10,5 % kromium. Ada empat jenis stainless steel yaitu stainless steel martensitic (12-14 % kromium), stainless steel Ferritic (17 % kromium), stainless steel Austenitic (17-25% kromium) dan stainless steel duplex (25% kromium). Kegunaannya sebagai baja tahan karat
PEMBAHASAN :
rumus kimia pirolusit MnO2, reaksi pembentukan Mn dari pirolusit:
MnO2 +2C → Mn + 2CO
PEMBAHASAN :
baja mempunyai daya tarik,lengkung, lentur dan alot, kegunaan baja di tinjau dari jenisnya yaitu:
1. Baja stainless steels,di gunakan untuk membuat peralatan atau perkakas dapur
2. Baja invar dibuat sebagai alat pengukur (meteran)
3. Baja mangan digunakan untuk membuat kawat atau kabel listrik dan rel kereta api serta mesin penghancur batu.
PEMBAHASAN :
Prinsip pengolahan besi menjadi baja yaitu penurunan kadar karbon dan penghilangan pengotor dan penambahan logam paduan. tahapannya adalah sebagai berikut.
1. Menurunkan kadar karbon dari 3-4% dalam besi kasar menjadi 0-1,5% dalam baja.
2. Membuang Si, Mn, dan P yang kadarnya dalam besi kasar sekitar 1%,melalui pembentukan terak bersama-sama dengan pengotor lainnya.
3. Menambah unsur alise, seperti Cr, Ni, Mn, V, Mo, dan W agar diperoleh baja sesuai dengan yang diinginkan
PEMBAHASAN :
1. superalloy (32-67% Fe, 15-22% Cr, dan 9-38% Ni) kegunaanya adalah untuk mesin jet dan turbin gas
2. Stainless steel kegunaannya sebagai paduan logam tahan karat
PEMBAHASAN :
1. pengapungan (floating), bijih tembaga dipekatkan dengan menambah detergen dan tembaga.
2. Pemangggangan (roasting), kalkopirit bereaksi dengan oksigen
4CuFeS2(s) + 9O2(g) → 2Cu2S(s) + 2Fe2O3(s) + 6SO2(g)
besi (III) oksida direaksikan dengan SiO2
Fe2O3(s) + 3SiO2(s) → Fe2(SiO3)3(s)
dipanaskan selanjutnya Cu2S akan teroksidasi
2Cu2O(s) + Cu2S(s) + 2SO2(g)
3. Reduksi, terjadi reaksi antara Cu2O dengan Cu2S
2Cu2O(s) + Cu2S(s) → 6Cu(s) + SO2(g)
4. Pemurnian, dielektrolisis dengan anoda Cu kotor dan katode Cu Murni
Anoda : Cu(s) → Cu2+ + 2e
Katoda : Cu2+ + 2e → Cu(s)
PEMBAHASAN :
1. perunggu (Cu + Sn) digunakan untuk perhiasan, senjata, lonceng dan alat musik
2. kuningan (Cu + Zn) digunakan untuk barang-barang hiasan, sekrup, alat-alat musik, dan paku-paku kecil.
PEMBAHASAN :
Seng galvanis yaitu pelapisan seng pada lembaran baja agar baja tidak mudah berkarat.
PEMBAHASAN :
Warnanya biasanya kuning, coklat, atau abu-abu ke abu-abu-hitam, dan mungkin mengkilap atau kusam. kegunaannya untuk dapat dijadikan sebagai batu permata dan bahan cat
Sumber Soal : Kelas XII Penerbit Erlangga Pengarang Unggul Sudarmo
