Home / Kimia Kelas XI / Rangkuman Materi Teori Asam Basa, Menghitung pH, Titrasi

Rangkuman Materi Teori Asam Basa, Menghitung pH, Titrasi

Teori Asam Basa

Teori Arhenius

Asam : Zat yang dimasukan ke dalam air menghasilkan ion H+, contoh:

HCl(aq) ® H+ (aq) + Cl(aq)

Basa : Zat yang dimasukan ke dalam air menghasilkan ion OH, contoh:

KOH (aq) ® K+(aq) + OH(aq)

Teori Bronsted-Lowry

Asam : Zat yang bertindak sebagai donor/pemberi proton (H+)

Basa : Zat yang bertindak sebagai akseptor/penerima proton (H+)

Contoh:
Basa Asam
NH3(g) + H2O(l) ®NH4+(aq) + OH(aq)
Untitled-3
Melepas 1 H+
Untitled-3
Menangkap 1 H+

Teori Lewis

Asam : Zat yang bertindak sebagai akseptor/penerima pasangan elektron

Basa : Zat yang bertindak sebagai donor/pemberi pasangan elektron

Contoh:

NH3(g) + BF3(g) ® H3N–BF3(s)

Dalam reaksi tersebut, BF3 bertindak sebagai akspetor pasangan elektron

LIHAT JUGA : Contoh Soal Asam Basa

Asam

Terbagi menjadi dua:

Asam Kuat

Mengalami ionisasi sempurna dalam air
Memiliki derajat ionisasi (α) = 1
Contohnya: H2SO4, HCl, HBr, HI, HNO3, HClO4

Rumus penentuan pH:

[H+] = a. Ma

Ket : a = valensi asam (jumlah H+)

Ma = Molaritas Asam

pH = – log [H+]

Jika [H+] = 10-a maka pH = a

Jika [H+] = b. 10-a maka pH = a – log b

LIHAT JUGA : Video Pembelajaran Titrasi & Stoikiometri Asam Basa

Asam Lemah

Mengalami ionisasi sebagian dalam air

Memiliki derajat ionisasi 0<α<1, rumus menentukan α:

Contohnya : HCN, HF, H3PO4, CH3COOH, dll
Rumus penentuan pH:

pH = – log [H+]

Jika [H+] = 10-a maka pH = a

Jika [H+] = b. 10-a maka pH = a – log b

BASA

Basa Kuat

Mengalami ionisasi sempurna dalam air
Memiliki derajat ionisasi (α) = 1
Contohnya : LiOH, KOH, NaOH, RbOH, CsOH, Ca(OH)2, Sr(OH)2, Ba(OH)2
Rumus penentuan pH:

[OH] = b. Mb

Ket : b = valensi basa(jumlah OH)

Mb = Molaritas Basa

pOH = – log [OH]

Jika [OH] = 10-a maka pOH = a

Jika [OH] = b. 10-a maka pOH = a – log b

pH = 14 – pOH

Basa Lemah

Mengalami ionisasi sebagian dalam air
Memiliki derajat ionisasi 0<α<1, rumus menentukan α :

Contohnya : NH4OH, AgOH, Fe(OH)2, Fe(OH)3, Mg(OH)2,dll
Rumus penentuan pH:

pOH = – log [OH]

Jika [OH] = 10-a maka pOH = a

Jika [OH] = b. 10-a maka pOH = a – log b

pH = 14 – pOH

 

 

TITRASI

  • Merupakan metode analisis kuantitatif untuk menentukan kadar suatu larutan.
  • Jika zat yang akan ditentukan kadarnya adalah larutan asam maka harus dititrasi oleh larutan basa, begitu pula sebaliknya.

Perhitungan Titrasi

  • Perhitungan titrasi berguna menentukan konsentrasi larutan asam / basa yang diperoleh
    dari hasil titrasi pada keadaan titik ekuivalen.
  • Titik ekuivalen terjadi pada saat asam tepat bereaksi dengan basa, dan sebaliknya.
    Berlaku hubungan:

    Jumlah gram ekuivalen (grek) asam = Jumlah gram ekuivalen (grek) basa

    Dengan :

    Jumlah grek asam = Va x Na

    Jumlah grek basa = Vb x Nb

    Na = Normalitas Asam (N), Va = Volume asam (L)

    Nb = Normalitas Basa (N), Vb = Volume basa (L)

  • Sehingga berlaku hubungan:

Va x Na = Vb x Nb

  • Hubungan normalitas dan molaritas

    Na = Ma x a

    Nb = Mb x b

  • Sehingga berlaku hubungan:

     

    Va x Ma x a = Vb x Mb x b

    Dengan :

    Ma = molaritas asam;

    a = valensi asam/jumlah ion H+

    Mb = molaritas basa;

    b = valensi basa/jumlah ion OH

Lihat Juga

Contoh Soal dan Pembahasan Asam Basa dan Titrasi

Soal No.1 Bagaimana cara mengenali suatu larutan bersifat asam asam atau basa? PEMBAHASAN : Dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: