Contoh Soal & Pembahasan Asam Basa & Titrasi SBMPTN Kimia SMA

Contoh Soal & Pembahasan Asam Basa & Titrasi SBMPTN Kimia SMA

Informasi soal nomor 1 s.d 3
Sebanyak 25 ml larutan metilamina (CH3NH2) 0,04 M (Kb = 4 x 10-4) dititrasi dengan larutan HCl 0,02 M
Soal No.1 (UTBK 2019)
pH larutan CH3NH2 sebelum dititrasi adalah….
  1. 3 – 2 log 2
  2. 5 – 2 log 4
  3. 9 + 2 log 4
  4. 10 + 2 log 2
  5. 11 + 2 log 2

PEMBAHASAN :
metilamina termasuk kedalam basa lemah (memiliki Kb) maka pH sebelum dititrasi adalah:

pOH = 3 – log 4
pH = 14 – (3 – log 4) = 11 + log 4 = 11 + 2 log 2
Jawaban E

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN ASAM BASA & TITRASI SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Soal No.2 (UTBK 2019)
pH larutan setelah dititrasi dengan 25 ml HCl adalah…
  1. 6 – log 2
  2. 6 + log 2
  3. 8 – log 2
  4. 8 + log 2
  5. 10 + 2 log 2

PEMBAHASAN :
n CH3NH2 = M x V = 0,04 M x 25 ml = 1 mmol
n HCl = M x V = 0,02 M x 25 ml = 0,5 mmol

Karena yang bersisa adalah basa lemah dan asam konjugasinya maka akan membentuk larutan penyangga basa, yang pH nya

pOH = 4 – log 4
pH = 10 + log 4 = 10 + 2 log 2
Jawaban E

Soal No.3 (UTBK 2019)
Setelah penambahan 55 ml HCl, campuran diencerkan dengan air sampai 100 ml. Berapakah pH nya?…
  1. 2
  2. 3
  3. 4
  4. 5
  5. 6

PEMBAHASAN :
n CH3NH2 = M x V = 0,04 M x 25 ml = 1 mmol
n HCl = M x V = 0,02 M x 55 ml = 1,1 mmol

Karena yang bersisa adalah asam kuat maka pH dihitung dengan rumus asam kuat

[H+] = a. Ma = 1. 0,00125 M = 0,00125 M
Kemudian larutan diencerkan sampai 100 ml
M1. V1 = M2. V2
0,00125M. 80 ml = M2. 100 ml

maka pH = 3
Jawaban B

Informasi soal nomor 4 s.d 5
Fenol, C6H5OH merupakan asam lemah dengan Ka = 10-10. Sebanyak 30 ml larutan fenol 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M, nilai pH dalam labu titrasi dimonitor dengan pH meter. Setelah penambahan 15 mL NaOH, campuran larutan dalam labu titrasi diencerkan dengan H2O murni hingga volume 100 mL
Soal No.4 (UTBK 2019)
pH larutan fenol sebelum titrasi adalah….
  1. 1
  2. 2,5
  3. 4
  4. 5,5
  5. 10,0

PEMBAHASAN :
fenol C6H5OH merupakan asam lemah, maka pH nya dihitung menggunakan rumus asam lemah

pH = 5,5
Jawaban D

Soal No.5 (UTBK 2019)
Setelah penambahan 10 mL larutan NaOH, konsentrasi natrium fenolat dalam larutan pada labu titrasi menjadi….
  1. 0,001
  2. 0,025
  3. 0,040
  4. 0,050
  5. 0,10

PEMBAHASAN :
n C6H5OH = M x V = 0,1 M x 30 ml = 3 mmol
n NaOH = M x V = 0,1 M x 10 ml = 1 mmol
Jika dituliskan dalam reaksi:

Maka konsentrasi natrium fenolat adalah

Jawaban B

Soal No.6 (UTBK 2019)
Logam Na, Ca, Mg, Zn dan Ag dimasukkan ke dalam larutan HCl pekat kemudian ditambahkan padatan KOH. Logam yang lebih dulu mengendap adalah…
  1. Na
  2. Ca
  3. Mg
  4. Zn
  5. Ag

PEMBAHASAN :
Pertama kali logam akan bereaksi dengan HCl. Golongan IA dan IIA dan juga Zn akan larut sedangkan logam Ag jika direaksikan dengan HCl akan membentuk AgCl yang akan pertama kali mengendap namun ketika direaksikan dengan KOH maka kelarutan yang paling rendah dialami oleh Zn(OH)2
Jawaban E

Soal No.7 (UTBK 2018)
Berdasarkan reaksi berikut:
CH3OH(aq) + C2H3O2(aq) HC2H3O2(aq) + CH3O(aq)
HC2H3O2(aq) + CO32-(aq) HCO3(aq) + C2H3O2(aq)
C6H5NH3+(aq) + OH(aq) C6H5NH2(aq) + H2O(l)
yang BUKAN merupakan pasangan asam-basa konjugasi adalah….
  1. CH3OH dan CH3O
  2. HC2H3O2 dan HCO3
  3. C6H5NH2 dan C6H5NH3
  4. C2H3O2 dan HC2H3O2
  5. HCO3 dan CO32-

PEMBAHASAN :
Asam Basa menurut Bronsted-Lowry
Asam : Pemberi/donor proton (H+) → berkurang di akhir 1 H+
Basa : Penerima/akseptor proton (H+) → bertambah di akhir 1 H+
Perubahan dari asam menjadi basa konjugasi yaitu akan mengalami pengurangan sebanyak 1 H+

  1. CH3OH dan CH3O : Merupakan pasangan asam-basa konjugasi karena selisih 1 H+
  2. HC2H3O2 dan HCO3 : : Bukan merupakan pasangan asam-basa konjugasi karena jumlah H nya tidak memiliki selisih 1 H+ dan jumlah atom lainnya berbeda
  3. C6H5NH2 dan C6H5NH3+ : Merupakan pasangan asam-basa konjugasi karena selisih 1 H+
  4. C2H3O2 dan HC2H3O2 : Merupakan pasangan asam-basa konjugasi karena selisih 1 H+
  5. HCO3 dan CO32- : Merupakan pasangan asam-basa konjugasi karena selisih 1 H+

Jawaban yang tepat adalah B
Jawaban B

Soal No.8 (SBMPTN 2016)
Suatu reaksi berlangsung sebagai berikut:
CO32- + SO3 SO42- + CO2
Pernyataan yang BENAR terkait reaksi tersebut adalah….
  1. CO32- bertindak sebagai asam Bronsted-Lowry
  2. SO42- bertindak sebagai asam Lewis
  3. CO2 bertindak sebagai asam Bronsted-Lowry
  4. CO2 bertindak sebagai basa Lewis
  5. SO3 bertindak sebagai asam lewis

PEMBAHASAN :
Pada reaksi:
CO32- + SO3 SO42- + CO2
Tidak terdapat atom H yang bisa di serah terima kan pada teori Bronsted-Lowry
maka reaksi ini dijelaskan melalui teori Asam Basa Lewis
Basa Lewis merupakan donor/pemberi pasangan elektron, cirinya memiliki PEB atau bermuatan negatif. Pada reaksi tersebut yang berperan memberikan pasangan elektron adalah CO32- karena memiliki kelebihan elektron untuk diberikan, sedangkan yang berperan sebagai asam lewis atau penerima pasangan elektron adalah SO3
Jawaban E

Soal No.9 (SBMPTN 2015)
Asam oksalat adalah asam berbasa dua. Sebanyak 10 mL larutan asam oksalat diencerkan dengan air sampai volumenya 100 mL. Larutan ini digunakan untuk menitrasi 20 mL larutan NaOH 0,2 M dengan indikator bromtimol biru. Bila titik akhir titrasi diperoleh saat volume asam oksalat mencapai 25 mL, maka konsentrasi larutan asam oksalat awal adalah….
  1. 0,08 M
  2. 0,40 M
  3. 0,80 M
  4. 1,60 M
  5. 3,20 M

PEMBAHASAN :
Untuk menentukan konsentrasi asam oksalat awal kita menentukan terlebih dahulu konsentrasi asam oksalat yang digunakan untuk menitrasi NaOH. Rumusan untuk titrasi dapat menggunakan
Diketahui:
a (valensi asam/jumlah atom H dalam asam oksalat) = 2
Va (volume asam oksalat yang digunakan untuk titrasi) = 25 mL
b (valensi basa/ jumlah OH dalam NaOH) = 1
Mb = Molaritas basa/NaOH = 0,2 M
Vb (volume NaOH yang digunakan untuk titrasi) = 20 mL
a. Ma. Va = b. Mb. Vb
2. Ma. 25 = 1. 0,2. 20
Ma = 4/50 = 0,08 M
Kemudian kita menentukan molaritas awal menggunakan rumusan pengenceran dengan volume akhir 100 mL yang diambil 25 mL untuk titrasi
M1.V1 = M2.V2
M1 . 10 mL = 0,08 M. 100 mL
M1 = 8/10 = 0,8 M
maka molaritas mula-mulanya adalah 0,8 M
Jawaban D

Soal No.10 (SBMPTN 2014)
Proses Haber-Bosch merupakan proses pembentukan (produksi) amonia berdasarkan reaksi:
3H2(g) + N2(g) 2NH3 (g)
Data Kp dan Kc dari reaksi kesetimbangan tersebut pada berbagai temperatur adalah
Dalam wadah 1 L terdapat 20 g H2, 28 g N2 dan sejumlah NH3 dalam kesetimbangan pada 300 oC. Jika gas NH3 dalam kesetimbangan tersebut dipisahkan dan dilarutkan dalam 1 L air, maka pH larutan yang diperoleh adalah….(Kb NH4OH = 10-5)
  1. 8
  2. 9
  3. 10
  4. 11
  5. 12

PEMBAHASAN :
Reaksi yang terjadi
3H2 + N2 2NH3
menentukan [H2] dan [N2]

Menentukan [NH3] dari data Kc pada suhu 300 oC


[NH3]2 = 10-5. 103 = 10-2
[NH3] = 10-1
Karena dilarutkan ke dalam air sehingga membentuk NH4OH yang merupakan basa lemah, maka pH nya

pOH = 3
pH = 14 – 3 = 11
Jawaban D

DOWNLOAD CONTOH SOAL & PEMBAHASAN ASAM BASA & TITRASI SBMPTN DALAM BENTUK PDF KLIK DISINI

Previous Contoh Soal & Pembahasan Ikatan Kimia SBMPTN Kimia SMA
Selanjutnya Contoh Soal & Pembahasan Larutan Penyangga/Buffer SBMPTN Kimia SMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: