Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Rangka dan Panca Indra Manusia SD

Rangkuman Materi Rangka dan Panca Indra Manusia Tingkat SD

Rangka manusia

Rangka merupakan tulang-tulang penyusun tubuh yang berhubungan secara teratur sehingga manusia dapat berdiri tegak, berjalan, dan berlari. Tulang terdiri dari sel-sel hidup, mineral (kalsium dan fosfat), dan sejenis protein (kolagen). Kalsium dan fosfat yang menyebabkan tulang menjadi keras, sedangkan kolagen menyebabkan tulang menjadi agak lentur.

Sumber gambar: Concise Encyclopedia Nature, 1994

Manfaat Rangka Bagi Tubuh

  1. Tempat pembentukkan sel-sel darah merah
  2. Sebagai alat gerak pasif (rangka dapat bergerak karena gerakan otot)
  3. Memberi bentuk pada tubuh dan penyangga tubuh
  4. Melindungi organ dalam dan organ vital (jantung, hati, usus, dan otak)
  5. Tempat melekatnya otot rangka
  6. Tempat penyimpanan mineral (fosfor dan kalsium)

Bentuk-Bentuk Tulang Rangka Manusia

  1. Tulang pipih: tulangnya berbentuk pipih atau gepeng. Contohnya tulang belikat, tulang dada, tulang rusuk, tulang panggul, dan tulang tengkorak.
  2. Tulang pendek: tulangnya berbentuk bulat pendek. Contohnya tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, ruas-ruas tulang belakang, dan tulang tempurung lutut.
  3. Tulang pipa: tulangnya berbentuk seperti pipa, bulat panjang, dan di bagian pusatnya terdapat rongga besar. Contohnya tulang lengan, tulang paha, dan tulang ruas jari.
  4. Tulang tidak beraturan: tulangnya tidak beraturan. Contohnya tulang rahang, tulang kepala, dan ruas-ruas tulang belakang.

Bagian-Bagian Rangka tubuh Manusia

Tulang pada manusia terdiri dari tulang keras dan tulang rawan. Pada orang dewasa tulang keras berjumlah 206 tulang, sedangkan pada bayi tulang keras berjumlah 300 tulang. Rangka tubuh manusia tersusun dari tulang keras/ tulang sejati. Terdapat tiga kelompok rangka yang menyusun tubuh manusia, yaitu:

Rangka kepala (tengkorak)

Sumber gambar: wallpapertip.com

Tulang penyusun rangka kepala berbentuk pipih. Tulang rangka kepala berdasarkan letaknya dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Tengkorak wajah, terdapat 13 tulang yaitu:
    2 tulang rahang atas
    2 tulang rahang bawah
    2 tulang pipi
    2 tulang mata
    2 tulang hidung
    1 tulang pangkal lidah
    2 tulang langit-langit
  • Tempurung kepala, sebagai pelindung otak terdapat 10 tulang yaitu:
    1 tulang dahi
    2 tulang ubun-ubun
    1 tulang kepala belakang
    2 tulang baji
    2 tulang tapis
    2 tulang pelipis

Tulang-tulang penyusun rangka kepala tidak dapat digerakkan, kecuali tulang rahang bawah sehingga dapat digunakan untuk makan dan bicara.

Rangka badan

Tulang-tulang yang menyusun rangka badan terdiri atas tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul.

  • Tulang belakang, berjumlah 33 ruas tulang yaitu:
    7 ruas tulang leher
    12 ruas tulang punggung
    5 ruas tulang pinggang
    5 ruas tulang kelangkang, bersatu
    4 ruas tulang ekor, bersatu
  • Tulang dada, terdiri dari:
    • Tulang dada
    • Tulang badan
    • Tulang pedang-pedangan
  • Tulang rusuk, berjumlah 12 pasang yaitu:
    7 pasang tulang rusuk sejati
    3 pasang tulang rusuk palsu
    2 pasang tulang rusuk melayang
  • Tulang gelang bahu, terdiri atas:
    2 tulang selangka
    2 tulang belikat
  • Tulang gelang panggul, terdiri atas:
    2  tulang usus
    2 tulang kemaluan
    2 tulang duduk

Tulang rangka badan berfungsi melindungi bagian dalam tubuh yaitu jantung, paru-paru, hati, lambung, dan ginjal.

Rangka anggota gerak

  • Rangka anggota gerak atas, meliputi bagian bahu hingga siku, bagian siku hingga pergelangan tangan, dan juga bagian telapak tangan. Diantaranya:
    2 tulang lengan atas
    2 tulang hasta
    2 tulang pengumpil
    2 x 8 tulang pergelangan tangan
    2 x 5 tulang telapak tangan
    2 x 14 tulang ruas jari
  • Rangka anggota gerak bawah, meliputi tulang bagian paha dan kaki sehingga manusia dapat duduk, berdiri, berjalan, hingga berlari. Diantaranya:
    2 tulang paha
    2 tulang kering
    2 tulang betis
    2 x 7 tulang pergelangan kaki
    2 x 14 tulang ruas jari
    2 tulang tempurung lutut
    2 x 5 tulang telapak kaki

Sendi

Penghubung tulang-tulang pada rangka manusia adalah sendi. Sendi memungkinkan tubuh manusia dapat digerakkan, dibelokkan, dilipat, ditekuk, dan diputar. Berdasarkan fungsinya, sendi dapat di bedakan menjadi:

  1. Sendi mati (sinartrosis)
    Sendi yang tidak memungkinkan untuk bergerak. Contohnya: sendi antar tulang penyusun tengkorak.
  1. Sendi kaku (amphiatrosis)
    Sendi yang pergerakkannya hanya sedikit. Contohnya: persendian tulang rusuk dan tulang dada.
  1. Sendi gerak (diartrosis)
    Sendi yang dapat bergerak bebas. Jenis-jenis sendi gerak, yaitu:

    • Sendi engsel: dapat begerak satu arah, contohnya siku tangan
    • Sendi pelana: dapat bergerak ke dua arah, contohnya gerakan ibu jari tangan.
    • Sendi peluru: dapat bergerak ke segala arah, contohnya tulang lengan atas dengan tulang gelang bahu.
    • Sendi putar: tulang yang satu berputar mengelilingi tulang lain, contohnya tulang leher pertama dan tulang leher kedua.
    • Sendi geser: ujung tulang satu menggeser ujung tulang lain, contohnya tulang pergelangan kaki dan tangan.


    Sumber gambar : sd.prasacademy.com

Penyakit pada Rangka Manusia

Polio

Sumber gambar : dinkes.agamkab.go.id

Virus polio menyerang saraf pusat dan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf motorik sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan. Untuk mencegah penyakit polio dengan pemberian vaksin pada saat anak berusia di bawah lima tahun.

Rakhitis

Rakhitis adalah kelainan pertumbuhan tulang pada anak karena kekurangan vitamin D, kalsium, atau fosfat sehingga tulang melunak dan menjadi lemah. Misalnya kaki bengkok, kaki berbentuk X atau O.

Sumber gambar : duniaanak.co.id

Osteoporosis

Osteoporosis disebabkan karena kekurangan kalsium dan faktor usia. Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi rapuh dan penderita penyakit ini merasakan nyeri pada saat tulang digerakkan dan lama-kelamaan dapat menyebabkan kelumpuhan.

Sumber gambar : bookingdokter.com

Rematik

Rematik menimbulkan rasa nyeri pada persendian. Bagian sendi yang terkena rematik adalah sendi kaki, tangan, dan siku. Persendian juga biasanya mengalami pembengkakan dan peradangan.

Sumber gambar : Pedomanbengkulu.com

Tumor tulang

Tumor tulang adalah jaringan yang terbentuk akibat sel-sel tulang tumbuh secara tidak terkendali atau sel-sel tulang tumbuh secara abnormal.

Sumber gambar : medicastore.com

Kelainan Tulang Belakang

Kelainan pada tulang belakang ada 3 jenis, yaitu:

  • Kifosis
    Tulang belakang terlalu melengkung ke belakang sehingga tulang belakang melengkung ke depan dan postur tubuh menjadi bungkuk. Kifosis dapat disebabkan obesitas, membawa beban terlalu berat, sikap tubuh kurang baik, keropos tulang, atau penyakit lainnya.
  • Lordosis
    Tulang belakang terlalu melengkung ke depan yang disebabkan terjadinya pergeseran ruas tulang, cedera tulang, obesitas, atau sikap duduk yang terlalu condong ke depan.
  • Skoliosis
    Kelainan yang membuat tulang belakang tampak melengkung ke samping (ke kiri atau kanan) sehingga tulang belakang seperti huruf S atau C. Skoliosis dapat disebabkan karena sikap duduk yang miring, bawaan lahir, atau penyakit tulang yang lain.

Cara Merawat Rangka

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat kesehatan rangka, sebagai berikut:

  1. Membiasakan sikap tubuh yang benar, baik duduk maupun berdiri.
  2. Rutin minum susu dan sayur-sayuran untuk menambah kalsium.
  3. Makan-makanan yang bergizi terutama yang mengandung vitamin D.
  4. Sering berjemur di bawah sinar matahari untuk membentuk vitamin D.
  5. Mengangkat beban sesuai kemampuan.

Indra dan Fungsinya

Ada 5 indra yang dimiliki oleh manusia, sebagai berikut:

Mata (Indra Penglihat)

Mata adalah indra untuk melihat dengan menerima rangsang berupa cahaya.  Bentuk mata seperti bola sehingga disebut bola mata. Bola mata dilindungi oleh tulang dahi dan tulang pipi.

Cara kerja mata:

Cahaya masuk ke mata menembus kornea atau selaput bening → banyak sedikit cahaya yang masuk diatur oleh pupil → pupil meneruskan cahaya ke lensa mata → lensa mata meneruskan cahaya ke retina melalui badan bening → dari retina disampaikan oleh saraf mata ke otak.

Mata memiliki bagian-bagian yang terletak di bagian luar dan bagian dalam mata.

Bagian luar mata, yaitu:

  1. Alis mata
    Alis mata berguna untuk mencegah masuknya keringat ke dalam mata. Letaknya terdapat di atas mata.
  2. Kelopak mata
    • Sebagai penutup bola mata (gerak refleks) apabila ada cahaya yang terlalu terang atau ada benda yang akan masuk ke mata.
    • Membasahi mata dengan cara berkedip
    • Mengeluarkan kotoran keluar dari mata
    • Mengistirahatkan retina dari paparan cahaya
  1. Kelenjar mata
    • kelenjar yang menghasilkan air mata
    • air mata bermanfaat untuk membasahi kornea, melindungi mata dari kuman, menjaga mata dan bagian dalam kelopak mata agar tetap sehat dan lembut.
  2. Bulu mata
    Bulu mata berguna untuk mengurangi cahaya yang berlebih masuk ke mata, mencegah debu dan kotoran agar tidak masuk ke mata.

Bagian dalam mata, yaitu:

  1. Lapisan sklera

    Sumber gambar : duniamata.blogspot.com
    Lapisan sklera merupakan lapisan terluar yang berwarna putih kecuali yang bagian depan tidak berwana atau bening. Sedangkan yang berwarna bening adalah kornea, sebagai penerima rangsang cahaya dan meneruskannya ke bagian dalam mata.
  2. Lapisan koroid
    • Terdapat banyak pembuluh darah
    • Pada bagian depan terdapat selaput pelangi/ iris, sebagai pengatur banyak/ sedikit cahaya yang masuk
    • Di bagian tengah iris terdapat pupil (anak mata), untuk meneruskan cahaya menuju retina.
  3. Retina atau selaput jala
    Retina merupakan bagian mata yang sangat peka terhadap cahaya atau disebut juga dengan bintik kuning (fovea). Pada retina juga terdapat bintik buta, bagian ini tidak peka terhadap cahaya dan berfungsi meneruskan rangsangan bayangan dari retina menuju ke otak.
  4. Lensa mata
    • Benda bening yang berbentuk cembung
    • Terletak di belakang iris
    • Berfungsi meneruskan dan mengumpulkan cahaya atau bayangan benda agar jatuh tepat di retina
    • Memiliki kemampuan daya akomodasi (menjadi cembung atau pipih)
  5. Otot mata
    Otot mata berfungsi untuk menggerakkan bola mata dan merupakan tempat melekatnya bola mata pada dinding dalam rongga mata. Otot mata melekat pada tulang tengkorak yaitu pada rongga mata. Ada 3 pasang otot mata, yaitu:

    • Otot penggerak ke arah atas dan ke arah bawah
    • Otot penggerak ke arah kiri dan ke arah kanan
    • Otot pemutar bola mata
  6. Saraf mata
    Saraf mata adalah saraf penglihatan atau disebut juga saraf optik. Saraf mata memungkinkan kita mampu melihat suatu benda. Saraf mata berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya yang diterima sel-sel reseptor ke susunan saraf pusat di otak.
  7. Cairan bola mata
    Cairan bola mata berwarna keputih-putihan, berbentuk seperti agar-agar, terletak di antara kornea dan lensa mata, juga terletak di antara lensa dan retina.

Macam-Macam Gangguan pada Mata

  1. Rabun jauh/ Miopi
    Rabun jauh adalah gangguan pada mata ketika tidak mampu melihat benda jarak jauh. Hal ini disebabkan karena bayangan benda jatuh di depan retina. Penderita rabun jauh harus menggunakan kacamata yang berlensa cekung/ lensa negatif agar bayangan benda jatuh tepat di retina. Lensa mata pada penderita rabun jauh terlalu pipih.
  2. Rabun dekat/ hipermetropi
    Rabun dekat adalah gangguan pada mata ketika tidak mampu melihat benda kecil pada jarak dekat. Hal ini disebabkan karena bayangan benda jatuh di belakang retina. Penderita rabun dekat harus menggunakan kacamata berlensa cembung/ lensa positif, sehingga bayangan benda jatuh di depan retina.
  3. Rabun senja/ hemerolopi
    Rabun senja disebabkan karena kekurangan vitamin A. penderita rabun senja tidak dapat melihat dengan jelas pada waktu senja hari.
  4. Mata tua/ rabun tua/ presbiopi
    Mata tua biasanya terjadi pada orang yang sudah berusia lanjut (daya akomodasi lemah), penderita tidak dapat melihat benda yang letaknya jauh ataupun dekat. Penderita mata tua harus menggunakan kacamata berlensa rangkap yaitu kacamata yang berlensa positif dan berlensa negatif.
  5. Buta warna
    Buta warna merupakan gangguan pada mata karena faktor keturunan. Penderita tidak dapat membedakan warna tertentu.
  6. Konjungtivitis
    Konjungtivitis adalah peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata. Konjungtivitis disebabkan oleh virus sehingga muncul belek, mata merah, gatal, mengganjal pada mata.
  7. Glaukoma
    Glaukoma adalah kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Tekanan tersebut disebabkan adanya gangguan aliran cairan mata. Penderitan glaukoma merasakan gejala seperti gangguan penglihatan, nyeri pada mata, sampai sakit kepala.
  8. Katarak
    Gangguan pada salah satu atau kedua mata yang ditandai dengan kekeruhan pada lensa mata sehingga pandangan menjadi kabur. Katarak pada umumnya disebabkan karena lanjut usia.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

  • Makan makanan yang mengandung vitamin A (sayuran dan buah-buahan)
  • Membaca dengan cahaya yang cukup (tidak terlalu redup atau terang)
  • Jarak untuk membaca sekitar 30 cm
  • Membaca atau menonton televisi tidak boleh sambil berbaring
  • Jauhkan mata dari kotoran atau debu dengan memakai kacamata
  • Memeriksakan mata secara rutin

Telinga (Indra Pendengaran)

Telinga merupakan alat manusia untuk mendengar. Telinga manusia hanya mampu mendengarkan suara dengan frekuensi antara 20 – 20.000 getaran per detik (Hertz/Hz). Bunyi yang terlalu keras dapat menyebabkan gendang telinga pecah karena hanya berupa selaput tipis.

Cara kerja telinga:

Suara masuk melalui telinga dengan perantara udara → suara ditangkap oleh gendang telinga → gendang telinga bergetar sampai ke ujung saraf melalui osikel → saraf menyampaikan getaran ke otak → suara terdengar.

Bagian-bagian telinga dan fungsinya, sebagai berikut:

Telinga bagian luar

  • Daun telinga: terdiri dari tulang rawan yang dapat ditekuk, berfungsi untuk menangkap suara dari luar.
  • Lubang telinga: meneruskan suara dari daun telinga menuju gendang telinga
  • Gendang telinga: menerima suara dari daun telinga

Telinga bagian tengah

Terdiri dari tiga tulang pendengaran (osikel) dan saluran eustachius, yaitu:

  • Tulang martil
  • Tulang landasan
  • Tulang sanggurdi
  • Saluran eustachius: sebagai penghubung telinga tengah dengan rongga mulut dan untuk menyeimbangkan tekanan udara antara telinga luar dengan telinga tengah.

Bagian tengah telinga berfungsi menerima suara yang ditangkap oleh telinga bagian luar.

Telinga bagian dalam

  • Tingkap jorong
  • Bundar
  • Tiga saluran setengah lingkaran
  • Rumah siput/ koklea
    • Terdapat cairan dan organ yang berfungsi untuk menghantarkan getaran suara serta penerima sinyal getaran suara.
    • Terdapat sel-sel saraf berbentuk seperti rambut untuk mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik yang akan dialirkan ke otak untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Gangguan pada Telinga

  1. Tuli: telinga tidak mampu mendengar bunyi atau suara. Penyebabnya kerusakan gendang telinga, ruang telinga tersumbat atau kerusakan saraf pendengaran. Pada orang lanjut usia gangguan telinga dapat disebabkan oleh kaku gendang telinga dan tidak baiknya hubungan antartulang pendengaran
  2. Congek: infeksi oleh bakteri pada bagian tengah telinga.
  3. Barotrauma: kerusakan jaringan pada telinga akibat tekanan dalam tubuh atau tekanan udara disekitarnya. Biasa terjadi ketika melakukan perjalanan dengan pesawat atau saat berenang.

Cara Memelihara Kesehatan Telinga

  1. Membersihkan telinga secara teratur
  2. Menjaga telinga tetap kering
  3. Tidak mendengarkan suara terlalu keras
  4. Tidak mengorek telinga

Hidung (Indra Pembau)

Hidung terbagi menjadi dua bagian, sebagai berikut:

  1. Lubang hidung
  2. Rongga hidung
    • Terdiri atas tulang hidung dan tengkorak
    • Memiliki selaput lendir (membran mukus) dan rambut halus (bulu hidung/ silia) untuk menyaring kotoran yang masuk ke dalam hidung ketika proses bernapas. Kotoran yang dapat masuk ke dalam hidung bisa berupa debu, kuman, dan cairan.
    • Rongga hidung bagian atas memiliki sel-sel reseptor (ujung-ujung saraf pembau).

Cara Kerja Pada Hidung

Udara masuk saat bernapas → bau ikut terhirup ke dalam hidung → bau larut di dalam lendir → rangsangan bau diterima ujung-ujung saraf pembau → rangsangan diteruskan ke pusat penciuman dan saraf pembau → otak menanggapi rangsang → bau tercium.

Gangguan Pada Hidung

Gangguan pada hidung menyebabkan kepekaan hidung menjadi berkurang hingga tidak dapat mencium bau suatu benda. Beberapa gangguan yang terjadi pada hidung, sebagai berikut:

  • Pilek: tersumbatnya saluran pernapasan
  • Polip: daging tumbuh di dalam rongga hidung)
  • Kerusakan saraf pembau karena cedera pada kepala
  • Mimisan: rusaknya pembuluh kapiler pada dinding saluran hidung akibat udara kering, pilek, kebiasaan mengupil, dll.
  • Sinusitis: peradangan pada rongga sinus

Memelihara Kesehatan Hidung

  • Membersihkan hidung secara rutin dengan menggunakan kapas
  • Menutup hidung ketika berada di lingkungan yang kotor (berdebu, asap rokok atau asap kendaraan)
  • Jika terjadi gangguan segera berobat ke dokter
  • Bagi penderita alergi hindari faktor penyebab alergi

Lidah (Indra Pengecap)

Bagian-Bagian Lidah

Lidah merupakan indera pengecap. Rasa yang dikecap berbeda-beda oleh bagian lidah yang berbeda pula. Pada permukaan lidah terdapat bintil-bintil dengan ujung-ujung saraf pengecap. Ujung-ujung saraf pengecap peka terhadap rangsang rasa makanan atau minuman.

Cara Kerja Lidah

Makanan dan minuman dalam mulut akan merangsang ujung-ujung saraf pengecap → rangsangan rasa diteruskan ke pusat saraf pengecap di otak → otak menanggapi rangsang → rasa makanan dan minuman dapat terasa.

Gangguan Atau Kelainan Pada Lidah

  • Kepekaan lidah tergantung kebiasaan makan seseorang, jika makanan terlalu pedas, terlalu asam, atau terlalu panas maka kepekaan lidah akan terganggu (bintil lidah mengalami kerusakan).
  • Sariawan: infeksi jamur yang menyerang lidah berupa bintik-bintik putih di langit-langit mulut dan gusi. Sariawan disebabkan karena kekurangan vitamin C.

Memelihara Kesehatan Lidah

  • Menghindari makanan yang terlalu panas, pedas, asin, atau asam.
  • Pada saat menggosok gigi, lidah juga harus digosok agar kotoran pada lidah hilang.
  • Makan makanan yang mengandung vitamin C.
  • Memperbanyak minum air.

Kulit (Indra Peraba)

Kulit menyelimuti seluruh tubuh kita untuk melindungi bagian dalam tubuh dari pengaruh luar. Selain itu, kulit juga berfungsi mengatur suhu tubuh dan sebagai indra peraba.

Bagian-Bagian Kulit

Kulit terdiri dari 3 lapisan yaitu:

  1. Lapisan epidermis
    • Lapisan terluar kulit
    • Terdiri dari kulit ari (lapisan epidermis terluar, terdiri dari sel-sel terluar dari lapisan malpighi yang mati) dan lapisan malpighi (terletak di bagian dalam kulit ari, terdiri dari sel-sel yang aktif membelah diri.
    • Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit-bibit penyakit ke dalam tubuh dan mencegah penguapan air dari tubuh.
    • Memiliki saluran keringat, lubang kulit atau pori-pori, dan ujung rambut
  2. Lapisan dermis
    • Terletak di bawah atau di sebelah dalam epidermis.
    • Memiliki kelenjar keringat, kelenjar minyak, akar rambut, pembuluh darah, saraf, dan reseptor indra peraba.
  3. Lapisan hipodermis
    • Lapisan kulit yang paling dalam.
    • Mengandung banyak jaringan lemak yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh.

Cara Kerja Kulit

Kulit menerima rangsang berupa sentuhan panas, dingin, tekanan, atau nyeri → rangsangan diterima oleh sel-sel reseptor → rangsangan diteruskan ke otak melalui urat saraf → tubuh menanggapi rangsangan.

Kelainan Pada Kulit

Kulit sangat rentan mengalami gangguan karena kulit terletak di bagian terluar dari tubuh. Kulit mudah terluka, terserang jamur, dan bibit penyakit lainnya. Penyakit yang sering menyerang kulit diantaranya:

  1. Jerawat
    Jerawat timbul karena ketidakseimbangan hormon, jenis kulit berminyak, dan kulit yang kotor. Jerawat sering muncul pada tubuh bagian kulit wajah, leher, punggung, dan dada.
  2. Panu
    Panu adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh jamur yang menempel di kulit, berupa bercak atau bulatan putih di kulit dan disertai rasa gatal.
  3. Kadas
    Kadas adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh jamur, berupa bulatan putih bersisik. Terdapat garis tepi yang jelas antara kulit yang terkena dan kulit yang tidak terkena.

Memelihara Kesehatan Kulit

  • Menjaga kebersihan kulit dengan mandi dua kali sehari
  • Mencuci tangan dan kaki sebelum tidur secara teratur
  • Makan makanan yang banyak mengandung vitamin E
  • Memperbanyak makan sayuran hijau dan buah-buahan

Contoh Soal & Pembahasan Rangka dan Panca Indera Manusia Tingkat SD

Soal No.1
Manfaat rangka bagi tubuh kecuali …
  1. Tempat melekatnya otot rangka
  2. Melindungi tubuh dari pengaruh luar
  3. Tempat pembentukkan sel-sel darah merah
  4. Sebagai alat gerak pasif

PEMBAHASAN :
Manfaat Rangka Bagi Tubuh

  1. Tempat pembentukkan sel-sel darah merah
  2. Sebagai alat gerak pasif (rangka dapat bergerak karena gerakan otot)
  3. Memberi bentuk pada tubuh dan penyangga tubuh
  4. Melindungi organ dalam dan organ vital (jantung, hati, usus, dan otak)
  5. Tempat melekatnya otot rangka

Tempat penyimpanan mineral (fosfor dan kalsium)
Jawaban B

Soal No.2
Penyakit pada rangka karena kekurangan kalsium adalah …
  1. Osteoporosis
  2. Polio
  3. Rematik
  4. Tumor tulang

PEMBAHASAN :

  1. Osteoporosis
    Osteoporosis disebabkan karena kekurangan kalsium dan faktor usia. Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi rapuh dan penderita penyakit ini merasakan nyeri pada saat tulang digerakkan dan lama-kelamaan dapat menyebabkan kelumpuhan.
  2. Polio
    Virus polio menyerang saraf pusat dan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf motorik sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan. Untuk mencegah penyakit polio dengan pemberian vaksin pada saat anak berusia di bawah lima tahun.
  3. Rematik
    Rematik menimbulkan rasa nyeri pada persendian. Bagian sendi yang terkena rematik adalah sendi kaki, tangan, dan siku. Persendian juga biasanya mengalami pembengkakan dan peradangan.
  4. Tumor tulang
    Tumor tulang adalah jaringan yang terbentuk akibat sel-sel tulang tumbuh secara tidak terkendali atau sel-sel tulang tumbuh secara abnormal.

Jawaban A

Soal No.3
Mineral dalam tulang yang membuat tulang menjadi keras adalah …
  1. Kalsium dan kolagen
  2. Fosfat dan protein
  3. Protein dan kolagen
  4. Kalsium dan fosfat

PEMBAHASAN :
Rangka merupakan tulang-tulang penyusun tubuh yang berhubungan secara teratur sehingga manusia dapat berdiri tegak, berjalan, dan berlari. Tulang terdiri dari sel-sel hidup, mineral (kalsium dan fosfat), dan sejenis protein (kolagen). Kalsium dan fosfat yang menyebabkan tulang menjadi keras, sedangkan kolagen menyebabkan tulang menjadi agak lentur.
Jawaban D

Soal No.4
Penghubung tulang-tulang pada rangka manusia adalah sendi. Yang termasuk sendi sinartrosis adalah …
  1. Persendian pada tulang dada
  2. Sendi antar tulang penyusun tengkorak
  3. Persendian pada tulang rusuk
  4. Sendi pada siku tangan

PEMBAHASAN :

Berdasarkan fungsinya, sendi dapat dibedakan menjadi:

  • Sendi mati (sinartrosis)
    Sendi yang tidak memungkinkan untuk bergerak. Contohnya: sendi antar tulang penyusun tengkorak.
  • Sendi kaku (amphiatrosis)
    Sendi yang pergerakkannya hanya sedikit. Contohnya: persendian tulang rusuk dan tulang dada.
  • Sendi gerak (diartrosis)
    Sendi yang dapat bergerak bebas. Jenis sendi gerak, yaitu sendi engsel: dapat begerak satu arah, contohnya siku tangan.

Jawaban B

Soal No.5
Jumlah tulang keras pada orang dewasa berjumlah …
  1. 206
  2. 208
  3. 204
  4. 202

PEMBAHASAN :
Tulang pada manusia terdiri dari tulang keras dan tulang rawan. Pada orang dewasa tulang keras berjumlah 206 tulang, sedangkan pada bayi tulang keras berjumlah 300 tulang. Rangka tubuh manusia tersusun dari tulang keras/ tulang sejati.
Jawaban A

Soal No.6
Tulang-tulang yang menyusun rangka badan adalah …
  1. Tulang belakang, tempurung kepala, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul.
  2. Tengkorak wajah, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul.
  3. Tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul.
  4. Tulang belakang, tulang dada, tempurung kepala, tulang gelang bahu, dan tengkorak wajah.

PEMBAHASAN :
Tulang-tulang yang menyusun rangka badan terdiri atas tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul. Tulang rangka badan berfungsi melindungi bagian dalam tubuh yaitu jantung, paru-paru, hati, lambung, dan ginjal.
Jawaban C

Soal No.7
Gangguan pada mata karena faktor keturunan adalah …
  1. Miopi
  2. Buta warna
  3. Mata tua
  4. Glaukoma

PEMBAHASAN :

  1. Miopi
    Rabun jauh/ miopi adalah gangguan pada mata ketika tidak mampu melihat benda jarak jauh. Hal ini disebabkan karena bayangan benda jatuh di depan retina. Lensa mata pada penderita rabun jauh terlalu pipih.
  2. Buta warna
    Buta warna merupakan gangguan pada mata karena faktor keturunan. Penderita tidak dapat membedakan warna tertentu.
  3. Mata tua
    Mata tua biasanya terjadi pada orang yang sudah berusia lanjut (daya akomodasi lemah), penderita tidak dapat melihat benda yang letaknya jauh ataupun dekat.
  4. Glaukoma
    Glaukoma adalah kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Tekanan tersebut disebabkan adanya gangguan aliran cairan mata.

Jawaban B

Soal No.8
Pada mata yang termasuk bagian dalam adalah …
  1. Kelopak mata
  2. Kelenjar mata
  3. Alis mata
  4. Lensa mata

PEMBAHASAN :
Bagian luar mata, yaitu:

  • Alis mata
  • Kelopak mata
  • Kelenjar mata
  • Bulu mata

Bagian dalam mata, yaitu:

  • Lapisan sklera
  • Lapisan koroid
  • Retina atau selaput jala
  • Lensa mata
  • Otot mata
  • Saraf mata
  • Cairan bola mata

Jawaban D

Soal No.9
Rangsangan yang diterima oleh indra peraba, kecuali …
  1. Panas
  2. Tekanan
  3. Warna
  4. Nyeri

PEMBAHASAN 
Cara Kerja Kulit

Kulit menerima rangsang berupa sentuhan panas, dingin, tekanan, atau nyeri → rangsangan diterima oleh sel-sel reseptor → rangsangan diteruskan ke otak melalui urat saraf → tubuh menanggapi rangsangan.
Jawaban C

Soal No.10
Lapisan-lapisan yang terdapat pada kulit adalah …
  1. Epidermis, dermis, hipodermis
  2. Epidermis, koklea, hipodermis
  3. Epidermis, fovea, koklea
  4. Kolagen, fovea, koklea

PEMBAHASAN :
Kulit terdiri dari 3 lapisan yaitu:

  1. Lapisan epidermis
    • Lapisan terluar kulit
    • Terdiri dari kulit ari (lapisan epidermis terluar, terdiri dari sel-sel terluar dari lapisan malpighi yang mati) dan lapisan malpighi (terletak di bagian dalam kulit ari, terdiri dari sel-sel yang aktif membelah diri.
    • Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit-bibit penyakit ke dalam tubuh dan mencegah penguapan air dari tubuh.
    • Memiliki saluran keringat, lubang kulit atau pori-pori, dan ujung rambut
  2. Lapisan dermis
    • Terletak di bawah atau di sebelah dalam epidermis.
    • Memiliki kelenjar keringat, kelenjar minyak, akar rambut, pembuluh darah, saraf, dan reseptor indra peraba.
  3. Lapisan hipodermis
    • Lapisan kulit yang paling dalam.
    • Mengandung banyak jaringan lemak yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh.

Jawaban A

Sebelumnya Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Struktur Dan Fungsi Bagian Tumbuhan SD
Selanjutnya Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Daur Hidup Dan Metamorfosis Hewan SD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.