Fitur Terbaru!!

Kini kamu bisa bertanya soal yang tidak ada di artikel kami.
Ajukan pernyataan dan dapatkan jawaban dari tim ahli kami.
Untuk bertanya KLIK DISINI

Rangkuman Materi, Contoh Soal Pola Dan Barisan Bilangan SMP & Pembahasan

Rangkuman Materi Pola & Barisan Bilangan Kelas 8 SMP

Pola Barisan Bilangan

Pola barisan bilangan adalah sebuah barisan bilangan yang penulisannya mengikuti pola-pola tertentu. Pola-pola tersebut yaitu:

Pola persegi

Pola persegi adalah pola bilangan yang dapat membentuk persegi atau sama dengan pola bilangan pangkat 2. Contohnya: 2, 4, 9, 16, … rumusnya: Un = n2

Pola persegi Panjang

Pola persegi Panjang adalah pola dari bilangan-bilangan yang dapat membentuk persegi Panjang. Contohnya: 2, 6, 12, 20, … rumusnya:

Un = n(n+1)

Pola segitiga

Pola barisan bilangan-bilangan yang dapat membentuk segitiga. Contohnya: 3, 6, 10, 15, … rumusnya:

Pola garis lurus

Pola bilangan garis lurus adalah penulisan bilangan dengan mengikuti pola garis lurus. Contohya:

mewakili bilangan 2

Pola

bilangan segitiga pascal

Pola bilangan segitiga pascal adalah pola dari jumlah bilangan pada baris-baris segitiga pascal. Contohnya: baris ke-4 atau U4  terdiri atas bilangan 1, 2, 1. Barisan bilangannya adalah 1, 2, 4, 8, 16, … rumusnya:

Un = 2n-1

Pola bilangan ganjil

Pola bilangan ganjil adalah barisan bilangan yang pola bilangannya merupakan bilangan ganjil. Contohnya: 1, 3, 5, 7, 9, … rumusnya:

Un = 2n-1

Pola bilangan genap

Pola bilangan genap adalah pola barisan yang bilangannya merupakan kumpulan bilangan genap. Contohnya: 2, 4, 6, 8, 10, 12, … rumusnya:

Un = 2n

Barisan Bilangan

Barisan Aritmetika

Barisan aritmetika adalah barisan bilangan yang memiliki pola tetap menurut operasi penjumlahan dan pengurangan. Suku ke-n dari suatu bilangan dilambangkan dengan Un.

Contohnya:

Barisan aritmetika naik

2, 6, 10, 14, 18, … = 4 (beda positif)

Barisan aritmetika turun

20, 18, 16, 14, … = -2 (beda negatif)

Rumusnya:

suku ke-n barisan geometri:

Un = a + (n-1)b

a = U1 = suku pertama

b = beda

Barisan Geometri

Barisan geometri adalah barisan bilangan yang memiliki rasio tetap antara dua suku yang berurutan. Contohnya:

Barisan geometri naik (r > 1)

2, 4, 8, 16, 32, …

Barisan geometri turun (r < 1)

80, 40, 20, 10, …

Rumusnya:

Suku ke-n barisan geometri:

Un = arn-1

a = U1 = suku pertama

r = rasio

Deret Bilangan

Deret aritmetika

Deret aritmetika adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan bilangan aritmetika.

Rumusnya:

Sn = jumlah suku deret aritmetika

a = U1 = suku pertama

b = beda

Deret geometri

Deret geometri adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan bilangan geometri.

Rumusnya:

a = U1 = suku pertama

r = beda

Contoh Soal Pola & Barisan Bilangan Kelas 8 SMP

Soal No.1
Jika diketahui pola bilangan 4, 7, 10, 13,…,…. maka angka pada pola ke-7 adalah …
  1. 17
  2. 19
  3. 20
  4. 22

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Suku pertama (a) = 4
beda (b) = 7-4 = 10-7 = 3
Ditanyakan suku ke 7 (U7)
U7 = a + (n-1)b = 4 + (7-1)3 = 22
Maka suku ke-7 adalah 22
Jawaban D

Soal No.2
U7 dan U10 dari barisan 1, 3, 6, 10, … adalah …
  1. 28 dan 52
  2. 28 dan 55
  3. 30 dan 42
  4. 36 dan 45

PEMBAHASAN :
Barisan tersebut memiliki pola barisan segitiga. Untuk menentukan suku ke-n pola barisan segitiga menggunakan rumusan:



Jawaban B

Soal No.3
Diketahui barisan , x 21, x 22, x 23
  1. x 2n
  2. x n-2
  3. x 2n-2
  4. x 2n-1

PEMBAHASAN :
pola barisan , x 21, x 22, x 23… dapat dituliskan menjadi

x 20, x 21, x 22, x 23. maka untuk suku ke n atau Un = x 2n-1
Jawaban D

Soal No.4
Banyaknya suku bilangan pada barisan 4, 7, 12, 19, …, 228.
  1. 12
  2. 13
  3. 14
  4. 15

PEMBAHASAN :
Menentukan banyaknya suku dapat kita peroleh dengan menentukan rumus barisanya, barisan 4, 7, 12, 19, …, 228. memiliki rumus barisan Un = n2 + 3, karena
4 → 12 +3
7 → 22 + 3
12 → 32 + 3
19 → 42 + 3
Maka untuk menentukan banyaknya suku bisa dilihat dari angka yang terbesar yaitu 228
228 = n2 + 3
n2 = 228 – 3 = 225
n = 15
Jawaban D

Soal No.5
Jika diketahui barisan aritmetika memiliki U3 = 41 dan U6 =65 maka U8= …
  1. 77
  2. 89
  3. 81
  4. 85

PEMBAHASAN :
Untuk menentukan U8 maka kita harus mencari terlebih dahulu a (suku pertama) dan b (beda) nya dari U3 dan U6
Un = a + (n-1)b
U3 = a + 2b
41 = a + 2b
a = 41 – 2b…..(1)
U6 = a + 5b
65 = a + 5b ….(2)
Substitusikan persamaan (1) ke persamaan (2) untuk menentukan nilai b
65 = (41-2b) +5b
65 = 41 + 3b
2b = 65 – 41 = 24
b = 8
Maka nilai a nya
65 = a + 5b = a + 5.8
65 = a + 40
a = 65 – 40 = 25
Menentukan nilai U8
U8 = a + 7b = 25 + 7.8 = 25 + 56 = 81
Jawaban C

Soal No.6
Jika diketahui barisan geometri 2, 10, 50, 250,…. Maka nilai U8 adalah….
  1. 56.750
  2. 78.125
  3. 150.000
  4. 156.250

PEMBAHASAN :
Untuk menentukan U8 kita harus mengetahui rasio (r) dari barisan tersebut. Nilai a barisan tersebut = 2 dan r = 10/2 = 5, maka U8 adalah
Un = a. rn-1
U8 = 2. 58-1
U8 = 156.250
Jawaban D

Soal No.7
Jika diketahui 4, 8, 18-x merupakan deret geometri. Maka nilai x adalah …
  1. 6
  2. 3
  3. 4
  4. 2

PEMBAHASAN :
Karena deret geometri maka berlaku:



8.2 = 18 – x
16 = 18 – x
x = 2
Jawaban D

Soal No.8
Jika diketahui suatu barisan geometri memiliki U4 = 2 dan U8 = 162. Maka suku pertamanya adalah …
  1. 1
  2. 2

PEMBAHASAN :
Karena deret geometri maka:
U4 = ar3 = 2
U8 = ar7 = 162
Maka jika dibandingkan:

r4 = 81
r = 3
Menentukan suku pertama dapat diambil dari U4
U4 = ar3

Jawaban D

Soal No.9
Jumlah 30 bilangan ganjil yang pertama yang dimulai dari 1 adalah …
  1. 800
  2. 850
  3. 900
  4. 950

PEMBAHASAN :
Barisan bilangan ganjil tersebut adalah 1,3,5,7,….
Un = (2n-1)
U30 = 2.30 – 1 = 59
Karena termasuk deret aritmatika dengan a = 1, b = 3-1 = 2. Maka jumlah 30 bilangan ganjil adalah:


Jawaban C

Soal No.10
Jumlah 5 suku pertama dari deret geometri  adalah …

PEMBAHASAN :
Dari soal dapat diketahui:
a =

n = 5
Maka:


Jawaban A

Soal No.11
Dua suku berikutnya dari barisan 4, 5, 8, 13, 20, … adalah
  1. 33, 39
  2. 29, 33
  3. 29,40
  4. 24, 27

PEMBAHASAN :
Barisan dalam soal memiliki beda :
4 ke 5 bedanya 1
5 ke 8 bedanya 3
8 ke 13 bedanya 5
13 ke 20 bedanya 7
Maka dapat disimpulkan barisan tersebut memiliki beda bilangan ganjil sehingga dua suku berikutnya adalah 20 + 9 = 29 dan 29 + 11 = 40
Jawaban C

Soal No.12
Jika diketahui barisan bilangan persegi panjang 2, 6, 12,… maka U9 adalah …
  1. 76
  2. 81
  3. 90
  4. 98

PEMBAHASAN :
Barisan tersebut membentuk barisan bilangan persegi panjang yang memiliki rumus:
n(n + 1), maka nilai U9
U9 = n(n + 1) = 9(9 + 1) = 9. 10 = 90
Jawaban C

Soal No.13
Jika diketahui bilangan segitiga Pascal maka jumlah bilangan pada baris ke-6 adalah ….
  1. 21
  2. 32
  3. 43
  4. 56

PEMBAHASAN :
Bilangan segitiga Pascal memiliki pola sebagai berikut:

Menentukan jumlah bilangan pada baris ke n adalah 2n – 1, maka jumlah bilangan pada baris ke 6 adalah
26 – 1 = 25 = 32
Jawaban B

Soal No.14
Jika diketahui barisan bilangan 46, 40, 34, 28, 22, … maka rumus suku ke-n adalah…
  1. 52 – 6n
  2. 46 – 6n
  3. 45 – 5n
  4. 40 – 2n

PEMBAHASAN :
Barisan 46, 40, 34, 28, 22 termasuk ke dalam barisan deret aritmatika dengan a = 46 dan b = 40 – 46 = -6
maka rumus suku ke-n nya adalah
Un = a + (n – 1)b = 46 + (n – 1)(-6) = 46 -6n + 6 = 52 – 6n
Jawaban A

Soal No.15
-16, -10, -4, x, 8, 14, 20
Maka nilai x adalah …..
  1. -2
  2. 0
  3. 2
  4. 4

PEMBAHASAN :
Diketahui:
a = -16
b = -10 – (-16) = 6
Jika suku ke-4 adalah x maka nilai x
Un = a + (n – 1) b
U4 = -16 + (4 – 1)6
x = -16 + 18 = 2
Jawaban C

Soal No.16
Selembar kertas dipotong menjadi 2 bagian, setiap bagian dipotong menjadi 2, dan seterusnya. Jumlah potongan kertas setelah potongan kelima sama dengan …
  1. 12 bagian
  2. 16 bagian
  3. 32 bagian
  4. 36 bagian

PEMBAHASAN :
Jika kertas dibuat barisannya maka akan membentuk barisan
1, 2, 4, 8, 16,…
Barisan tersebut merupakan barisan geometri karena rasionya sama, yaitu

dengan a = 1
Maka jumlah potongan setelah suku kelima
Un = arn-1
Us = 1 x 25-1 = 24 = 16 bagian
Jawaban B

Soal No.17
Barisan aritmetika 7, 10, 13, 17, …, maka jumlah 15 suku pertamanya adalah …
  1. 333
  2. 560
  3. 690
  4. 420

PEMBAHASAN :
Diketahui:
a = 7
b = 10 – 7 = 3
Maka jumlah 15 suku pertamanya adalah

Jawaban D

Soal No.18
Jika diketahui jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika adalah 1.325. Dengan U3 = 13 dan U7 = 29. Maka nilai n adalah …
  1. 23
  2. 24
  3. 25
  4. 26

PEMBAHASAN :
Suku ke-3
U3 = a + 2b = 13
a = 13 – 2b … (i)

Suku ke-7
U7 = a + 6b = 29 … (ii)
Persamaan (i) disubstitusikan ke (ii) menjadi:
(13 – 2b) + 6b = 29
⇒ 4b + 13 = 29
⇒ 4b = 16
⇒ b = 4
Maka a = 13 – 8 = 5

Menentukan n dari rumus jumlah deret

Maka, n = 25
Jawaban C

Soal No.19
Jika jumlah 7 suku pertama adalah 1.093 dan r = 3 maka nilai U5 adalah …
  1. 79
  2. 80
  3. 81
  4. 82

PEMBAHASAN :
Menentukan nilai a dari jumlah 7 suku pertama



Menentukan U5
Un = arn-1
U5 = 1. 35-1 = 1. 34 = 81
Jawaban C

Soal No.20
Ketika pertama kali bekerja, Pak Jaka menerima gaji sebesar Rp 2.500.000,00 per bulan. Setiap tahunnya gaji Pak Jaka naik sebesar Rp 300.000,00. Gaji Pak Adi pada saat 5 tahun bekerja adalah …
  1. Rp. 3.000.000
  2. Rp. 3.200.000
  3. Rp. 3.500.000
  4. Rp. 3.700.000

PEMBAHASAN :
Dari soal dapat diketahui:
a = 2.500.000
b = 300.000
n = 5
Maka gaji saat 5 tahun bekerja (U5)
Un = a + (n-1) b
U5 = Rp 2.500.000,00 + (5-1)Rp 300.000,00
= Rp 2.500.000,00 + Rp 1.200.000
= Rp 3.700.000,00
Jawaban D

Soal No.21
Barisan bilangan 21, 18, 15, 12, 9, … memiliki rumus suku ke-n …
  1. 32 – 2n
  2. 30 – 3n
  3. 24 – 3n
  4. 28 – 2n

PEMBAHASAN :
Barisan bilangan 21, 18, 15, 12, 9, … merupakan barisan deret aritmetika.
Diketahui:
a = 21
b = 18 – 21 = – 3

Maka untuk mencari rumus suku ke-n sebagai berikut:
Un = a + (n – 1)b
= 21 + (n – 1)(- 3)
= 21 – 3n + 3
= 24 – 3n
Jawaban C

Soal No.22
-15, -10, -5, 0, 5, x, 15, 20. Nilai x seharusnya adalah …
  1. 10
  2. -10
  3. 12
  4. -13

PEMBAHASAN :
-15, -10, -5, 0, 5, x, 15, 20
Diketahui:
a = – 15
b = -10 – (-15) = 5
x adalah suku ke-6

Maka nilai x dapat dihitung sebagai berikut:
U6 = a + (n – 1)b
= -15 + (6-1)5
= -15 + 25
= 10
Jawaban A

Soal No.23
Diketahui 3, p, dan 3p + 2 adalah tiga suku berurutan bilangan aritmetika maka U5 adalah …
  1. 15
  2. -20
  3. 28
  4. -29

PEMBAHASAN :
Berlaku jika b = U2 – U1 = U3 – U2
p – 3 = (3p + 2) – p
p – 3 = 2p + 2
p = – 5

Maka barisannya menjadi 3, -5, -13, …
a = 3
b = – 8
Un = a + (n-1)b
U5 = 3 + (5-1)-8
= 3 – 32
= – 29
Jawaban D

Soal No.24
Terdapat suatu barisan geometri memiliki U4 = 18 dan U8 = 288. Maka rasionya adalah …
  1. 1
  2. 2
  3. 3

PEMBAHASAN :
Diketahui:

U4 = 18

U8 = 288

Untuk menghitung rasio adalah sebagai berikut:


Jawaban B

Soal No.25
Diketahui barisan geometri 4, 16, 64, … Maka suku ke-5 adalah …
  1. 1024
  2. 2224
  3. 1445
  4. 2365

PEMBAHASAN :
4, 16, 64, …
Diketahui:
a = 4
b = 16 – 4 = 12
n = 5
Menghitung rasio sebagai berikut:
a = U1

Maka suku ke-n dapat dihitung sebagai berikut:
Un = arn-1
U5 = 4 x 44
= 4 x 256
= 1024
Jawaban A

Soal No.26
Dua suku berikutnya dari barisan 2, 3, 5, 8, 12, 17, … , … adalah …
  1. 24 dan 35
  2. 23 dan 30
  3. 20 dan 26
  4. 26 dan 34

PEMBAHASAN :

Maka, suku selanjutnya adalah 23 dan 30
Jawaban D

Soal No.27
Perhatikan pola bilangan berikut ini!
Banyak batang korek api pada pola ke-8 adalah …
  1. 25
  2. 30
  3. 28
  4. 32

PEMBAHASAN :

Diketahui:
b = 3
a = 4
n = 8
Berlaku rumus:
U8 = 4 + (8 – 1)3 = 4 + 21 = 25
Maka banyak batang korek api = 25
Jawaban A

Soal No.28
Jumlah bilangan pada baris ke-4 dari bilangan segitiga Pascal adalah …
  1. 32
  2. 16
  3. 10
  4. 8

PEMBAHASAN :
Berikut ini adalah segitiga Pascal:

Untuk menghitung jumlah bilangan pada baris ke-n adalah 2n-1
Maka jumlah bilangan pada baris ke-4 adalah 2n-1 → 24-1 = 23 = 8 atau = 1 + 3 + 3 + 1
Jawaban D

Soal No.29
Terdapat barisan geometri 2, 6, 18, … , U6. Nilai U6 adalah …
  1. 198
  2. 246
  3. 486
  4. 444

PEMBAHASAN :
2, 6, 18, … , U6
Diketahui:
a = 2
n = 6

Menghitung rasio sebagai berikut:=
a = U1

Maka suku ke-n dapat dihitung sebagai berikut:
Un = arn-1
U6 = 2 x 35
= 2 x 243
= 486
Jawaban C

Soal No.30
Jika barisan geometri U2 = 32 dan U4 = 8. Maka suku pertamanya adalah …
  1. 112
  2. 84
  3. 36
  4. 64

PEMBAHASAN :
Diketahui:
U2 = 32
U4 = 8

Menghitung rasio sebagai berikut:

Maka suku pertamanya dapat dihitung sebagai berikut:

Jawaban D

Soal No.31
Di dalam sebuah bioskop disusun kursi dengan barisan paling depan 12 buah, baris kedua 16 buah, dan baris ketiga 20 buah. Maka jumlah seluruh kursi di dalam bioskop sampai baris ke-8 adalah …
  1. 144
  2. 208
  3. 256
  4. 198

PEMBAHASAN :
Diketahui:
a = U1 = 12
U2 = 16
U3 = 20
b = 16 – 12 = 4
n = 8

Maka jumlah seluruh kursi dapat dihitung sebagai berikut:

= 4 (24 +28)
= 208
Jawaban B

Soal No.32
Sebuah deret aritmetika memiliki U3 = 24 dan U7 = 56. Maka jumlah 10 suku pertamanya adalah …
  1. 152
  2. 144
  3. 187
  4. 180

PEMBAHASAN :
Diketahui:
U3 = 24
U7 = 56
n = 10

Persamaan 1
U3 = a + 2b = 24
Persamaan 2
U7 = a + 6b = 56

Substitusikan persamaan 1 ke 2 sebagai berikut:
U3 = a + 2b = 24 → a = 24 – 2b
U7 = a + 6b = 56 → a + 6b = 56
24 – 2b + 6b = 56
24 + 4b = 56
4b = 32
b = 8
a = 24 – 2b
a = 24 – 2(8)
a = 24 – 16
a = 8

Maka jumlah 10 suku pertama dapat dihitung sebagai berikut:

Jawaban A

Soal No.33
Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika adalah 1.008 dengan U5 = 12 dan U9 = 28. Maka jumlah n adalah …
  1. 18
  2. 20
  3. 24
  4. 30

PEMBAHASAN :
Diketahui:
Sn = 1.008
U5 = 12 → a + 4b = 12
U9 = 28 → a + 8b = 28

Substitusikan persamaan di atas sebagai berikut:
a = 12 – 4b
12 – 4b + 8b = 28
12 + 4b = 28
4b = 16
b = 4
a = 12 – 4b
= 12 – 4(4)
= – 4

Maka untuk mencari jumlah n gunakan rumus, sebagai berikut:

2.016 = n ( – 8 + 4n – 4)
2.016 = n (4n – 12)
2.016 = 4n2 – 12n
504 = n2 – 3n
n2 – 3n – 504 = 0
(n – 24)(n + 21) = 0
n yang memenuhi syarat adalah n positif, yaitu n = 24
Jawaban C

Soal No.34
Diketahui jumlah n bilangan asli yang pertama dirumuskan . Jika jumlah bilangan asli adalah 250, maka banyaknya bilangan adalah …
  1. 20
  2. 25
  3. 18
  4. 34

PEMBAHASAN :

n(n + 5) = 500
n2 + 5n = 500
(n + 25)(n – 20) = 0
n yang memenuhi syarat yaitu: n = 20
Jawaban A

Soal No.35
Jika jumlah suku ke-n dari suatu barisan bilangan ditentukan dengan rumus  . Maka jumlah suku ke-5 dari barisan tersebut adalah …
  1. -3
  2. 2
  3. -1
  4. ½

PEMBAHASAN :

Jawaban C

Soal No.36
Jika rumus suku ke-n suatu deret aritmetika adalah Un = 2n – 1. Maka jumlah 8 suku pertama dari deret tersebut adalah …
  1. 100
  2. 72
  3. 35
  4. 64

PEMBAHASAN :
Un = 2n – 1
n = 1
U1 = 2.1 – 1 = 1
n = 8
U8 = 2.8 – 1 = 15

Maka jumlah 8 suku pertama dari deret tersebut sebagai berikut:

Jawaban D

Soal No.37
Pola bilangan yang dimulai dengan angka 0 dan bilangan berikutnya ditambahkan 2 disebut bilangan …
  1. Segitiga
  2. Pascal
  3. Genap
  4. Ganjil

PEMBAHASAN :
Pola bilangan genap adalah pola bilangan yang diawali dengan angka 0 kemudian angka berikutnya ditambahkan dengan angka 2. contohnya 0, 2, 4, 6, 8, …
Jawaban C

Soal No.38
Banyaknya suku dalam barisan aritmetika 3,6,9,12, …, 42 adalah …
  1. 12
  2. 14
  3. 20
  4. 24

PEMBAHASAN :
Barisan aritmetika 3,6,9,12, …, 42
a = 3
Un = 42
b = 6 – 3 = 3
Un = a + (n – 1)b
42 = 3 + (n – 1)3
42 = 3 + 3n – 3
42 = 3n
n = 14
Jawaban B

Soal No.39
Jika 2 + 22 + 23 + … + 2n = 126. Nilai n adalah …
  1. 10
  2. 6
  3. 8
  4. 4

PEMBAHASAN :
2 + 22 + 23 + … + 2n = 126

Maka untuk menghitung nilai n sebagai berikut:

126 = 2n+1 – 2
2n+1 = 128
2n+1 = 27
n + 1 = 7
n = 6
Jawaban B

Soal No.40
Sebuah deret geometri dengan nilai S6 = 728 dan rasio pada deret tersebut adalah 3. Maka suku pertama deret tersebut adalah …
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4

PEMBAHASAN :
U
Diketahui:
S6 = 728
r = 3

Maka untuk menghitung nilai U1 adalah sebagai berikut:
Pada deret geometri berlaku U1 = a

Jawaban B

Soal No.41
Jumlah 6 suku pertama suatu deret adalah 189. Jika r = 2, maka nilai U3 adalah …
  1. 10
  2. 8
  3. 23
  4. 12

PEMBAHASAN :
S6 = 189
r = 2
n = 3

Maka nilai U3 dapat dihitung sebagai berikut:
Un = arn-1
U3 = ar3-1
       = 3. 22
= 12
Jawaban D

Soal No.42
Jika barisan geometri 3 + 9 + 27 + … + x = 120. Maka nilai x adalah …
  1. 91
  2. 35
  3. 243
  4. 81

PEMBAHASAN :
Barisan geometri 3 + 9 + 27 + … + x = 120
a = 3
r = = 3

Maka nilai x dapat dihitung sebagai berikut:

240 = 3n+1 – 3
243 = 3n+1
35 = 3n+1
n = 4
x = U4 = a.rn-1
= 3. 34-1
= 81
Jawaban D

Soal No.43
Terdapat suatu baris geometri dengan U4 = 18 dan U6 = 72. Maka U1  adalah …

PEMBAHASAN :
Diketahui:
U4 = 18
U6 = 72

Menentukan nilai r, sebagai berikut:

r2 = 4
r = 2

Menentukan nilai a, sebagai berikut:
U1 = a
ar3 = 18

Jawaban A

Soal No.44
Diketahui deret geometri U2 = 3 dan U4 = 48. Nilai dari S5 adalah …

PEMBAHASAN :
U2 = ar = 3
U4 = ar3 = 48

Menghitung nilai r sebagai berikut:

r2 = 16
r = 4
Dengan r = 4 maka:
ar = 3
a . 4 = 3
a = ¾

Jawaban B

Soal No.45
Diketahui p + 1, p – 2, p + 3 adalah tiga suku berurutan dalam deret geometri. Maka nilai p adalah …

PEMBAHASAN :
Deret geometri p + 1, p – 2, p + 3

(p-2)2 = (p+1)(p+3)
p2 – 4p + 4 = p2 + 3p + p + 3
8p = 1
p = 1/8
Jawaban A

Soal No.46
Jika suku ke-n suatu deret geometri adalah . Maka rasionya adalah …

PEMBAHASAN :

Jawaban A

Soal No.47

Jumlah 5 suku pertama dari deret geometri adalah …

PEMBAHASAN :

Jawaban D

Soal No.48
Diketahui p + 1, p – 2, p + 3 adalah tiga suku berurutan dalam deret geometri. Maka nilai p adalah …

PEMBAHASAN :

Jawaban A

Fitur Terbaru!!

Kini kamu bisa bertanya soal yang tidak ada di artikel kami.
Ajukan pernyataan dan dapatkan jawaban dari tim ahli kami.
Untuk bertanya KLIK DISINI

Sebelumnya Rangkuman Materi, Contoh Soal Participial Clause 1 & Pembahasannya
Selanjutnya Rangkuman Materi, Contoh Soal Gerund dan Infinitive & Pembahasannya

4 Komentar

  1. Apa tidak bisa di convert ke ms.word?
    Tadi saya coba harus pakai password

  2. Alhamdulillaah,terima kasih atas sharing rangkuman materi,contoh soal,dan pembahasan ttg Pola dan Barisan Bilangannya…jadi bs nambah variasi di bank soal kami.

  3. Terimakasih pak guru

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.