Rangkuman Materi, Contoh Soal Keanekaragaman Hayati & Pembahasan

Rangkuman Materi Keanekaragaman Hayati Kelas 10

Pengertian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman mahluk hidup yang memperlihatkan seluruh variasi gen, spesies, dan ekosistem di suatu daerah. Pada prinsipnya keanekaragaman hayati berarti tidak ada satupun mahluk yang sama persis di dunia ini, baik secara sifat, wujud, maupun prilakunya. Keanekaragaman hayati menurut tingkat keberagamannya dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu:

Keanekaragaman tingkat gen

  • keanekaragaman individu dalam satu spesies yang sama
  • setiap individu memiliki susunan parangkat gen yang khas
  • setiap individu memiliki faktor genetik yang berbeda
  • terbentuknya variasi dalam satu keturunan dari induk yang sama
  • keadaan lingkungan mempengaruhi perubahan gen karena adaptasi, persilangan dan mutasi
  • contohnya warna mata (biru, hitam, dan cokelat), warna kulit (putih, kuning, sawo matang), bentuk rambut (lurus, ikal, keriting), warna bunga bugenvil variegota (merah, putih, jingga, ungu)

Keanekaragaman tingkat jenis (spesies)

  • Variasi berupa bentuk, penampakkan, frekuensi antar spesies
  • Contohnya:
  • Kenanga, sirsak, dan srikaya (satu famili Annonaceae)
  • Ayam, itik, angsa (satu famili Gulliformeae)
  • Kentang, tomat, cabai (satu marga Solanum)

Keanekaragaman tingkat ekosistem

Ekosistem terbentuk karena adanya hubungan timbal balik antara mahluk hidup dan lingkungannya. Berbagai individu dari spesies yang berbeda saling berinteraksi dengan sesamanya dan lingkungannya sehingga terbentuk ekosistem dengan sistem kehidupan yang khas. Faktor-faktor yang mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem, yaitu:

  • Iklim
  • Air
  • Tanah
  • Udara
  • Cahaya
  • Kelembapan
  • Suhu

Contohnya ekosistem hutan bakau, hutan hujan tropis, sabana, ekosistem padang rumput, ekosistem padang pasir, ekosistem pantai, dan daerah bersalju.

Pengelompokkan Keanekaragaman Hayati

Pengelompokkan keanekaragaman hayati bertujuan untuk:

  1. Memberikan penjelasan mengenai ciri-ciri mahluk hidup agar setiap jenis dapat dikenali dengan mudah.
  2. Mengidentifikasi setiap ciri-ciri mahluk hidup agar dapat dikelompokkan sesuai dengan kategorinya.
  3. Memberikan pengetahuan tentang hubungan kekerabatan antar mahluk hidup di dunia.
  4. Mengetahui perkembangan evolusi setiap mahluk hidup berdasarkan hubungan kekerabatannya.

Pengelompokkan mahluk hidup akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Saat ini ada tiga sistem pengelompokkan/ klasifikasi mahluk hidup, yaitu:

Sistem artifisial atau buatan

Sistem ini disusun sesuai  keinginan manusia dengan menggunakan satu atau dua ciri pada mahluk hidup. Contohnya klasifikasi berdasarkan habitatnya (pohon, perdu, semak, terna, memanjat).

Sistem alami

Sistem ini mengelompok secara alami tanpa campur tangan manusia berdasarkan persamaan dan perbedaan morfologinya. Contohnya:

  • Berdasarkan cara gerak: hewan bersayap, hewan bersirip, dan hewan berkaki.
  • Berdasarkan penutup tubuhnya: hewan bersisik, hewan berbulu, hewan bercangkang, dan hewan berambut.
  • Berdasarkan keping bijinya: tumbuhan berkeping biji satu dan berkeping biji dua.
  • Sistem filogenetik
  • Disusun berdasarkan jauh dekatnya hubungan kekerabatan antar takson
  • Setiap mahluk hidup memiliki kesamaan molekul dan biokimia tetapi berbeda dalam hal bentuk, susunan, dan fungsinya
  • Pada prinsipnya sistem ini disusun berdasarkan persamaan fenotipe berupa sifat-sifat bentuk luar (morfologi), faal, tingkah laku yang teramati, dan pewarisan sifat (sejak nenek moyang hingga sekarang).
  • Contohnya mamalia, reptil, dan burung memiliki hubungan evolusioner (hubungan sejak nenek moyang)

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara megabiodiversitas atau negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Keanekaragaman Flora Di Indonesia

Flora di indonesia termasuk ke dalam wilayah flora Malesiana yang meliputi Malaysia, Filipina, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon. Keanekaragaman flora di indonesia berupa:

  • Hutan hujan tropis yang sangat kaya akan keanekaragaman flora berada di Kalimantan, Sumatera, dan Papua.
  • Flora khas indonesia yaitu durian (Durio zibethinus), sukun (Artocarpus communis), bunga Rafflesia (Rafflesia arnoldi), Andalas (Moras Macraura), cempaka kuning (Michelia cempaca L), Gaharu (Aquilaria microcarpa), dan Meranti (Shorea sp.)
  • Memiliki hutan mangrove dan hutan bakau yang luas

Keanekaragaman Fauna Di Indonesia

  • Indonesia memiliki 12% hewan mamalia dunia, 16% hewan reptil dan amfibi dunia, dan 12% burung dunia.
  • Dibatasi dua zoogeografi yaitu garis Wallace dan garis Weber.
  • Garis Wallace dibagi dua daerah, yaitu:
    1. Daerah Oriental meliputi Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Jenis hewannya seperti gajah, banteng, dan harimau.
    2. Daerah Australian meliputi Papua dan pulau-pulau disekitarnya. Jenis hewannya seperti kangguru pohon, kuskus, dan burung cenderawasih.
  • Garis Weber, terdapat daerah peralihan meliputi sebelah timur Sulawesi memanjang ke utarasampai kepulauan Aru, Nusa Tenggara. Jenis hewannya seperti Anoa, burung Maleo, dan Singapuar.

Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keanekaragaman Hayati

Dampak negatif kegiatan manusia yang dapat menurunkan keanekaragaman hayati, yaitu:

  • Pencemaran lingkungan dari limbah pabrik dan rumah tangga
  • Penggunaan bahan kimia secara berlebihan (pestisida kimiawi dan pupuk)
  • Kerusakan habitat (penebangan/penggundulan hutan dan perusakan terumbu karang)
  • Pembakaran hutan untuk membuka lahan baru
  • Perburuan liar

Beberapa usaha manusia yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati, yaitu:

  • Penghijauan atau reboisasi
  • Pemuliaan bibit unggul dengan cara kawin silang sehingga menghasilkan varietas baru
  • Pengendalian hama
  • Program tebang pilih
  • Membuat tempat konservasi

Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati Di Indonesia

  1. Konservasi dibagi dua, yaitu:
    • In Situ: konservasi flora dan fauna yang dilakukan di habitat aslinya, contohnya Taman Nasional Ujung Kulon dan Taman Nasional Baluran.
    • Ex Situ: konservasi flora dan fauna yang dilakukan di luar habitat aslinya, contohnya penangkaran harimau di kebun binatang.
  2. Pemanfaatan keanekaragaman hayati dengan berpegang pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
    • Prinsip daya toleransi: ada batas pemanfaatan yang tidak boleh terlampaui agar sumber daya alam tetap dapat diperbaharui.
    • Prinsip ketahanbalikan: melestarikan plasma nutfah, apabila plasma nutfah punah maka organisme di dalamnya juga akan punah.
    • Prinsip Faktor pengontrol: keseimbangan lingkungan harus terjaga. Faktor pengontrol pada populasi tanaman pertanian, misalnya penggunaan pupuk dan pestisida yang akan berpengaruh terhadap pencemaran lingkungan.
    • Prinsip In optimum: pemanfaatan SDA harus mempertimbangkan dampak jangka panjangnya. Tidak ada SDA yang dapat dimanfaatkan secara optimum tapi harus di bawah batas optimum.

Contoh Soal & Pembahasan Keanekaragaman Hayati UN SMA

Soal No.1 (UN 2014)
Burung, buaya, ikan, katak, dan kambing digolongkan dalam subfilum yang sama berdasarkan sifat…
  1. permukaan tubuh berkulit
  2. anggota gerak beruas-ruas
  3. osmoregulasi homoioterm
  4. memiliki tulang belakang
  5. cara reproduksi ovovivipar

PEMBAHASAN :
Kelima hewan tesebut memiliki kesamaan dalam subfilum vertebrata yang memiliki ruas-ruas tulang belakang sebagai perkembangan dari notokorda. Penjelasan pilihan lainnya

  • permukaan tubuh berkulit : bukan ciri Vertebrata
  • anggota gerak beruas-ruas : ciri Arthopoda
  • osmoregulasi homoioterm : ciri hewan mamalia dan burung
  • cara reproduksi ovovivipar : ciri hewan reptil

Jawaban D

Soal No.2 (UN 2014)
Padi, jagung, jahe, lengkuas, dan anggrek dijadikan ke dalam satu kelompok karena memiliki
  1. akar serabut
  2. tulang daun menyirip
  3. batang bercabang
  4. kelipatan bunga 4 dan 5
  5. biji berkeping dua

PEMBAHASAN :
Kelima tanaman tersebut di kelompokan dalam satu sifat yang sama yaitu kelompok Monokotil yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Memiliki akar berserabut
  2. Jumlah biji berkeping satu
  3. akar dan batang tidak memiliki kambium
  4. Pola tulang daun melengkung
  5. Kelopak bunga umumnya berkelipatan tiga

Maka jawaban yang sesuai adalah pilihan A. Pilihan lainnya merupakan ciri-ciri tumbuhan dikotil
Jawaban A

Soal No.3 (UN 2014)
Salah satu usaha pemerintah Indonesia dalam pelestarian (konservasi) sumber daya alam, di antaranya Cagar Alam. Yang dimaksud dengan Cagar Alam adalah….
  1. kawasan hutan yang dibina dan dipertahankan kelestariannya untuk pendidikan
  2. kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas tumbuhan dan ekosistem yang perkembangannya diserahkan pada alam
  3. kawasan hutan alam yang biasanya terletak di daerah pegunungan yang dikonversikan untuk melindungi lahan agar tidak erosi
  4. kumpulan tumbuhan dan hewan langka untuk ilmu pengetahuan dan rekreasi.
  5. kawasan konservasi alam dengan ciri khas tertentu baik di darat maupun di perairan

PEMBAHASAN :
Cagar alam merupakan kawasan suaka alam yang keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya. Ekosistemnya perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Sehingga pilihan yang paling tepat adalah B
Jawaban B

Soal No.4 (UN 2014)
Tumbuhan kelapa, mangga, dan jagung dapat dikelompokkan dalam kelompok yang sama karena memiliki ciri yang sama, yaitu…
  1. bentuk perakarannya serabut
  2. memiliki biji tertutup
  3. daun-daunnya tersebar pada batang
  4. batangnya berkayu dan keras
  5. memiliki tulang daun sejajar

PEMBAHASAN :
Ketiga tumbuhan tersebut memiliki kesamaan sebagai tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) dimana bakal bijinya tertutup oleh daun buah. Pilihan jawaban lainnya:

  • bentuk perakarannya serabut : hanya dimiliki oleh kelapa dan jagung
  • daun-daunnya tersebar pada batang : hanya dimiliki oleh mangga dan jagung
  • batangnya berkayu dan keras : hanya dimiliki oleh kelapa dan mangga
  • memiliki tulang daun sejajar : hanya dimiliki oleh kelapa dan jagung

Jawaban B

Soal No.5 (UN 2013)
Kucing, anjing, dan harimau menunjukkan kekerabatan yang dekat sehingga dikelompokkan dalam kelompok karnivora berdasarkan….
  1. cara berkembang biak
  2. jenis makanan
  3. jumlah anggota gerak
  4. sistem rangka tubuh
  5. sistem pernapasan

PEMBAHASAN :
Karnivora berkaitan dengan jenis makanan yang disukai oleh hewan. Kelompok hewan karnivora menyukai dagin. Jadi, kesamaan ketiga hewan tersebut yaitu pada jenis makanannya
Jawaban B

Soal No.6 (UN 2013)
Bunga mawar memiliki varietas yang berbeda-beda, tetapi masih dalam satu spesies, yaitu Rosa sinensis. Pengelompokan tanaman ini ke dalam satu spesies berdasarkan….
  1. bentuk perakaran dan jumlah mahkota bunga
  2. bentuk tulang daun dan bentuk helaian daun
  3. adanya lapisan kambium batang
  4. sifat morfologi, anatomi, dan fisiologi yang sama
  5. tidak dihasilkan biji tanaman

PEMBAHASAN :
Meskipun memiliki varietas yang beragam namun bunga mawar memiliki gen yang sama sehingga sifat morfologi, anatomi, dan fisiologinya pun akan sama. Maka jawaban yang tepat adalah D

  • Sifat morfologi : berkaitan dengan bentuk, struktur dan fitur struktural spesifik.
  • Sifat anatomi : berkaitan dengan struktur dan organisasi makhluk hidup
  • Sifat fisiologi : berkaitan dengan fungsi bekerjanya sistem kehidupan di dalam tubuh tumbuhan

Jawaban D

Soal No.7 (UN 2013)
Protozoa dikelompokkan ke dalam empat filum, yaitu Rhizopoda, Flagellata, Ciliata, dan Sporozoa berdasarkan….
  1. jenis pigmennya
  2. jenis makanannya
  3. alat geraknya
  4. habitatnya
  5. cara berkembang biaknya

PEMBAHASAN :
Keempat filum tersebut dibedakan berdasarkan alat geraknya:

  • Rhizopoda : alat geraknya pseudopodia
  • Flagellata : alat geraknya flagela
  • Ciliata : alat geraknya silia
  • Sporozoa : tidak memiliki alat gerak

Jawaban C

Soal No.8 (UN 2013)
Perlindungan alam di Ujung Kulon dilakukan tanpa campur tangan manusia, kecuali jika dipandang perlu. Perlindungan alam tersebut bertujuan…
  1. menakar hewan yang terancam punah
  2. untuk penelitian dan kepentingan ilmiah
  3. sebagai taman rekreasi dan wisata
  4. untuk melindungi hewan tertentu secara ex situ
  5. melindungi komunitas tumbuhan tertentu

PEMBAHASAN :
Perlindungan alamdi Ujung Kulon bertujuan untuk melindungi hewan-hewan yang yang terancam punah. Di taman ujung kulon melindungi hewan badak bercula satu, banteng, dan harimau loreng.
Jawaban A

Soal No.9 (UN 2013)
Pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia dilakukan secara in situ dan ex situ. Pelestarian secara ex situ bertujuan untuk….
  1. konservasi sumber daya alam di habitat aslinya.
  2. melestarikan plasma nutfah yang langka
  3. menjaga peningkatan populasi agar stabil
  4. perlindungan organisme dan pariwisata
  5. kepentingan penelitian

PEMBAHASAN :
Pelestarian ada dua jenis:

  • pelestarian in situ : pelestarian yang dilakukan di habitat aslinya. Tujuannya untuk melestarikan makhluk hidup agar tidak punah dan menambah jumlahnya di habitat aslinya.
  • pelestarian ex situ : pelestarian yang dilakukan di luar habitatnya. Tujuannya untuk melestarikan plasma nutfah, yaitu kekayaan genetik.

Jawaban B

Soal No.10 (UN 2012)
Jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan manusia karena dapat menghasilkan energi adalah air terjun, cahaya matahari, minyak bumi, angin, dan batu bara. Agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, faktor yang perlu diperhatikan adalah….
  1. perlu dikelola untuk memperoleh manfaat bagi sekelompok manusia
  2. pemanfaatan sumber daya alam semaksimal mungkin
  3. pembinaan sikap serasi dengan lingkungan diadakan di sekolah saja
  4. pembatasan produktivitas sumber daya alam
  5. eksploitasi sumber daya alam harus diatur menurut batas regenerasinya

PEMBAHASAN :
Sumber daya alam (SDA) ada yang dapat diperbaharui dan ada yang tidak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui merupakan SDA yang dapat di peroleh kembali jika diperlukan sedangkan SDA yang tidak dapat diperbaharui dalam penggunaannya tidak akan bisa diperoleh kembali. Manusia memanfaatan kedua sumber daya alam tersebut harus memperhatikan jenis sumber daya tersebut jika diperbaharui maka penggunaannya menyesuaikan dengan seberapa lama SDA tersebut dapat diperoleh kembali sedangkan dalam penggunaan SDA tidak dapat diperbaharui penggunaannya harus seefisien mungkin karena kita tidak akan mampu membuatnya ada kembali. Sehingga ekploitasi/penggunaan SDA harus di atur sesuai batas diperolehnya kembali atau regenerasinya.
Jawaban E

Soal No.11 (UN 2012)
Hutan hujan tropis merupakan habitat yang paling banyak menyimpan keanekaragaman hayati. Jenis hutan ini paling banyak terdapat di Indonesia. Cara pemanfaatannya agar tetap lestari adalah….
  1. memanfaatkan sumber daya alamnya semaksimal mungkin
  2. menggunakan alat-alat modern sehingga tidak menimbulkan kerusakan
  3. membuat semua hutan menjadi kawasan tertutup
  4. menggunakan metode tebang pilih dan tanam kembali
  5. melakukan penelitian yang intensif di kawasan hutan tersebut.

PEMBAHASAN :
Hutan hujan tropis menyediakan manfaat bagi manusia yaitu sumber daya alam kayu. Dalam pemanfaatannya agar tetap lestari maka kayu yang di tebang adalah kayu yang sudah tua dan besar setelah penebangan pun diharuskan untuk menanam kembali agar sumber daya kayu tersebut dapat terus diperbaharui. Sehingga cara pemanfaatannya yaitu dengan metode tebang pilih dan tanam kembali
Jawaban D

Soal No.12 (UN 2012)
Badak bercula satu, biawak, komodo, dan burung cendrawasih termasuk sumber daya alam hayati Indonesia yang hampir punah. Agar sumber daya alam  tersebut dapat tetap bermanfaat, perlu dijaga kelestariannya dengan cara….
  1. menjaga keseimbangan lingkungan
  2. membuat undang-undang perburuan
  3. mengadakan seleksi dan mutasi hewan tertentu.
  4. memindahkan hewan langka secara besar-besaran
  5. memperbesar populasi suatu jenis hewan langka

PEMBAHASAN :
Mempertahankan ketiga hewan tersebut agar tetap lestari dapat ditempuh dengan menjaga keseimbangan lingkungan. Melindungi ketiga hewan tersebut untuk tetap hidup di habitatnya dengan cara melindungi dari berbagai gangguan yang bisa merusak keseimbangan lingkungan. Faktor manusia bisa ditimbulkan dari adanya kegiatan pemburuan atau perambahan hutan yang menjadi habitatnya.
Jawaban A

Soal No.13 (UN 2012)
Kepulauan Wakatobi di Sulawesi Tenggara akhir-akhir ini menarik perhatian dunia dengan ditemukannya salah satu terumbu karang terindah di dunia. Berikut ini beberapa kegiatan yang dapat dilakukan di Kepulauan Wakatobi.
  1. Menjual karang dan ikan warna-warni dengan harga yang mahal
  2. Menjadikan Wakatobi menjadi daerah tujuan wisata bahari dengan fasilitas yang tidak merusak terumbu karang
  3. Melestarikan terumbu karang dengan melarang siapa pun menjamah dan mendekatinya
  4. Menjadikan wilayah Wakatobi sebagai daerah perlindungan bawah air.

Tindakan yang paling tepat untuk melestarikan daerah tersebut adalah….

  1. (1) dan (2)
  2. (1) dan (4)
  3. (2) dan (3)
  4. (2) dan (4)
  5. (3) dan (4)

PEMBAHASAN :
Menjual karang dan ikan akan menyebabkan eksploitasi berlebihan yang menyebabkan rusaknya lingkungan di bawah laut. Terumbu karang sendiri merupakan sumber daya alam yang dpat diperbaharui meskipun dibutuhkan waktu cukup lama untuk tumbuh kembali. Namun, jika terumbu disekitar Wakatobi rusak maka biota di sekitarnya akan ikut terganggu dan mengalami kehilangan habitat. Maka cara yang paling tepat untuk melestarikannya adalah menjadikan sebagai tempat wisata yang dapat menjadi pemasukan warga sekitar dengan tidak merusak terumbu karang. Selain itu, terumbu karang beserta biota di sekitarnya harus dilindungi dan menjadikan perairan di Wakatobi menjadi  perairan yang dilindungi
Jawaban D

Soal No.14 (UN 2011)
Perhatikan hewan-hewan pada gambar berikut ini!
Berdasarkan jenis makanannya, hewan di atas mempunyai kekerabatan yang dekat, yaitu ketiganya termasuk ordo….
  1. Rodentia
  2. Monotreamata
  3. Marsupiali
  4. Primata
  5. Carnivora

PEMBAHASAN :
Ketiga hewan tersebut memiliki kelompok ordo yang sama yaitu Carnivora. Karnivora termasuk ke dalam hewan pemakan daging. Penjelasan pilihan lainnya:

  • Rodentia : kelompok hewan pengerat, contohnya tikus
  • Monotreamata : kelompok mamalia yang bertelur, contohnya platipus
  • Marsupiali : kelompok mamalia yang betinanya memiliki kantung, contohnya kangguru
  • Primata : kelompok hewan mamalia yang menjadi anggota ordo biologi Primates, contohnya kera.

Jawaban E

Soal No.15 (UN 2011)
Pengelompokan organisme dapat didasarkan atas keanekaragaman tingkat gen dan keanekaragaman tingkat spesies. Tanaman berikut ysng menunjukkan keanekaragaman tingkat gen adalah….
  1. melon, mentimun, dan semangka
  2. sirsak, srikaya, dan mangga
  3. jahe, temu ireng, dan temu lawak
  4. bunga mawar, bunga melati, dan bunga kenanga
  5. kelapa gading, kelapa hibrid, dan kelapa hijau

PEMBAHASAN :
keanekaragaman gen merupakan keanekaragaman yang terjadi pada individu sejenis dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu spesies jenis makhluk hidup. kelapa gading, kelapa hibrid, dan kelapa hijau merupakan tanaman yang sejenis tetapi memiliki ciri dan sifat yang berbeda
Jawaban

Contoh Soal & Pembahasan Keanekaragaman Hayati SBMPTN Biologi

Soal No.1 (SBMPTN 2014)
Upaya pelestarian keanekaragaman flora secara ex situ dapat ditempuh melalui…
  1. Penetapan hutan adat
  2. Penderian taman nasional
  3. Pembangunan hutan wisata
  4. Pembentukan taman hutan rakyat
  5. Pembentukan kebun tanaman obat keluarga

PEMBAHASAN :
Pelestarian keanekaragaman flora exsitu merupakan pelestarian dengan cara memindahkan tanaman dari habitat aslinya ke habitat yang dibuat mirip dengan habitat aslinya. Contoh dari pelestarian exsitu adalah pembentukan taman hutan rakyat. Sedangkan penetapan hutan adat, pembangunan hutan wisata dan pendirian taman nasional merupakan keanekaragaman in situ yaitu pelestarian keanekaragaman hayati, yang langsung di lakukan di di alam tempat flora tersebut berada
Jawaban D

Soal No.2 (SBMPTN 2014)
Takson terendah yang menepatkan orang utan dan manusia dalam kedudukan yang sama adalah…
  1. Jenis
  2. Marga
  3. Suku
  4. Bangsa
  5. Kelas

PEMBAHASAN :
Perbandingan takson manusia dengan orang utan

Maka takson yang terendah adalah berada pada tingkat ordo/bangsa yaitu Primata
Jawaban D

Soal No.3 (SNMPTN 2012)
Dua organisme disebut satu jenis (spesies) apabila…
  1. Memiliki morfologi sama dan dapat saling kawin
  2. Dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan fertil
  3. Dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan steril
  4. Dapat saling kawin dan hidup pada habitat yang berbeda
  5. Memiliki morfologi sama dan hidup pada habitat yang sama

PEMBAHASAN :
Dalam satu jenis/spesies akan memiliki bentuk anatomi, fisiologi dan morfologi yang sama. Karena sifat tersebut maka kedua organisme tersebut dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan yang fertil
Jawaban B

Soal No.4 (SNMPTN 2012)
Daerah yang bukan merupakan pelestarian keanekaragaman hayati secara in situ adalah…
  1. Suaka margastwa
  2. Taman nasional
  3. Hutan lindung
  4. Cagar alam
  5. Kebun raya

PEMBAHASAN :
Pelestarian keanekaragaman in situ yaitu pelestarian keanekaragaman hayati yang langsung di lakukan di di alam tempat flora tersebut berada. Yang termasuk pelestarian in situ adalah suaka margasatwa, taman nasional, hutan lindung, cagar alam. Maka yang bukan termasuk pelestarian in situ adalah kebun raya
Jawaban E

Soal No.5 (SNMPTN 2012)
Padi diberi nama ilmiah Oryza sativa var memberamo. Kata “sativa” dan “memberamo” pada nama tersebut menunjukan nama…
  1. subspecies dan subvarietas
  2. Sub genus dan penunjuk spesies
  3. Penunjuk spesies dan penunjukan varietas.
  4. Subspesies dan penunjuk varietas
  5. Subgenus dan penunjuk varietas

PEMBAHASAN :
Oryza menunjukan spesies sedangkan memberamo menunjukan varietas
Jawaban C

Sebelumnya Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Konsep Mol & Stoikiometri
Selanjutnya Rangkuman Materi, Contoh Soal & Pembahasan Magnet Tingkat SMP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.