Rangkuman Materi, Contoh Soal Kalimat Baku Jawaban & Pembahasannya

Rangkuman Materi Kalimat Baku

Kalimat baku adalah kalimat yang Polanya sesuai dengan kaidah kesintaksisan atau keformalan bahasa yang baik dan benar. Berikut ini adalah klasifikasi dan struktur dari kalimat baku:

Klasifikasi kalimat baku

kalimat baku

Dari bagan kalimat di atas, kita bisa simpulkan jika kalimat dibagi menjadi dua kalimat utama: verba (berkata kerja) dan nonverba (tidak berkata kerja)

Kalimat verba

Kalimat verba adalah kalimat yang menggunakan kata kerja (verba) sebagai predikatnya. Kalimat verba di bagi menjadi kalimat aktif dan pasif.

Kalimat aktif

Kalimat aktif dibagi menjadi empat: aktif transitif, aktif intransitif, aktif dwitransitif, dan aktif semitransitif.

  1. Kalimat aktif transitif

    Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang berpredikat me– dan diikuti oleh unsur objek serta bisa dipasifkan. Jadi, pola aktif transitif adalah  S + P + O

    Contoh:

    • Farhan melempar batu ke arah seekor anjing galak.

           s        p (trans)        o

      (Pasif: Batu dilempar Farhan ke arah anjing galak tersebut)

    • Diandra menemukan harta karun di halaman belakang.

      (Pasif: Harta karun ditemukan Diandra di halaman belakang)

    • Kemarin, para guru menemui murid terpandai di sekolah itu.

      (Pasif: Kemarin, murid terpandai di sekolah ditemui para guru)

    • Sukhoi, Pesawat buatan Rusia, menabrak Gunung Salak.

      (Pasif: Gunung Salak ditabrak Sukhoi, pesawat buatan Rusia)

  1. Kalimat aktif intransitif

    Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang berpredikatkan ber-/ter-/di- atau menjadi dan tidak membutuhkan objek namun bisa ditambahkan pelengkap (komplemen).

    Contoh:

    • Toni sedang makan di sebuah warung nasi.

          s        p (intrans)

    • Kucing persiaku sudah pergi dari rumah.
    • Ibu dari teman sekelasku berparas
    • Rumah lamaku beratap
    • Pemuda berjanggut itu ternyata seorang ustadz
    • Apa yang kamu tuliskan di media sosia terbukti lelanggar UU ITE.
    • Kedua pemuda pengangguran itu dinyatakan
    • Anindito menjadi seorang pembalap amatir.
    • Kakekku menjadi sangat khawatir karena masalah ini.
  1. Kalimat aktif dwitransitif

    Kalimat aktif dwitransitif adalah kalimat yang berpredikatkan verba benefaktif dan diikuti oleh objek + pelengkap. Verba benefaktif adalah kata kerja yang bermakna melakukan pekerjaan untuk orang lain. Contoh: membuatkan, membacakan, memetiki, membelikan, membawakan, memperlihatkan, dll.

    Contoh:

    • Sugeng membacakan adiknya sebuah cerita inspiratif.

           s                  p                    o                        pel

    • Pak Ndul sedang membuatkan anak-anak itu mainan edukasi.
    • Pemuda tampan itu telah memetiki kekasihnya setangkai mawar
    • Aku akan membelikan ibu gamis favorit.
    • Para pekerja akan membawakan mandornya kue ulang tahun.
    • Edo sedang memperlihatkan para murid sebuah peta buta.
  1. Kalimat aktif semitransitif

    Kalimat aktif semitransitif adalah kalimat yang predikatnya bisa diikuti objek bisa juga tidak. Contoh verbanya adalah: makan, minum, nonton, dll.

    Contoh:

    • Husein sedang makan atau

           s                  p

      Husein sedang makan nasi goreng buatan Pak Yatno.

            s                p                               o

    • Gadis itu ingin minum atau

      Gadis itu ingin minum segelas jus apel.

    • Para tentara sedang nonton atau

      Para tentara sedang nonton Film G-30S PKI.

Kalimat pasif

Kalimat pasif adalah kalimat yang lebih menekankan ke proses daripada pelaku. Predikat pada kalimat pasif biasanya berprefiks di-. Kalimat pasif dibagi dua: pasif transisi (jika subjeknya orang/kata ganti orang ke-3, seperti dia, ia, mereka, nama orang) dan pasif persona (jika subjeknya orang/kata ganti orang pertama (aku, saya, kami, kita) dan orang kedua (kamu, kalian, Anda)

  1. Pasif transisi

    Contoh:

    • Gembul dan Paijo ditangkap polisi di sebuah tempat perjudian
    • Ia dipanggil penyidik dari kejaksaan untuk mengklarifikasi masalah sengketa tanah ini.
    • Adinda dipegang oleh ayahnya ketika menyebrang.
    • Mereka dikejar burung unta di sebuah kebun binatang.
    • Penjahat itu diinterogasi oleh sejumlah petugas kemanan kantor.
  1. Pasif persona

    Contoh:

    • Buku dari Toko Buku Palasari ini aku jual
    • Para tamu ini kami persilakan untuk menikmati hidangan.
    • Mobil bekas ini kamu beli dengan harga Rp45.000.000,00
    • Anak kucing ini Anda perlakukan dengan baik.
    • Trik belajar ini saya pahami dengan sangat baik.

Kalimat Nonverba

Kalimat nonverba adalah kalimat yang berpredikatkan bukan kata kerja. Predikat nonverba ini terdiri dari predikat nomina (kata benda), adjektiva (kata sifat), preposisional (kata depan), dan numeralia (angka atau bilangan).

Predikat nomina

Kalimat berpredikat nomina (kata benda) biasanya diawali dengan kata seorang, sebuah, suatu, selusin, dll. dan ditambahkan “bukan” sebelum nomina sebagai bentuk negatif atau menyangkalnya.

Contoh:

  • Pamanku adalah pemiliki perusahaan yang bergerak di bidang jasa ini.
  • Amanda, S.H., M.Hum. adalah seorang advokat terkenal di Indonesia.
  • Saya adalah ayah dari dua orang anak perempuan bernama Zhaura dan Zelvania.
  • Pak Waluyo bukanlah pemilik toko yang terbakar itu.
  • Pilot itu bukanlah orang yang gampang emosi.

Predikat adjektiva

Kalimat berpredikat adjektiva adalah kalimat yang berpredikat kata sifat dan ditambahkan bentuk “tidak” sebagai bentuk negatif atau menyangkalnya.

Contoh:

  • Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) adalah jembatan terpanjang di Indonesia.
  • Gunung Tampomas di Kabupaten Sumedang tidak terlalu tinggi.
  • Model berbaju Sari dari India itu sangat cantik dan elegan.
  • Rumah ini sangat tidak layak huni karena beberapa hal.
  • Mobilku masih baru dibandingkan dengan punyamu.

Predikat preposisional

Kalimat berpredikat preposisional adalah predikat yang menggunakan kata depan (preposisi) sebagai predikatnya.

Contoh:

  • Gerombolan pengacau keamanan (GPK) tersebut ke arah utara Gunung Puncak Trikora.
  • Para pelamar itu dari Bandung.
  • Dia ke arah Timur Majalaya.
  • Andika di dalam ruangan.
  • Keponakanku di antara Pak Charles dan seorang ibu paruh baya.

Predikat numeralia

Predikat umeralia adalah predikat yang menggunakan angka atau bilangan sebagai bentuk predikatnya.

Contoh:

  • Buah mangga itu tiga belas.
  • Adik Hilma tiga.
  • Kelerengku banyak.
  • Kambing peliharaannya selusin.
  • Istrinya dua.

Contoh Soal Kalimat Baku Jawaban & Pembahasannya

Soal No.1

Manakah kalimat di bawah ini yang menunjukan kalimat aktif intransitif _______

  1. Patrick mengambil seember air untuk menyiram tanaman pucuk merah itu
  2. Pemuda pengangguran itu berdandan ala orang kaya.
  3. Sang elang mencengkram ular piton kecil dan memangsanya.
  4. Ibu guru menelepon Kepala Sekolah untuk menanyakan kepastian libur.
  5. Bibi membacakanku cerita kepahlawanan tadi malam. 
PEMBAHASAN :

Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang berpredikatkan ber-/ter-/di- atau menjadi dan tidak membutuhkan objek namun bisa ditambahkan pelengkap (komplemen).

  • Opsi A = Aktif transitif
  • Opsi C = Aktif transitif
  • Opsi D = Aktif transitif
  • Opsi E = Aktif dwitranitif

Jawaban B

Soal No.2

Manakah kalimat dibawah ini yang tidak termasuk kalimat verba _________

  1. Peluang di depan gawang saya menfaatkan dengan baik.
  2. Amanda Manopo berwajah kebarat-baratan..
  3. Pelaut ulung itu keturunan Raja Bone IX dari Sulawesi.
  4. Ia memperlihatkan mainan robotnya kepada teman-temannya.
  5. Sejumlah warga sedang bersiaga di depan gerbang utama desa.
PEMBAHASAN :

Kalimat nonverba (bukan kalimat verba) adalah kalimat yang berprdikatkan bukan kata kerja. Predikat nonverba ini terdiri dari predikat nomina (kata benda), adjektiva (kata sifat), preposisional (kata depan), dan numeralia (angka atau bilangan).

  • Opsi A = Verba pasif persona
  • Opsi B = Verba aktif intransitif
  • Opsi D = Verba aktif transitif
  • Opsi E = Verba aktif transitif

Jawaban C

Soal No.3

Manakah kalimat ini yang tidak temasuk kalimat pasif ______

  1. Biduan itu ternyata teman lamaku di kampung.
  2. Bola ini ku tendang jauh-jauh
  3. Bunga ini disiram Rachel tiap hari sehingga daun dan bunganya tampak segar.
  4. Tugas sains ini dikerjakan secara berkelompok oleh para siswa
  5. Pameran ini kalian kunjungi setiap tahunnya.
PEMBAHASAN :
Kalimat pasif adalah kalimat yang lebih menekankan ke proses daripada pelaku. Predikat pada kalimat pasif biasanya berprefiks di-. Kalimat pasif dibagi dua: pasif transisi (jika subjeknya orang/kata ganti orang ke-3, seperti dia, ia, mereka, nama orang) dan pasif persona (jika subjeknya orang/kata ganti orang pertama (aku, saya, kami, kita) dan orang kedua (kamu, kalian, Anda). Opsi A termasuk kalimat aktif intransitif karena berpredikatkan ter– dan diikuti oleh pelengkap (teman lamaku di desa)

Jawaban A

Soal No.4

Manakah kalimat di bawah ini yang termasuk kalimat aktif transitif ___________

  1. Juanda terkena peluru nyasar dari pihak musuh.
  2. Gadis berkerudung merah tersebut diketahui bernama Wulandari.
  3. Sungai Musi berarus deras di bagian hulu.
  4. Ngu Yen menjadi delegasi dari Negara Vietnam dalam Forum Multilateral ASEAN
  5. Kita harus mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi.
PEMBAHASAN :

Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang berpredikat me– dan diikuti oleh unsur objek serta bisa dipasifkan. Jadi, pola aktif transitif adalah  S + P + O.

  • Opsi A = Aktif intransitif (predikat ter-)
  • Opsi B = Aktif intransitif (predikat ber-)
  • Opsi C = Aktif intransitif (predikat ber-)
  • Opsi D = Aktif intransitif (predikat menjadi)

Jawaban E

Soal No.5

Perhatikan kalimat di bawah ini!

Beberapa petugas keamanan sedang membacakan para pengunjung aturan protokol kesehatan selama berkunjung ke pusat perbelanjaan ini.

Kalimat tersebut termasuk kalimat _________

  1. Kalimat noverba nomina
  2. Kalimat aktif intransitif
  3. Kalimat aktif transitif
  4. Kalimat aktif dwitranstif
  5. Kalimat aktif semitransitif
PEMBAHASAN :
Kalimat aktif dwitransitif adalah kalimat yang berpredikatkan verba benefaktif dan diikuti oleh objek + pelengkap verba benefaktif adalah kata kerja yang bermakna melakukan pekerjaan untuk orang lain. Contoh: membuatkan, membacakan, memetiki, membelikan, membawakan, memperlihatkan, dll.

Jawaban D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You cannot copy content of this page